This Author published in this journals
All Journal ALQALAM
Encep Syarifudin
STAIN "Sultan Maulana Hasanuddin Banten" Serang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANAN PENGETAHUAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH Encep Syarifudin
Al Qalam Vol 19 No 93 (2002): April - June 2002
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (907.301 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v19i93.458

Abstract

Kepala Sekolah sebagai pimpinan maupun manajer- dituntut untuk memiliki kemampuan dalam memimpin. Salah satu syarat. yang harus ditempuh oleh Kepala Sekolah adalah memiliki pengetahuan kepemimpinan pendidikan. Tanggung jawab Kepala Sekolah adalah mencurahkan seluruh kemampuannya terutama potensi dirinya yaitu bakat dalam dirinya yang secara alamiah dapat dikembangkan melalui ilmu yang diperolehnya serta pengalaman-pengalaman dalam memimpinInteraksi yang berkesinambungan secara emosional clan struktural yang baik akan dapat menunjang. peranan pengetahuan kepemimpinan Kepala Sekolah dalam pendidikan di dalam tugas dan fungsinya. Namun pada kondisi psikologis Kepala Sekolah kurang baik, biasanya ada pelimpahan tugas kepada orang (bawahan) yang dipercayakan dalam menyelesaikan beberapa hal yang dinilainya cukup mendesak, bila hal ini berjalan dengan baik secara langsung akan membantu peranan pengetahuan kepemimpinan Kepala Sekolah dalam pendidikan dengan menggunakan pelimpahan tugas tersebut.Dalam proses kegiatan sekolah atau kegiatan belajar mengajar, Kepala Sekolah adalah seorang pimpinan yang memberikan pengarahan terhadap guru dan siswa. Dalam mentransfer pengetahuan hendaknya Kepala Sekolah sudah mempersiapkan diri terlebih dahulu mengenai pengetahuan atau kecakapan dan keterampilan. Tanpa ini semua tidak mungkin proses kegiatan sekolah dapat berjalan dengan kondusif. Kepala Sekolah sebagai manajer yang bertanggung jawab akan suatu keberhasilan terhadap sekolah, dengan demikian Kepala Sekolah dituntut agar mampu mengantarkan keberhasilan dalam memimpin di sekolah walaupun banyak kendala yang dihadapi.Untuk menjadi seorang pemimpin yang baik, maka seorang Kepala Sekolah harus memiliki pengetahuan tentang kepemimpinan pendidikan. Pengetahuan kepemimpinan pendidikan merupakan segala sesuatu yang diketahui oleh Kepala Sekolah, mulai dari merencanakan, mengarahkan, membimbing, mempengaruhi dan menggerakkan efektivitas guru dan siswa. Kegiatan ini dilakukan agar para guru yang dipimpinnya mau bekerja sama di dalam kegiatan sekolah, sehingga dapat mendukung terciptanya ik1im seko lah yang harmonis, dan terciptanya kinerja yang diharapkan. Kata Kunci: Pengetahuan Kepemimpinan, Kepala Sekolah, Pendidikan, Pengqjaran
TEORI KEPEMIMPINAN Encep Syarifudin
Al Qalam Vol 21 No 102 (2004): September - December 2004
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1060.163 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v21i102.1644

Abstract

Dalam tulisan ini mengkaji beberapa paparan penting dari berbagai definisi dan teori yang berkenaan dengan kepemimpinan. Kepemimpinan adalah proses untuk mempengaruhi orang lain baik di dalam organisasi maupun diluar organisasi untuk mencapai tujuan yang diinginkan dalam suatu situasi dan kondisi tertentu. Hal ini sering melibatkan berbagai kekuasaan seperti ancaman, penghargaan, otoritas maupun bujukan.Dari aspek teoretis dapat ditemukan beberapa kategori teori kepemimpinan yaitu kepemimpinan sifat, perilaku dan situasional.Teori kepemimpinan sifat berusaha mengidentifikasikan karakteristik khas baik fisik, mental dan kepribadian yang diasosiasikan dengan keberhasilan kepemimpinan. Mengandalkan pada penelitian yang menghubungkan berbagai sifat dengan kriteria sukses tertentu.Teori kepemimpinan perilaku mengeksplorasi pemikiran bahwa bagaimana seseorang berperilaku menentukan keefektifan kepemimpinan seseorang. Daripada berusaha menemukan sifat-sifat, mereka meneliti pengaruhnya pada prestasi dan kepuasan dari pengikut-pengikutnya.Teori kepemimpinan kemungkinan atau situasional adalah suatu pendekatan terhadap kepemimpinan yang memahami perilakunya, sifat-sifat bawahannya, dan situasi sebelum mengunakan suatu gaya kepemimpinan tertentu.Pendekatan terbaru dalam kepemimpinan yaitu teori atribusi kepemimpinan, kepemimpinan karismatik, kepemimpinan transaksional dan kepemimpinan transfarmasional.