Dandi Septian
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERLINDUNGAN PETANI MELALUI KONSEP ASURANSI PERTANIAN PADA GABUNGAN KELOMPOK TANI DESA ARGOREJO, KABUPATEN BANTUL Dandi Septian; Gabriel Cahya Anugerah
Jurnal Penelitian Hukum - Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.976 KB)

Abstract

AbstractAgriculture sector encompassing foodstuff, livestock, horticulture, plantation, fishery, and forestry, in 2003 takes up 46,3% of total labor. This sector will always be faced with high risk of uncertainty. Insurance on agriculture can be a solution to the unpredictable climate change, however this pilot project is not yet applied to many regions, including Yogyakarta. This study elaborates on the protection of agriculture business under the law, and the application to the Argorejo farmers union in Bantul. The result of the study shows that the insurance have a role as intended, which is to increase welfare, and this is generally not yet applied to Argorejo farmers union in Bantul.IntisariSektor pertanian yang mencakup tanaman bahan makanan, peternakan, hortikultura, perkebunan, perikanan, dan kehutanan, pada tahun 2003 menyerap 46,3% tenaga kerja dari total angkatan kerja. Kegiatan usaha disektor pertanian ini akan selalu dihadapkan pada risiko ketidakpastian yang cukup tinggi. Asuransi untuk usaha tani dapat menjadi solusi untuk menanggulangi perubahan iklim yang sulit di prediksi. Namun, pilot project tersebut belum dilakukan ke banyak daerah, termasuk DIY. Penelitian ini membahas tentang perlindungan petani dalam hukum, dan pengaplikasian asuransi tersebut kepada Gabungan Kelompok Tani Argorejo, Bantul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan asuransi pertanian dalam upaya melindungi petani sebagai bentuk pengalihan risiko berdasarkan UU P3 adalah sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk meningkatkan taraf kesejahteraan, dan hal ini secara umum belum dapat dipraktikan secara langsung pada Gabungan Kelompok Tani Argorejo, Bantul.