Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS MAKNA SIMBOLIS TRADISI SEDEKAH BUMI (NYADRAN) DAN PENDIDIKAN ISLAM DI KAPLONGAN LOR, INDRAMAYU Fuadul Umam
Mozaic : Islam Nusantara Vol 6 No 2 (2020): Mozaic : Islam Nusantara
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nahdatul Ulama Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/mozaic.v6i2.148

Abstract

The cultural reality of Indonesia, which is diverse in ethnicity, different traditions, as well as religions and traditions that smell of myths is the basis of social and cultural life. The Indonesian nation has long believed in supernatural powers that rule this universe. This is proven by various historical records regarding various kinds of traditional ceremonies and rituals. Some of these supernatural powers are considered beneficial and detrimental. For this reason, it is believed by some that humans always need to strive to soften the hearts of the owners of magical powers by holding ritual ceremonies, pilgrimages, offerings, and vows, including certain artistic performances. The tradition of earth alms (nyadran) in Kaplongan Lor, Karangampel, Indramayu is one of the local wisdoms that combines Hindu-Buddhist and Islamic traditions. The symbolic meaning contained in it makes a positive contribution to Islamic education for the younger generation in the region
Kemunduran Kesultanan Mataram Islam: Analisis Dinamika Kekuasaan Perspektif Ibnu Khaldun Fuadul Umam; Konah Wulanah; Siti Humayroh; Siti Nur Amanda; Dewa Alfaquin Faturangga
Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities Vol. 6 No. 01 (2025): Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/isnad.v6i01.11939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor penyebab kemunduran Kesultanan Mataram Islam dengan menggunakan perspektif teori siklus kekuasaan Ibnu Khaldun. Fokus utama kajian ini adalah dinamika politik, sosial, dan ekonomi yang memengaruhi stabilitas kekuasaan Mataram pada masa transisi dan pasca kejayaan. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan pendekatan historis dan analisis kritis terhadap sumber primer dan sekunder, termasuk kronik, babad, dan catatan kolonial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemunduran Mataram tidak semata disebabkan oleh faktor eksternal seperti tekanan VOC, tetapi juga akibat melemahnya solidaritas kelompok penguasa (asabiyah), konflik internal dinasti, serta hilangnya legitimasi politik dan spiritual pemimpin. Temuan ini sejalan dengan pola teoritis Ibnu Khaldun bahwa setiap kekuasaan memiliki siklus naik dan turun seiring perubahan moralitas dan solidaritas sosial. Simpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya memahami dinamika kekuasaan melalui pendekatan multidisipliner untuk menjelaskan kejatuhan suatu peradaban. Kata Kunci: Asabiyah; Kemunduran; Ibnu Khaldun; Mataram Islam; Kekuasaan.