Nurul Fitriya
Lab. Plankton Pusat Penelitian Oseanografi LIPI Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONDISI FITOPLANKTON DAN KUALITAS AIR PADA KEDALAMAN PERAIRAN BERBEDA DI PERAIRAN MALUKU Riris Aryawati; Nurul Fitriya
Scripta Biologica Vol 5, No 3 (2018)
Publisher : Fakultas Biologi | Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.sb.2018.5.3.748

Abstract

Fitoplankton di laut berperan sebagai pembentuk dasar dari rantai makanan melalui produksi primer. Keberadaan fitoplankton sangat terkait dengan faktor fisika kimia perairan. Umumnya kondisi lingkungan perairan memiliki perbedaan konsentrasi di wilayah permukaan dan di perairan yang lebih dalam. Penelitian  ini bertujuan untuk  mengetahui dinamika planktonik di sekitar wilayah penelitian meliputi kelimpahan, dan komposisi fitoplankton serta kondisi fisika kimia perairan di wilayah perairan permukaan dan termoklin. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2015, pada delapam lokasi penelitian. Sampling plankton dilakukan pada 2 kolom air yang berbeda, yaitu di kedalaman permukaan dan pada lapisan termoklin. Air sampel diambil dengan menggunakan Rosette sampler, kemudian disaring dengan menggunakan hand plankton net ukuran mata jaring 20 µm. Filtrat yang terkumpul di bucket lalu dimasukkan ke dalam botol sampel 250 ml dan difiksasi dengan formaldehyde 4%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di perairan Maluku ditemukan Bacillariophyceae (14 marga) dan Dinophyceae (6 marga). Terdapat kondisi parameter perairan yang berbeda pada kedalaman yang berbeda, khususnya untuk nitrat, fosfat, silikat, oksigen terlarut (DO) dan pH. Nitrat, fosfat dan silikat  memiliki nilai-nilai yang lebih tinggi pada kedalaman termoklin dibandingkan di perairan permukaan, sedangkan DO dan pH memiliki nilai yang lebih tinggi pada perairan permukaan dibandingkan kedalaman termoklin.  Kata Kunci: Fitoplankton, kualitas air, permukaan perairan, kedalaman termoklin, perairan Maluku.