Jum Natosba
Departemen Maternitas, Bagian Keperawatan FK UNSRI, Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR DETERMINAN PREMARRIETAL INTERCOURSE PADA REMAJA Resi Salsuda; Jum Natosba; Bina Melvia Girsang; Sigit Purwanto
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 7, No 1 (2021): Proceeding Seminar Nasional 2021
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Premarrietal intercourse adalah segala tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual, baik dengan lawan jenis maupun sesama jenis. Bentuk tingkah laku ini bermacam-macam, mulai dari perasaan tertarik sampai tingkah laku berkencan, bercumbu dan bersenggama. Kondisi tersebut cukup mengkhawatirkan mengingat premarrietal intercourse dapat menyebabkan kasus kehamilan tidak diinginkan (KTD) selanjutnya memicu praktik aborsi, penularan Penyakit Menular Seks (PMS) dan Human imunodefficiency Virus/Accuired Immunodefficiency Syindrome (HIV/AIDS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor determinan premarrietal intercourse pada remaja. Penelitian ini bersifat survei analitik menggunakan rancangan penelitian cross sectional (potong lintang). Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling dengan jumlah sampel sebanyak 111 sampel. Pengambilan data dilakukan dengan cara membagikan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan premarrietal intercourse yaitu jenis kelamin (p-value = 0,010, OR 3,704), religius (p-value = 0,011, OR 4,263) dan media informasi (p-value = 0,002, OR 6,154). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa faktor yang paling dominan mempengaruhi premarrietal intercourse adalah media informasi. Perlu perhatian yang khusus terhadap penggunaan media massa pada mahasiswa seperti menggukan media informasi untuk penunjang akademik dan prestasi serta hal positif lainnya serta mahasiswa diharapka dapat menjalin komunikasi dan kedekatan yang baik dengan keluarga, memilih teman yang baik dalam bergaul, mempunyai pengetahuan yang lebih baik, sikap yang lebih positif serta lebih meningkatkan harga diri.Kata Kunci: Remaja, Premarrietal intercourse