Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

تطویر مواد تقسیم الكلام العربي على أساس أراء تمام حسان مفتي رشید قسم تعلیم اللغة العربیة, كلیة التربیة ,الجامعة الاسلامیة الحكومیة بكادیري Rasyid, Mufti
ASALIBUNA Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : ASALIBUNA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa para ulama Nahwu klasik membuat klasifikasi kata Bahasa Arab menjadi 3 bagian yaitu: Isim, Fi’il , dan Huruf. Klasifikasi ini tidak pernah menerima kritik dan pembaruan hingga datangnya Tammam Hassan yang membuat klasifikasi kata Bahasa Arab menjadi 7 bagian yaitu: Isim, Shifah, Fi’il, Dhamir, Khalifa, Zharaf, dan Adat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi klasifikasi kata berdasarkan pemikiran Tammam Hassan dan mengetahui sejauh mana efektifitas pengembangan materi klasifikasi kata berdasarkan pemikiran Tammam Hassan untuk meningkatkan kemampuan siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research & Development (Penelitian dan Pengembangan) dengan membentuk dua kelompok (kelompok kontrol dan kelompok eksperimen), dengan penggunaan pre-test dan post test (pre-test post-test control group design). Dengan sampel penelitian siswa MA Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng Jombang. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Bentuk pengembangan materi klasifikasi kata Bahasa Arab berdasarkan pemikiran Tammam Hassan telah berhasil tersusun dalam produk buku ajar yang berjudul: “Klasifikasi Kata Bahasa Arab Menurut Pendapat Tammam Hassan”. Produk ini memiliki banyak kelebihan yaitu: desain latihan yang penuh warna dan ilustrasi, kolom Fun Zone, serta pendekatan komparatif antara kaidah bahasa Arab dan Bahasa Inggris dalam materi klasifikasi kata (2) Setelah dilaksanakannya ujicoba produk di MASS Tebuireng, peneliti melakukan Uji-T (T-test). Dari hasil Uji -T diperoleh nilai T-hitung sebesar 2,29. Dengan dk= 4 pada persentase kolom 5% diketahui nilai T-tabel adalah 1,67. Disini bisa dilihat bahwa nilai T-hitung lebih besar dari T-tabel. Hal ini menunjukkan bahwa Hipotesi Nol (Ho) ditolak dn Hipotesis Alternatif (Ha) diterima. Dari sini bisa disimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar klasifikasi kata bahasa Arab menurut perspektif Tammam Hassa terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa. Kata Kunci : Klasifikasi Kata, Tammam Hassan, Research aN Development (R&D)
Eco-Education in Pesantren: Analyzing Green Discourses Through Ecolinguistic Approach Fitriatul Masitoh; Mufti Rasyid
AT-TURATS Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/at-turats.v15i2.2158

Abstract

Pesantren possesses a plus value to boost the idea of “go green” through its education system. Forest Watch reveals that Indonesia has lost its 18,91 millions hectare of forest since 2001 till 2014. In other words, Indonesia is on the fifth rank getting away from its big canopies. Based on this matter, some pesantren in Indonesia has taught their students to love their nature by doing real actions. Pondok Pesantren Al-Yasini in Pasuruan, Roudlotut Tholibin in Bojonegoro, Assiddiqiyah 11 in Lampung, Nu War in Bekasi, and Ridho Alloh in Temanggung have been taking an action to plant hundred thousands of trees. These achievements are pronounced through online mass media using the power of language to inspire audiences as campaign. The reciprocal correlation between environment and language is examined through an eco-linguistic study. Here, the change of language used represents the ecological change. Having to do with this issue, this dialectical ecolinguistic analysis is intended to elaborate lingual units standing for certain meanings. Collecting the data through green discourse news texts, this study confirms that dialectical eco-linguistic approach, covering three dimensions of social praxis i.e., ideological, social, and biological dimensions, related with eco-pesantren influences the people involved i.e. its speakers and readers; therefore, their attitude toward the environment is constructive e.g. being eager in planting trees
تطویر مواد تقسیم الكلام العربي على أساس أراء تمام حسان مفتي رشید قسم تعلیم اللغة العربیة, كلیة التربیة ,الجامعة الاسلامیة الحكومیة بكادیري Mufti Rasyid
Asalibuna Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/asa.v1i2.827

Abstract

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa para ulama Nahwu klasik membuat klasifikasi kata Bahasa Arab menjadi 3 bagian yaitu: Isim, Fi’il , dan Huruf. Klasifikasi ini tidak pernah menerima kritik dan pembaruan hingga datangnya Tammam Hassan yang membuat klasifikasi kata Bahasa Arab menjadi 7 bagian yaitu: Isim, Shifah, Fi’il, Dhamir, Khalifa, Zharaf, dan Adat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi klasifikasi kata berdasarkan pemikiran Tammam Hassan dan mengetahui sejauh mana efektifitas pengembangan materi klasifikasi kata berdasarkan pemikiran Tammam Hassan untuk meningkatkan kemampuan siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research & Development (Penelitian dan Pengembangan) dengan membentuk dua kelompok (kelompok kontrol dan kelompok eksperimen), dengan penggunaan pre-test dan post test (pre-test post-test control group design). Dengan sampel penelitian siswa MA Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng Jombang. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Bentuk pengembangan materi klasifikasi kata Bahasa Arab berdasarkan pemikiran Tammam Hassan telah berhasil tersusun dalam produk buku ajar yang berjudul: “Klasifikasi Kata Bahasa Arab Menurut Pendapat Tammam Hassan”. Produk ini memiliki banyak kelebihan yaitu: desain latihan yang penuh warna dan ilustrasi, kolom Fun Zone, serta pendekatan komparatif antara kaidah bahasa Arab dan Bahasa Inggris dalam materi klasifikasi kata (2) Setelah dilaksanakannya ujicoba produk di MASS Tebuireng, peneliti melakukan Uji-T (T-test). Dari hasil Uji -T diperoleh nilai T-hitung sebesar 2,29. Dengan dk= 4 pada persentase kolom 5% diketahui nilai T-tabel adalah 1,67. Disini bisa dilihat bahwa nilai T-hitung lebih besar dari T-tabel. Hal ini menunjukkan bahwa Hipotesi Nol (Ho) ditolak dn Hipotesis Alternatif (Ha) diterima. Dari sini bisa disimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar klasifikasi kata bahasa Arab menurut perspektif Tammam Hassa terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa. Kata Kunci : Klasifikasi Kata, Tammam Hassan, Research aN Development (R&D)
Nasib Diaspora Palestina di Kuwait: Antara Rumah Kedua dan Dampak Perang Teluk Mufti Rasyid
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 5, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v5i2.974

Abstract

Kawasan Teluk di Timur Tengah yang kaya minyak bumi telah lama menarik perhatian diaspora Palestina yang terusir dari negaranya karena penjajahan Israel. Salah satu negara Teluk yang memiliki diaspora Palestina terbanyak adalah Kuwait, hingga sempat dijuluki ‘rumah kedua’ bagi mereka. Seiring dengan perkembangan geopolitik di kawasan Teluk, mereka banyak menghadapi tantangan demi keberlangsungan hidup mereka. Artikel ini disusun untuk menjelaskan perkembangan diaspora Palestina di Kuwait beserta dampak yang mereka hadapi pasca Perang Teluk. Penelitian ini ditulis dengan metode deskritif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan diaspora Pelestina di kawasan Teluk dipengaruhi oleh 3 peristiwa besar yaitu: Peristiwa Nakba 1948, Peristiwa Naksa 1967 dan Perang Israel-Arab 1973. Sedangkan Perang Teluk yang terjadi karena invasi Iraq ke Kuwait tahun 1991 berdampak fatal bagi mereka, berupa diskriminasi, persekusi hingga pengusiran besar-besaran dari tanah Kuwait.
INSTAGRAM AS MEDIUM OF DA’WAH: ANALYZING THE MOTIVES OF SANTRI IN TULUNGAGUNG IN FOLLOWING @ALASANTRI ACCOUNT Mufti Rasyid; Evi Masitoh
JURNAL PURNAMA BERAZAM Vol 4 No 2 (2023): EDISI APRIL
Publisher : PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51742/ilkom.v4i2.913

Abstract

Instagram has been growing rapidly in recent years as the most prominent social media platform. Various communities in the world are now familiar with Instagram, including the santri community who study in pesantren (Islamic boarding schools). One of most famous Instagram accounts which makes santri as target audience is @alasantri. This Instagram account has successfully attracted santri in some pesantren in Tulungagung city, East Java. The purpose of this study is to see the use of Instagram as a medium of da’wah by @alasantri account and the motives of santri in Tulungagung in following @alasantri account. This study is using a qualitative descriptive method, using non-participatory observation and interviews for collecting the data. The source of the data are santri of Pondok Pesantren Sirojut Tholibin Tulungagung. The results of this study shows that the strategies used by @alasantri account for da’wah could be classified into academic approach and non-academic approach. Meanwhile, there are some motives of santri in Tulungagung in following @alasantri Instagram account such as cognitive motive, affective motive, personal integrity, personal integration and fantasizing.
EXAMINING NETIZENS' VIEWS ON INDONESIAN MUSLIM CELEBRITIES’ WILDLIFE FASHION ON SOCIAL MEDIA Mufti Rasyid
Profetik: Jurnal Komunikasi Vol. 16 No. 2 (2023)
Publisher : Faculty of Social Sciences and Humanities Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/pjk.v16i2.2567

Abstract

This study examines social media users' views on Indonesian Muslim celebrities' who use wild animal materials in fashion. Using a descriptive qualitative method, the researcher utilized Teun van Dijk's critical discourse analysis, which consists of three levels: text level (microstructure), social cognition (superstructure), and social context (macrostructure). The subject of this research was Instagram accounts and YouTube videos of Angel Lelga, Ola Ramlan, and Syahrini wearing wild-animal fashion items. The results found that in the microstructure level, the comments' word choices, emphasis, and details represent commenters' background, intention, and presumption, mostly influenced by halal-lifestyle. In the superstructure level, it can be concluded that most netizens do not understand animal welfare issues sufficiently. Meanwhile, in the  macrostructure, the researcher underlines the notion of power and access, which enables Indonesian Muslims to create a discourse on the halal lifestyle without concerning animal welfare. However, the awareness of animal welfare is also noteworthy, although not significant.
Trend of Arabic Language Use in Indonesian Brands: Onomastic Studies on Arabic Shop Names in Tulungagung Rasyid, Mufti
Al-Arabi: Jurnal Bahasa Arab dan Pengajarannya = Al-Arabi: Journal of Teaching Arabic as a Foreign Language Vol 7, No 2 (2023): Al-Arabi: Journal of Teaching Arabic as a Foreign Language
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um056v7i2p139-149

Abstract

The trend of naming brands in Indonesia is always changing from time to time. In the last decade, there has been a notable change from western language (English or Latin) to Arabic language such as Wardah, Safi, and Zoya. Not only national class brands, local shop names are also increasingly using Arabic. Nowadays, we often see Arabic products and shops in the market such as Al-Azhar, Yasmin, and El-Faza. This study aims to reveal the phenomenon and meanings behind the use of Arabic in naming local brands in Indonesia, especially in Tulungagung. The research is conducted using onomastic studies. Onomastics is one discipline of socio linguistics that studies the etymology, history, and use of names. Using qualitative descriptive method, this study analyzes the form, reference meaning, and function of the use of Arabic language in shop names in Tulungagung. The researcher uses observation, documentation, and interviews to collect the data. The results of this study reveal that the naming system for shops in Tulungagung is conducted using particular techniques like using single words in Arabic or combination of Arabic and English or Indonesian. Meanwhile the origin of the names could be traced to personal (self and family) names, geographic names, or Islamic terms. The purposes of Arabic naming consist of showing the identity of the owner, matching the type of products and service and the emergence of halal life style.  It is in line with the rise of Islamic spirit which is related with the role of Arabic as a symbol of cultural identity.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATERI KLASIFIKASI KATA BAHASA ARAB MENURUT PERSPEKTIF TAMMAM HASSAN Rasyid, Mufti
Asalibuna Vol. 1 No. 02 (2017): Volume 01, Nomor 02, Desember 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/asa.v1i2.827

Abstract

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa para ulama Nahwu klasik membuat klasifikasi kata Bahasa Arab menjadi 3 bagian yaitu: Isim, Fi’il , dan Huruf. Klasifikasi ini tidak pernah menerima kritik dan pembaruan hingga datangnya Tammam Hassan yang membuat klasifikasi kata Bahasa Arab menjadi 7 bagian yaitu: Isim, Shifah, Fi’il, Dhamir, Khalifa, Zharaf, dan Adat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi klasifikasi kata berdasarkan pemikiran Tammam Hassan dan mengetahui sejauh mana efektifitas pengembangan materi klasifikasi kata berdasarkan pemikiran Tammam Hassan untuk meningkatkan kemampuan siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research & Development (Penelitian dan Pengembangan) dengan membentuk dua kelompok (kelompok kontrol dan kelompok eksperimen), dengan penggunaan pre-test dan post test (pre-test post-test control group design). Dengan sampel penelitian siswa MA Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng Jombang. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Bentuk pengembangan materi klasifikasi kata Bahasa Arab berdasarkan pemikiran Tammam Hassan telah berhasil tersusun dalam produk buku ajar yang berjudul: “Klasifikasi Kata Bahasa Arab Menurut Pendapat Tammam Hassanâ€. Produk ini memiliki banyak kelebihan yaitu: desain latihan yang penuh warna dan ilustrasi, kolom Fun Zone, serta pendekatan komparatif antara kaidah bahasa Arab dan Bahasa Inggris dalam materi klasifikasi kata (2) Setelah dilaksanakannya ujicoba produk di MASS Tebuireng, peneliti melakukan Uji-T (T-test). Dari hasil Uji -T diperoleh nilai T-hitung sebesar 2,29. Dengan dk= 4 pada persentase kolom 5% diketahui nilai T-tabel adalah 1,67. Disini bisa dilihat bahwa nilai T-hitung lebih besar dari T-tabel. Hal ini menunjukkan bahwa Hipotesi Nol (Ho) ditolak dn Hipotesis Alternatif (Ha) diterima. Dari sini bisa disimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar klasifikasi kata bahasa Arab menurut perspektif Tammam Hassa terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa.
Implementing Global Citizenship Education in Islamic Boarding Schools Rasyid, Mufti
Proceeding International Conference on Education Volume 01, Agustus Tahun 2023: International Conference on Education
Publisher : Faculty of Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education can transform the way we think and act to build more peaceful, tolerant and inclusive societies. In this globalized and interconnected world, global citizenship education (GCED) is urgently required to develop students’ values, soft skills and attitudes for social transformation. Unfortunately, GCED is not well known and not been implemented seriously in Indonesia, especially in pesantren (Islamic boarding schools). In fact, pesantren as prominent element of Islamic education has big responsibilities to promote the spirit of multiculturalism and social transformation for better world. This is in line with the spirit of fiqih peradaban (fiqh of civilization) which is brought by pesantren. This article aims to propose conceptual idea on global citizenship in pesantren and method to implement is using instructional technology. Using descriptive qualitative method and utilizing literature review, this article tried to answer this following question: “How is the design of global citizenship education in pesantren?” The result concluded that to design GCED, a comprehensive curriculum should be designed to integrate cognitive, social-emotional and behavior aspects of GCED with the value and principles pf pesantren. Beside of that, the use of instructional technology like audio-visual media, internet and artificial intelligence (AI) should be maximized to create advanced results.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATERI KLASIFIKASI KATA BAHASA ARAB MENURUT PERSPEKTIF TAMMAM HASSAN Rasyid, Mufti
Asalibuna Vol. 1 No. 02 (2017): Volume 01, Nomor 02, Desember 2017
Publisher : UIN Syekh Wasil Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/asa.v1i2.827

Abstract

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa para ulama Nahwu klasik membuat klasifikasi kata Bahasa Arab menjadi 3 bagian yaitu: Isim, Fi’il , dan Huruf. Klasifikasi ini tidak pernah menerima kritik dan pembaruan hingga datangnya Tammam Hassan yang membuat klasifikasi kata Bahasa Arab menjadi 7 bagian yaitu: Isim, Shifah, Fi’il, Dhamir, Khalifa, Zharaf, dan Adat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi klasifikasi kata berdasarkan pemikiran Tammam Hassan dan mengetahui sejauh mana efektifitas pengembangan materi klasifikasi kata berdasarkan pemikiran Tammam Hassan untuk meningkatkan kemampuan siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research & Development (Penelitian dan Pengembangan) dengan membentuk dua kelompok (kelompok kontrol dan kelompok eksperimen), dengan penggunaan pre-test dan post test (pre-test post-test control group design). Dengan sampel penelitian siswa MA Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng Jombang. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Bentuk pengembangan materi klasifikasi kata Bahasa Arab berdasarkan pemikiran Tammam Hassan telah berhasil tersusun dalam produk buku ajar yang berjudul: “Klasifikasi Kata Bahasa Arab Menurut Pendapat Tammam Hassanâ€. Produk ini memiliki banyak kelebihan yaitu: desain latihan yang penuh warna dan ilustrasi, kolom Fun Zone, serta pendekatan komparatif antara kaidah bahasa Arab dan Bahasa Inggris dalam materi klasifikasi kata (2) Setelah dilaksanakannya ujicoba produk di MASS Tebuireng, peneliti melakukan Uji-T (T-test). Dari hasil Uji -T diperoleh nilai T-hitung sebesar 2,29. Dengan dk= 4 pada persentase kolom 5% diketahui nilai T-tabel adalah 1,67. Disini bisa dilihat bahwa nilai T-hitung lebih besar dari T-tabel. Hal ini menunjukkan bahwa Hipotesi Nol (Ho) ditolak dn Hipotesis Alternatif (Ha) diterima. Dari sini bisa disimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar klasifikasi kata bahasa Arab menurut perspektif Tammam Hassa terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa.