Angka kejadian MP-ASI dini di Indonesia masih tinggi. Rata-rata lebih dari 50% bayi di Indonesia mendapatkan pendamping ASI. Kondisi tersebut juga terlihat pada masyarakat di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sindanglaut yang masih tinggi pemberian MP-ASI dini. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang behubungan dengan pemberian MP-ASI dini di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sindanglaut Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon Periode Desember 2014 s.d Januari 2015. Metode yang digunakan ialah analitik dengan pendekatan cross sectional, teknik sampel adalah sistematyc random sampling, dengan jumlah sampel 204 responden (ibu yang memiliki bayi 6-12bulan). Analisis data dengan uji chi square, tingkat kesalahan 5% atau α=0,05. Didapatkan hasil mayoritas paritas ≤2 sebanyak 146 responden (71,6%), tingkat pengetahuan ibu mayoritas baik sebanyak 140 responden(68,6%), dan mayoritas responden mendapatkan dukungan keluarga sebanyak 133 responden (65,2%). Berdasarkan analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara paritas, dukungan keluarga terhadap pemberian MP-ASI dini, dan pengetahuan tidak mempengaruhi pemberian MP-ASI dini. Diharapkan adanya kerjasama dengan kader, perangkat desa, tokoh masyarakat, guna memberikan penyuluhan untuk meningkatkan terealisasinya pemberian makanan pendamping ASI tepat sesuai waktunya.