This Author published in this journals
All Journal Reflektika
Nawawi Nawawi
Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KERJA SAMA ANTARA KIAI DAN KEPALA DESA DALAM MEWUJUDKAN KEMAKMURAN DAN KETENTRAMAN DESA Nawawi Nawawi
Reflektika Vol 13, No 2 (2018)
Publisher : Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/reflektika.v13i2.483

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui 1) peran Kiai dan Kepala Desa dalam pandangan masyarakat Sentol Laok. 2) untuk mengetahui bentuk-bentuk kerjasama antara kiai dengan kepala desa dalam mewujudkan kesejahteraan dan ketentraman yang telah terjadi di Sentol Laok. 3) mengetahui adanya pendorong dan penghambat dalam kerjasama antara Kiai dan Kepala Desa dalam mewujudkan kesejahteraan dan ketentraman di Sentol Laok. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek dalam penelitian ini meliputi kiai, kepala desa dan masyarakat. Untuk keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi dengan cara mencocokkan data hasil wawancara dengan data yang diperoleh dari hasil dokumentasi, observasi, dan data temuan lainnya. Peran kiai dalam mewujudkan kesejahteraan dan ketentraman di Desa Sentol Laok. Sebagai. Kiai sebagai Ulama', b. Kiai sebagai pengendali sosial, c. Kiai sebagai Gerakan Perjuangan. Sedangkan peran kepala desa bertindak sebagai pemimpin Segala urusan, masalah dan hal-hal yang menyangkut desa adalah urusan Kepala Desa. Bentuk kerjasama antara Kiai dan Kepala Desa di Desa Sentol Laok adalah kerjasama dalam bentuk kerjasama adat. Seperti. Tahlilan kelompok setiap hari Kamis, b. Kelompok yasinan pada setiap jum'at legi, c. Kelompok Hadrah diadakan setiap malam Selasa, d. Kelompok Tani yang diadakan setiap malam ahad, e. Desa Hataman Al-Quran Rokat. 3. Pengemudi dalam kerjasama a. Manusia adalah makhluk sosialb. Motivasi dari desa lain c. Keinginan yang sama ingin kemakmuran dan ketenangan d. Keterbukaan anggota 4. Penghambat dalam pelaksanaan kerjasama a. Pluralisme pemikiran b. Kurangnya keterbukaan antar anggota c. Kurangnya kekompakan dalam anggota d. Kesibukan masing-masing anggota.