Muchammad Djarot
Prodi PAI FTIK IAIN Pontianak

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Aspek Pendukung dan Proses Pewarisan Mantra Makan Dalam Kelambu Masyarakat Bugis Dendreng Kecamatan Segedong Mempawah Muchammad Djarot
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 5, No 1 (2020): VOLUME 5 NUMBER 1 MARCH 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v5i1.1640

Abstract

Masalah umum dari penelitian ini adalan aspek pendukung dan proses pewarisan mantra Mantra Makan Dalam Kelambu Masyarakat Bugis Dendreng Kecamatan Segedong  Kabupaten Mempawah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan bentuk penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi serta alat pengumpulan data yaitu lembar observasi, pedoman wawancara, perekam suara  dan kamera. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mantra makan dalam kelambu adalah mantra yang digunakan untuk memperlancar pelaksanaan pesta perkawinan dari awal sampai akhir. Ada beberapa cara pewarisan mantra makan dalam kelambu diantaranya 1) mantra makan dalam kelambu diwariskan oleh orang yang memiliki mantra tersebut dengan memberikan secara langsung mantra kepada seseorang yang dianggap berhak dan pantas untuk menerimanya, Pewarisan dengan cara ini biasanya diberikan kepada orang yang masih memiliki hubungan darah, karena orang yang memberikan mantra makan dalam kelambu tersebut memandang orang yang menerimanya. Kelayakan ini biasanya berupa kedewasaan dan orang yang menerima mantra bisa menggunakan dan mengamalkan ilmu yang berupa mantra makan dalam kelambu untuk menolong orang yang membutuhkannya terutama pada saat pesta perkawinan. Syarat yang harus dimiliki oleh orang yang menerima mantra makan dalam kelambu yaitu memiliki kemampuan berpikir, dan bisa menjaga mantra sebagai sesuatu yang diwariskan oleh nenek moyang.  2) mantra makan dalam kelambu diwariskan jika dituntut untuk diamalkan, Artinya mantra diwariskan jika dituntut untuk diamalkan. Dengan cara ini biasanya orang yang menginginkan mantra mendatangi orang yang memiliki kemampuan dalam membantu kelancaran pesta perkawinan. Tidak semua orang yang datang dengan maksud menuntut mantra bisa mendapatkannya.