Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN Anita Novialumi
Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen: Jurnal Ilmiah Multi Science Vol 10, No 01 (2019): Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jiem.v10i01.1248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media sosial, gambaran tentang tingkat kinerja karyawan, dan pengaruh^ sosial media terhadap kinerja aryavsan di PI X Sampel yang diguanakn dalam penelitian ini adalah 78 karyawan Untuk mencapai tujuan tersebut maka metode penelitian yang digunakan adalah metode analisisstatistic deskriptif dan statistic inferensial dengan metode Skala Likert dalam mengolah data kuesioner dengan pendekatan mixed method (kombinasi). Strategi metode kombinasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan dengan model exploratory Sequential Mixed Methods Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media sosial memiliki pengaruh signifikan dan postif terhadap kinetja karyawan Oleh karena itu. PT X disarankan untuk membuat regulasi atau kebijakan penggunaan internet di jam kerja agar menghasilkan kinetja karyawan yang lebih baik lagi.
KUALITAS MANAJEMEN KEUANGAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) Anita Novialumi
PARAMETER Vol. 1 No. 2 (2016): PARAMETER
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tribuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.322 KB) | DOI: 10.37751/parameter.v2i2.13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan keadaan manajemen keuangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pada butik pakaian berdasarkan teori manajemen keuangan khususnya dalam hal pengaturan keuangan dan fungsi manajemen keuangan. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari kuisioner terstruktur dan kuisioner terbuka yang dibagikan kepada pelaku usaha butik. Pada kuisioner terstruktur jumlah responden adalah 55 butik dan pada kuisioner terbuka jumlah responden sebanyak 25 butik. Metode yang digunakan dalam pengolahan data adalah metode statistik deskriptif untuk menjelaskan mean, range, minimum, maximum dan sebagainya. Dari hasil statistik diperoleh sebesar 52% butik memiliki pemasukan lain selain usaha butik. Kemudian 51% pengusaha butik telah memaksimalkan menggunakan dana untuk keperluan perusahaan. Dari segi pembiayaan, sebesar 64% distro menggunakan hutang. Dari segi tabungan, sebesar 78% distro memiliki tabungan di bank. Akan tetapi, sebesar 55% butik yang memisahkan tabungan pribadi dengan tabungan perusahaan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sebesar 92,73% distro telah memiliki predikat pengaturan keuangan yang baik. Dari segi keuntungan, butik memiliki keuntungan atau laba bersih rata- rata 5% dari total investasinya setiap bulan. Dari segi DER (Debt Equty Ratio), rata-rata butik memiliki rasio DER 0,8:1. WCTA (working capital to total asset) atau aktiva lancar yang dimiliki butik rata-rata sebesar 33,98% dari total asset yang dimiliki.
STRATEGI PERGURUAN TINGGI DALAM MENINGKATKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN PADA MAHASISWA STMIK MITRA KARYA BEKASI Anita Novialumi
PARAMETER Vol. 3 No. 2 (2018): PARAMETER
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tribuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.877 KB) | DOI: 10.37751/parameter.v3i2.24

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan hasil penelitian yang bertujuan untuk mengetahui strategi apa yang digunakan perguruan tinggi dalam meningkatkan jiwa kewirausahaan mahasiswa dan untuk mengetahui kendala apa saja yang dihadapi perguruan tinggi dalam peningkatan jiwa kewiraushaan. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan metode wawancara, dan dokumentasi yang dimana metode tersebut dilakukan untuk memperoleh data secara jelas dan rinci. Hasil penelitian menjelaskan bahwa ada beberapa strategi yang digunakan oleh STIMIK Mitra Karya Bekasi dalam meningkatkan jiwa kewirausahaan mahasiswa. Strategi tersebut meliputi: kuliah kewirausaan, KKN-usaha, magang kewirausahaan, dan program kreatif mahasiswa. Dalam melaksanakan strategi tersebut pastinya di dalamnya terdapat beberapa kendala dalam prosesnya. Kendalakendala tersebut adalah jiwa kewirausahaan yang lemah, kurangnya tanggung jawab para mahasiswa dalam tugas yang diberikan, kurang pemantauan, dan yang paling utama adalah masalah dana.