Kesenjangan-kesenjangan yang terjadi dikehidupan masyarakat semakin menjadi, apalagi di kalangan masyarakat madani, manusia sebagai objek utama, terakadang tidak mampu memenuhi persaingan-persaingan hidup anatara sebagaian kelompok, sehingga menyebabkan perilaku-perilaku abnormal seperti, stres, gangguan jiwa ataupun depresi. Tidak adanya harapan dan kenyataan, itujuga termasuk menjadi salah satu faktor penyebab seseorang mengalami gangguan kesehatan mental. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana metode terapi kesehatan mental yang digunakan Kiyai Imam melalui ayat-ayat Alquran di Dusun Blajud. 2) Ayat-ayat apa saja yang digunakan Kiyai Imam dalam melakukan terapi pada pasien. Peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan jenis penelitiannya yaitu stadi kasus. Adapun metode yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari metode ini kemudian peneliti olah dan analisis untuk memperoleh data atau informasi. Subjek penelitian ini diambil dari kiyai Imam sebagai terapis dan dari 2 pasien. Untuk keabsahan data, peneliti menggunakan triangulasi, dengan cara Silang metode, yaitu membandingkan data hasil observasi dan dokumentasi dengan hasil wawancara. Metode terapi kesehatan mental yang digunakan oleh Kyai Imam mencakup tiga metode yaitu: Metode terapi sholat, Metode terapi dzikir, Metode terapi ruqyah. Metode yang paling mujarab untuk mengobati penyakit mental adalah metode terapi sholat. Surat yang digunakan yaitu alfatiha, Al iklash, An-naas, al falaq, An nahl 68- 69 Yunus 57 Al-Al-baqarah 255-257, al-Syuarā’ 80 al-isra’82.