Alex Saleh
Institut Teknologi Nasional Bandung

Published : 31 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search
Journal : REKA INTEGRA

USULAN PERANCANGAN PENGUKURAN KINERJA RANTAI PASOK MENGGUNAKAN METODE BALANCED SCORECARD PADA BENGKEL OTOMOTIF X Afif, Ade Mukhlis; Kurniawan, Dwi; Saleh, Alex
REKA INTEGRA Vol 3, No 2 (2015): Edisi Kesepuluh
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.402 KB)

Abstract

Makalah ini membahas tentang pelaksanaan Balanced Scorecard sebagai model untuk manajemen kinerja di tingkat rantai pasokan. Rantai pasok yang diteliti menghubungkan dua perusahaan, yaitu Bengkel Otomotif X dan Pemasok Oli Y. Penelitian ini mengidentifikasi tujuan strategis dan indikator kinerja serta mengembangkan peta strategi rantai pasok dari kedua perusahaan. Metodologi yang digunakan adalah wawancara semi-terstruktur untuk perwakilan manajemen dari kedua perusahaan. Dari transkrip wawancara, dihasilkan indikator kinerja rantai pasok. Indikator ini kemudian dikelompokkan berdasarkan kategori financial atau nonfinancial, lagging atau leading, dan eksternal atau internal. Hasil akhir dari penelitian ini adalah sebuah alat ukur untuk mengukur kinerja perusahaan.   Kata Kunci: Balanced Scorecard, Indikator Kinerja, Peta Strategi   ABSTRACT This paper discusses about implementation of Balanced Scorecard as a model for performance management at thsupply chain level. Supply chain linking the two companies investigated, namely Automotive Garage X  and Oil Supplier Y. This research identifies the strategic objectives, performance indicators and develops a strategy map of supply chain for two companies. The methodology used is a semi-structured interviews to the management representatives of both companies. From transcript of the interview, resulting supply chain performance indicators. These indicators are classified by category of financial or nonfinancial, lagging or leading, and external or internal. Final result of this research is a measurement tool to measure performance of the company. Keywords: Balanced Scorecard, Performance Indicators, Strategy Map
RANCANGAN SISTEM PERSEDIAAN BAHAN BAKU PRODUK STEERING GEAR MENGGUNAKAN MODEL PERSEDIAAN STOKASTIK JOINT REPLENISHMENT DI PT PINDAD (PERSERO) Chidqi, Iqbal M.; Zaini, Emsosfi; Saleh, Alex
REKA INTEGRA Vol 3, No 3 (2015): Edisi Kesebelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.388 KB)

Abstract

Pengendalian persediaan bahan baku yang dijalankan oleh suatu perusahaan dengan tujuan yaitu untuk memenuhi kebutuhan bahan baku dalam waktu dan jumlah yang sesuai agar ongkos persediaan minimum. PT Pindad (Persero) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur . Individual Order yang digunakan perusahaan pada  pemesanan bahan baku produk steering gear. Solusinya adalah sistem pemesanan beberapa bahan baku yang dipasok dari satu supplier dilakukan secara gabungan (joint replenishment) dimana pemesanan periodic review  dengan melihat jumlah frekuensi pemesanan yang sekaligus dapat meminimumkan ongkos simpan. Sedangkan perusahaan saat ini masih menggunakan model-Q yaitu apabila jumlah persediaan bahan baku digudang telah mendekati safety stock . Akibat pemesanan \bahan baku dilakukan secara terpisah atau pemesanan sendiri-sendiri (individual order) yang akibatnya persediaan bahan baku mengalami pemborosan ongkos. Kata kunci: Inventory, Joint replenishment, Stokastik   ABSTRACT Inventory control of raw materials which are run by a company with the aim of which is to meet the needs of raw materials in the appropriate amount of time and that the minimum inventory costs. PT Pindad (Persero) is a company engaged in manufacturing. Individual orders used by the company on ordering raw materials steering gear. The solution is a system of ordering some raw materials are supplied from one supplier is done jointly (joint replenishment) where ordering periodic review by looking at the number of bookings at the same frequency can minimize the cost savings. While the company is still using a model-Q that is when the amount of raw material inventory in warehouse has approached safety stock. Therefore, it is possible the occurrence of ordering raw materials is done separately or booking their own (individual orders) are consequently experiencing wastage of raw material inventory costs. Keywords: inventory, stochastic, joint replenishment.
RANCANGAN LINTASAN PERAKITAN PRODUK LEMARI ES MODEL TOP FREEZER DAN BOTTOM FREEZER MENGGUNAKAN ALGORITMA VARIABLE NEIGHBORHOOD DESCENT DI PT. X Sari, Winda Nur Andita; Saleh, Alex; Zaini, Emsosfi
REKA INTEGRA Vol 1, No 1 (2013): Edisi Pertama
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.19 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas rancangan keseimbangan lintasan perakitan mixed model, produk lemari es dua pintu model top freezer dan bottom freezer pada sebuah lintasan perakitan (Line B) di PT. X. Perancangan menggunakan algoritma Variable Neighborhood Descent (VND) dengan kriteria meminimisasi jumlah stasiun kerja agar meningkatkan efektivitas. VND merupakan salah satu pendekatan meta-heuristik dalam memecahkan masalah keseimbangan lintasan dengan tahap pembentukan inisial solusi melalui pendekatan heuristik dan tahap local search yang meliputi proses exchange dan insert. Exchange merupakan proses penukaran elemen kerja dengan elemen kerja di stasiun kerja lain tanpa melanggar precedence diagram dan kriteria lainnya. Insert merupakan proses penyisipan elemen kerja pada stasiun kerja lain tanpa melanggar precedence diagram dan kriteria lainnya Kata kunci: Perancangan lintasan perakitan, Mix model, Variable Neighborhood Descent, Minimisasi stasiun kerja
RANCANGAN SISTEM PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU KARET MENGGUNAKAN MODEL STOKASTIK JOINT REPLENISHMENT DI PT AGRONESIA Sijabat, Patar Hasiholan; Saleh, Alex; Zaini, Emsosfi
REKA INTEGRA Vol 3, No 3 (2015): Edisi Kesebelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.01 KB)

Abstract

PT. Agronesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri manufaktur yang memproduksi 3 kelompok produk yaitu kelompok otomotif, kelompok press, dan kelompok selang. Bahan baku yang digunakan pada PT.Agronesia yaitu karet. Pemesanan bahan baku yang dipesan dipasok dari supplier yang berbeda yang menyebabkan tingginya ongkos pesan. Sistem pengendalian bahan baku pada PT. Agronesia dilakukan berdasarkan intuisi. Sehingga pemesanan bahan baku dapat dilakukan secara gabungan yang berasal dari satu supplier maka digunakan model periodic review menggunakan metode joint replenishment. Metode ini memperhatikan interval pemesanan optimal selama 42 hari dalam satu tahun dengan frekuensi pemesanan sebanyak 8 kali. Sehingga didapatkan ongkos total gabungan sebesar Rp. 48.029.662,-/Tahun. Berdasarkan perbandingan frekuensi pemesanan diketahui bahwa hasil perancangan  merupakan hasil yang optimal untuk meminimasi ongkos total. Kata kunci: pengendalian persediaan, stokastik, joint replenishment, interval pemesanan.   ABSTRACT PT. Agronesia is a company engaged in the manufacturing industry that produces three groups of products including automotive group, press groups, and the group pipe. Raw materials used in PT.Agronesia is rubber. At this time the raw material control system at PT. Agronesia reservation raw materials separately. Raw materials ordered from different suppplier which high impact purchase order. Raw material control system at PT. Agronesia based on intuition. Problems can be solved by an order of raw materials combined from one supplier then used the model of periodic review using joint replenishment method. This method interval attention optimal order for 42 days in a year with as much as 8 times, Additionally obtained a combined total cost of Rp. 48,029,662, - / year. Based on the comparison of the frequency of order can be seen that the results of designing an optimal to minimize total costs. Kata kunci: inventory control, stochastic, joint replenishment, interval order.
Algoritma Guided Greedy Randomized Adaptive Search Procedures with Fixed Threshold Untuk Keseimbangan Lintasan Perakitan Mixed Model dengan Kriteria Minimisasi Jumlah Stasiun Kerja Ulma, Fajar; Saleh, Alex; Zaini, Emsosfi
REKA INTEGRA Vol 1, No 2 (2013): Edisi Kedua
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.39 KB)

Abstract

ABSTRAK   Assembly line balancing (ALB) adalah suatu penugasan pekerjaan pada stasiun kerja yang saling berhubungan antar lintasan produksi untuk memperoleh target laju produksi yang terpenuhi. Pembahasan yang dilakukan pada penelitian ini adalah tentang keseimbangan lintasan perakitan menggunakan lintasan mixed model. Penelitian ini bertujuan untuk  mengembangkan algoritma Guided GRASP With Fixed Treshold terhadap lintasan perakitan mixed model dengan kriteria minimisasi jumlah stasiun kerja. Pengujian algoritma usulan dilakukan dengan menggunakan tiga skenario, skenario 1 menggunakan set data Bedworth dan Bailey (1982) yang terdiri dari 2 variasi produk dengan jumlah elemen kerja (n) = 11, skenario 2 menggunakan set data Thomopoulos (1970) yang terdiri dari 3 variasi produk dengan jumlah elemen kerja (n) = 19, dan skenario 3 menggunakan set data penelitian Su dan Lu (2007) yang terdiri dari 3 variasi produk dengan jumlah elemen kerja (n) = 17. Hasil pengujian ketiga skenario menunjukkan bahwa algoritma usulan dapat memberikan solusi yang lebih baik pada efisiensi lintasan dan smoothness index dengan jumlah stasiun kerja yang sama bila dibandingkan dari penelitian-penelitian sebelumnya yang telah dipublikasikan. Kata Kunci: Keseimbangan Lintasan, Mixed Model, Guided GRASP With Fixed Threshold ABSTRACT Assembly line balancing (ALB) is a job placement assignment on workstations that are interconnected across the track to get the target production rate of production is met. The discussion carried out in this study is about the balance of mixed model track assembly. The study aims to develop Guided GRASP With Fixed threshold algorithm to address assembly line mixed model with a minimization criterion number of work stasions. The algorithm is then tested using three three scenarios, scenario 1 using data sets Bedworth and Bailey (1982) which consists of 2 variations of the product by the number of working elements (n) = 11, scenario 2 using data sets Thomopoulos (1970) which consists of 3 variations product by the number of working elements (n) = 19, and scenario 3 using data sets Su and Lu (2007) which consists of 3 variations of the product by the number of working elements (n) = 17. The results obtained show that the proposed algorithm can provide  better solution to efficiency line and smoothness index with the same number of work stasions when compared  to previous studies that have been published. Keywords: Line Balancing, Mixed Model, Guided GRASP With Fixed Threshold
RANCANGAN SISTEM PENJADWALAN BUKU FIKSI DENGAN PENDEKATAN THEORY OF CONSTRAINTS DI PT. MIZAN GRAFIKA SARANA Shabrina, Dina Nur; Zaini, Emsosfi; Saleh, Alex
REKA INTEGRA Vol 2, No 4 (2014): Edisi Kedelapan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.539 KB)

Abstract

Makalah ini membahas penjadwalan buku fiksi dengan menggunakan pendekatan Theory of Constraints. Pendekatan ini mencari stasiun kerja yang menjadi konstrain dalam produksi kemudian memaksimalkan utilitas dari stasiun kerja tersebut. Penjadwalan dilakukan pada stasiun kerja konstrain tersebut kemudian melakukan penjadwalan pada stasiun non-konstrain. Penjadwalan pada stasiun kerja non-konstrain sebelum stasiun kerja konstrain dilakukan secara backward, sedangkan stasiun kerja non-konstrain setelah stasiun kerja konstrain dilakukan secara forward. Hasil yang diinginkan dari penjadwalan ini yaitu makespan yang minimum.   Kata kunci:Flow shop, maksimasi utilitas stasiun konstrain, makespan minimum   ABSTRACT This paper discusses the scheduling fiction book by using the Theory of Constraints approach. This approach looking for work stations be constrained in production then maximize the utility of the work station. Scheduling is done on the workstation and then perform the scheduling constraints on the non-constrained station. Scheduling on a non-constraint work station before the constraints work station done backward, whereas the non-constraint work station after constraints work station carried forward. The desired result of this scheduling is the minimum makespan. Keywords:Flow shop, maximum utility of constraints, workstation minimum makespan
Optimisasi Jumlah Produksi Koran Pikiran Rakyat Dengan Menggunakan Model Newsboy NURWULANDINI, WIWI; Mustofa, Fifi Herni; Saleh, Alex
REKA INTEGRA Vol 1, No 4 (2013): Edisi Keempat
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.595 KB)

Abstract

Dalam menentukan jumlah produksi koran Pikiran Rakyat berdasarkan pada permintaan tetap, permintaan eceran dan pemberian gratis untuk pembuat iklan. Masalah utama yang dihadapi perusahaan adalah menentukan jumlah produksi permintaan eceran, karena sering terjadi fluktuasi jumlah permintaan sehingga perusahaan mengalami kerugian bila jumlah produksi tidak tepat. Untuk dapat menyelesaikan masalah tersebut maka digunakan model Newsboy. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan jumlah produksi koran optimum, yang memberikan ekspektasi keuntungan maksimal dan prediksi besarnya risiko atau penyimpangan dari keuntungan yang akan diperoleh. Kata kunci: Koran, jumlah produksi, Model Newsboy Abstract In determining the amount of paper production pikiran rakyat’s based on demand remains, demand for retail and free delivery for advertisers. The main problem facing the company is determining the amount of retail demand production, because of frequent fluctuations in the number of requests that the company suffered a loss if the amount of production is not appropriate. The purpose of this study is to determine the optimum number of papers produced, which can provide maximum benefit expectations and predictions magnitude of risk or deviation from the gains that. Keywords: Newspaper, amount of production, Newsboy model
Analisis Kelayakan Investasi Harumi “Home Spa” Di Kota Bandung SULISTIYO, HANIF; Saleh, Alex; Susanto, Hadi
REKA INTEGRA Vol 2, No 1 (2014): Edisi Kelima
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.547 KB)

Abstract

Tingkat stress penduduk perkotaan mulai meningkat hal ini disebabkan oleh padatnya aktivitas dan padatnya arus lalu lintas yang ada. Maka dari itu spa menjadi salah satu alternatif untuk relaksasi agar pikiran kembali relaks. Dengan adanya peluang tersebut maka harumi home spa didirikan untuk membuat para konsumen menjadi merasa lebih puas dan dimanjakan karena tidak perlu pergi keluar rumah untuk mendapatkan jasa spa. Melihat adanya kendala yang disebabkan bentuk usaha yang masih baru dan adanya kompetitor yang hanya bertahan sebentar dalam menjalankan usaha yang sejenis, maka dibutuhkan sebuah studi mengenai analisis kelayakan investasi. Metode untuk menganalisis peluang investasi ini dilakukan dengan lima aspek penelitian yaitu aspek pasar, aspek teknis, aspek legal, aspek sumber daya manusia, dan aspek finansial. Hasil penelitian analisis kelayakan ini layak untuk diimplementasikan. Dengan target penjualan 2.811 orang/tahun, payback period (PP) 1 tahun 2 bulan, net present value (NPV) Rp.208.602.293,-, dan interest rate of return (IRR) 81,5%. Kata kunci: Analisis Kelayakan Investasi, Spa, Harumi Home Spa Abstract Stress level of citizen began to increase it is due to the density of activity and density of the existing traffic flow. Thus it becomes an alternative spa for relaxation for the mind back relaxed. Given these opportunities then Harumi was established to create a home spa consumers become more satisfied and pampered because it does not need to go out of the house to get spa services. Seeing constraints caused fledgling establishment and existence of competitors who only a short time in running similar businesses, it takes a study on the feasibility analysis of investment. Methods for analyzing investment opportunities is done by five aspects , namely aspects of market research, technical aspects, legal aspects, aspects of human resources, and financial aspects. The results of the analysis of the feasibility study is feasible to implement. With a sales target of 2,811 person/year, the payback period (PP) 1 year 2 months, net present value (NPV) Rp.208.602.293,-, and the interest rate of return (IRR) of 81.5%. Keywords: Analyzing Investment, Spa, Harumi Home Spa
ANALISIS KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA TANAMAN HIAS KRISAN DI SUKABUMI Yogyar, Sandi; Saleh, Alex; Puspitaningsih, Ratna
REKA INTEGRA Vol 3, No 1 (2015): Edisi Kesembilan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.023 KB)

Abstract

Tanaman hias merupakan salah satu komoditas hortikultura yang mempunyai prospek agribisnis yang cukup besar di Indonesia. Menurut pak Ende salah satu pelaku bisnis budidaya tanaman hias krisan di Sukabumi permintaan tanaman hias krisan meningkat tiap tahunnya rata-rata yaitu 3%. Namun hal ini tidak diimbangi dengan jumlah pemenuhan permintaan tanaman hias krisan, dikarenakan masih sedikitnya pelaku usaha budidaya tanaman hias krisan dan jumlah produksinya pun tergolong kecil. Maka dari itu dibutuhkan analisis kelayakan usaha tentang budidaya tanaman hias krisan di Sukabumi dilihat dari aspek pasar, aspek teknis, aspek legal dan lingkungan, aspek sumber daya manusia, dan aspek finansial. Berdasarkan kelima aspek tersebut, budidaya tanaman hias krisan di Sukabumi layak untuk didirikan. Hasil dari penelitian, target penjualan sebanyak 191.988 tangkai/tahun, Payback Period sebesar 4 tahun 1 bulan, Net Present Value Rp. 263.446.726, Interest Return of Rate 19,99%. Kata Kunci: Budidaya tanaman hias krisan, Analisis Kelayakan Usaha, Payback Period, Net Present Value, Interest Rate Of Return Abstract The ornamental plants is one of horticulture comodity which has a biggest agribusiness prospect in Indonesian. According to Mr. Ende as one of the ornamental plants chrysantemum businesses in Sukabumi said that the increasing number for ornamental plants chrysantemum for every years is 3%. However this is not matched by the number of request fulfillment chrysanthemum plants, because it is still at least businesses ornamental plant cultivation chrysanthemum and the amount of production was relatively small. therefore needed feasibility analysis of ornamental plant cultivation chrysanthemum in Sukabumi seen from the aspects of the market, technical, legal and environmental aspects, aspects of human resources, as well as financial aspects. Based on the five aspects, chrysanthemum cultivation of ornamental plants in Sukabumi worthy established. Results of the research, sales target of 191.988 stems/year, payback period of 4 years and 1 month, Net Present Value of Rp. 263. 446.726, Interest Rate of Return of 19,99%. Keywords: The Ornamental Plants Chrysantemum, Feasibility Study, Payback Period, Net Present Value,  Interest Rate Of Return
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENGOLAHAN SUSU SAPI MURNI DI KOTA BANDUNG (STUDI KASUS DI JEGUD MILK) Darmaseptana, Dally; Saleh, Alex; Kurniawan, Dwi
REKA INTEGRA Vol 4, No 1 (2016): Edisi Ketigabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.104 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kelayakan usaha terhadap Jegud Milk, penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan kapasitas produksi Jegud Milk dalam pengolahan susu sapi murni Di Kota Bandung. Pengembangan kapasitas produksi dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar dan ekspansi pemasaran yang lebih besar. Untuk mengembangkan kapasitas produksi, dibutuhkan investasi yang tidak sedikit, sehingga dibutuhkan suatu analisis kelayakan usaha pengolahan susu sapi murni yang berkaitan dengan lima aspek, yaitu aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis, aspek legal dan lingkungan, aspek manajemen sumber daya manusia, dan aspek finansial. Berdasarkan kelima aspek tersebut, dihasilkan parameter kelayakan berupa Payback period (PP) 2 tahun 1 bulan, Nilai Net Persent Value (NPV) sebesar Rp 1.379.738.166,36 dan Nilai Internal Rate of Return (IRR) sebesar 31,4%. Kata Kunci: Kapasitas Produksi, Susu Sapi Murni, Investasi, Analisis Kelayakan Usaha.   ABSTRACT This research is a feasibility study to Jegud Milk, this research conducted to develop capacity Jegud Milk production in the processing of cow's milk in Bandung. The development of production capacity aims to meet market demand and expansion of larger marketing. To develop the production capacity, it takes no small investment, so it needed a feasibility analysis of cow's milk processing business related to five aspects, that is market and marketing aspects, technical aspects, legal and environmental aspects, human resource management aspects, and financial aspects. Based on the five aspects, is produced feasibility parameters, including Payback Period (PP) for 2 years 1 month, Net Persent Value (NPV) of Rp 1.379.738.166,36 and Internal Rate of Return (IRR) 31,4%. Keywords: Production Capacity, Cow’s Milk, Investment, Feasibility Analysis.