Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Roles and Capabilities of Formal, Non-Formal, and Informal Institutions in Shaping Education Access in Cigugur Sub-district, West Java, Indonesia Michelle Lim; Lucky Permana; Vinsensius Billy Hongo; Kanaya Kiandra; Kathryn Nabasa; Albert Hasudungan
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 4, No 1 (2021): Budapest International Research and Critics Institute February
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v4i1.1653

Abstract

The objective of this research paper is to explore the capacities of formal, non-formal, and informal educational institutions, as parts of social institutions. The roles of these institutions will be assessed within the urban, middle, and rural areas of Cigugur sub-district in Kuningan. This research uses qualitative methods, comprising interview and 1-month participant observation in the field. From this research, it was found that the education access in the urban areas of Cigugur boasts an abundance of formal education, in which the skills that were shaped are literacy and communication skills. On the other hand, the middle - areas, which lack formal education, rely on non-formal institutions (such as the local churches and local Islamic organizations (pesantren) to shape ethical and entrepreneurship education through a series of communal meetings. In fact, due to the rare availability of formal education in the rural areas, knowledge spillover from older to younger generations is delivered through informal conversations to shape basic entrepreneurial skills in their informal businesses. The academic contribution of this article is to illuminate the different roles and capabilities of social institutions to deliver different access to education in their various geographical contexts.
Mengelola Kualitas, Strategi Tata Letak, Dan Manajemen Persediaan Untuk Efisiensi Operasional: Studi Kasus PT. Satnusa Batam Fendy Cuandra; Bendi Safero; Michelle Lim; Calvin Wijaya; Raymond Raymond; Irene Depari
Jurnal Mirai Management Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v8i1.4376

Abstract

PT. Satnusa Batam, perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur dan distribusi, memerlukan strategi tepat dalam mengelola tiga faktor ini untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan. Studi ini memiliki tujuan untuk menganalisis bagaimana PT. Satnusa Batam mengelola managing quality, layout strategies, dan inventory management. Metode penelitian yang digunakan beruoa metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif yaitu fakta beberapa jumlah variabel yang berkenaan dengan masalah yang diteliti dalam bentuk tertulis dan lisan tentang perilaku yang diamati dan data dari artikel dan buku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Satnusa Batam memiliki sistem manajemen kualitas yang baik dengan menerapkan standar ISO 9001. Perusahaan ini juga menggunakan layout strategy yang efektif untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya produksi. Kata Kunci: manajemen, manufaktur, managing quality, layout strategies, inventory management
Analisis Pengaruh Quality Product, Price, Brand Image, Customer Experience Terhadap Customer Satisfaction Restoran Budi Siang Malam Lily Purwianti; Michelle Lim; Naufal Yusuf Widianto; Ryan Prastama Juliansyach
Jurnal Mirai Management Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v8i2.4572

Abstract

Bisnis kuliner seperti rumah makan atau restoran merupakan salah satu bisnis yang tersebar luas dan berkembang dengan signifikan di Indonesia sehingga terjadi nya persaingan antar UMKM dibidang makanan dan minuman untuk mempertahankan eksistensi nya. UMKM Budi Siang Malam yang berlokasi di Kota Batam adalah salah satu UMKM sudah dikenal secara luas oleh penduduk Batam. Dengan 24 jam operasional, BSM menjadi solusi bagi orang yang mencari makanan berat di tengah malam. Rating Budi Siang Malam di Gojek memiliki angka yang hampir sempurna yaitu 4.7/5.0. Hal ini pun menjadi alasan untuk diteliti dikarenakan konsep dari Budi Siang Malam yang mengusung konsep buka 24 jam dengan konsisten setiap hari nya. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan konsumen dari BSM dengan menguji pengaruh quality product, price, brand image, dan customer experience. Penelitian ini diuji dengan 224 orang di Batam yang pernah mengonsumsi produk dari BSM. Data statistik kemudian diolah dengan bantuan aplikasi SPSS. Berdasarkan hasil penelitian, brand image, customer experience dan service quality berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap customer satisfaction. Namun, hal ini bertolak belakang dengan price yang berpengaruh secara tidak signifikan terhadap customer satisfaction. Pengaruh dari variable tersebut mempunyai pengaruh yang kuat terhadap customer satisfaction sebesar 68,8%. Kata Kunci: Quality Product, Price, Brand Image, Customer Experience, Customer Satisfaction