Ani Hartati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Formulasi Krim Ekstrak Etanol Herba Krokot (Portulacca oleracea L.) sebagai Tabir Surya Ani Hartati
Jurnal Kesehatan Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.798 KB) | DOI: 10.26630/jk.v10i2.1262

Abstract

The use of sunscreen is a way to prevent the adverse effects of sun exposure to the skin. Sunscreens that contain synthetic chemical compounds can cause allergies to the skin. Therefore it is necessary to look for other ingredients that have activities as sunscreens, one of which is by using natural ingredients, especially from plants such as purslane herbs that have these activities. This type of research is an experiment to formulate cream of ethanol extract of purslane herbs as sunscreens with concentrations of 0%, 0.5%, 0.75%, and 1.0%. The thick extract of purslane herb is formulated as a cream with a base of stearic acid cream, cetyl alcohol, glycerin, triethanolamine, with nipagin and nipasol preservatives. Furthermore, the cream was carried out several tests, namely organoleptic test, homogeneity, pH, spreadability, stability, cream type, and SPF value in vitro. The test results found that the formulated cream had a light brown-green color, with a distinctive odor and half solid consistency. A cream that is made homogeneous, all creams are alkaline. All the spread cream meets the requirements (more than 4 cm). All cream formulas are stable because there is no separation in the cycling test. This type of cream is a type of oil in water that is easy to wash. SPF value of F0 cream (0% purslane ethanol extract) was 0.620±0.070, F2 (0.5% extract) 4.341±0.565, F3 (0.75% extract) 5.289±0.644, and F3 (1.0% extract) 7,862±1,564.
PERBANDINGAN EFEKTIFITAS DAN DAYA LARVASIDA INFUSA DAUN SIRIH (Piper betle L.) DAN INFUSA DAUN SIRSAK (Annonamuricatab L.) TERHADAP LARVA NYAMUK AEDES AEGYPTI Ani Hartati
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v4i3.438

Abstract

Pemberantasan nyamuk Aedes aegypti sebagai salah satu upaya pencegahan penyakit demam berdarah dengan menggunakan insektisida sintesis mempunyai kekurangan, salah satunya adalah insektisida tersebut sukar didegradasi oleh alam. Untuk itu diusahakan pencarian insektisida alami yang berasal dari tanaman. Tanaman sirih dan sirsak merupakan dua tanaman yang berasal dari famili yang potensial sebagai insektida nabati.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui LC90 dari infusa daun sirih dan infusa daun sirsak. Selain itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari kedua infusa dibandingkan dengan temefos (Abate®) sebagai insektisida sintesis yang banyak digunakan sebagai larvasida nyamuk Aedes aegypti.Terdapat lima konsentrasi infusa masing-masing daun yang dibuat, yaitu 2%, 4%, 6%, 8%, dan 10%. Sebagai kontrol negatif adalah akuades dan kontrol positifnya adalah temefos 1 ppm. Ke dalam masing-masing cairan dimasukkan sepuluh ekor larva instar III nyamuk Aedes aegypti. Kemudian dicatat larva yang mati tiap jam selama 6 jam, kemudian jam ke-12. Percobaan dilakukan tiga kali. Larva yang mati dinyatakan dalam persentase. Data dalam persentase diolah sehingga bisa dilakukan uji Anova dan dilanjutkan dengan uji LSD. Kedua infusa juga dilakukan skrining fitokimia untuk mengetahui kandungan kimianya.Infusa daun sirih dan infusa daun sirsak keduanya mengandung alkaloid, flavonoid, dan tanin. LC90 6 jam dari infusa daun sirih adalah 6,18% sedangkan daun sirsak 9,59%. Keduanya kurang efektif dibandingkan dengan temefos. Tidak ada perbedaan yang bermakna antara infusa daun sirih dibandingkan daun sirsak meskipun LC90 berbeda. Untuk itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang daya larvasida pada stadium larva yang berbeda dan kandungan kimia dari kedua daun yang bersifat insektisida.Kata kunci : Infusa, sirih, sirsak, Aedesaegypti