This Author published in this journals
All Journal ENSAINS JOURNAL
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MEMBANGUN SIKAP HATI-HATI DALAM MENGGUNAKAN SEARCH ENGINE Asep Herman; Purwadi Purwadi
ENSAINS JOURNAL Vol 2, No 3 (2019): ENSAINS Journal September 2019
Publisher : UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.31848/ensains.v2i3.288

Abstract

Abstrak: Di zaman yang serba modern seperti sekarang ini kebutuhan akan data dan informasi sangatlah penting, hal ini karena semakin pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dari mulai pebisnis(pengusaha), pegawai negeri atau swasta pendidik, sosialis, agamis, pelajar baik itu mahasiswa, anak sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah umum (SMP), bahkan sampai kepada tingkat anak sekolah dasar (SD), semuanya tak luput dari kebutuhan akan informasi atau data.Seiring dengan berkembang pesatnya dunia teknologi dan komunikasi, pencarian data yang di gunakan untuk mencari informasi atau data pun semakin modern salah satunya dengan menggunakan internet. Sekarang bagaimana jika sumber data yang kita gunakan itu tidak memberikan data yang benar-benar akurat dan dapat di pertanggung jawabkan kebenarannya? Apakah semua informasi dan data yang di peroleh dari internet benar-benar akurat? Untuk menjawab pertanyaan di atas maka penulis melakukan penelitian tentang sejauh mana ketidakakuratan data dari internet. Hal ini dilakukan semata-mata untuk memberikan pemahaman tentantang keakuratan data dan mencegah terjadinya kesalahan data yang beruntun yang selanjutnya dapat menjadikan pemahaman-pemahaman  yang salah dan menyimpang baik itu dari norma hukum ataupun dari norma agama.Kata kunci : data, informasi, keakuratan data dan kualitas dataAbstract: In such a modern age where the need or  necessity of data and information are very important, it is caused by the fast growing science and technology. Businessmen/women, civil servants, teacher, social, religious matter, students of elementary to university are inevitable of data and information needsWhile the fast growing science and technology goes on, data searching used to get information and data get more modern, internet facility is one of them. The question is what would happen if the data we used is not accurate? Is every information and data in we find in internet accurate? To answer the questions above, writer does the research on how accurate and inaccurate the data in internet. It is carried out to  raise understanding more on the accurateness of data and avoid of sequent inaccurate data to lead to misunderstanding and breaks law and norm or religion.Key words: data, information, accurateness, and data quality
SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT CAMPAK DAN RUBELLA DENGAN METODE FORWARD CHAINING BERBASIS WEB Asep Herman; Fungki Darmawan
ENSAINS JOURNAL Vol 3, No 1 (2020): ENSAINS Journal Januari 2020
Publisher : UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1149.192 KB) | DOI: 10.31848/ensains.v3i1.372

Abstract

Abstract:The development of technology is growing rapidly, one of which is to facilitate human activities by continuing to create new things such as Artificial Intelligence (AI) Systems that can help solve problems easily from the help of computers. The problem that will be discussed in this study is "The expert system for diagnosing measles and rubella using the web-based forward chaining method" is one part of AI, namely Expert System with the intend that users can know how much percentage of the disease they feel it.The research method used in this case refers to the journal "Pemanfaatan Sistem Inferensi Fuzzy pada Aplikasi Pendiagnosis Penyakit Kulit pada Anak" which is only to determine the value weight of symptoms of Measles and German Measles (Rubella) and for prevention or solutions that have been used briefly which comes from the source of articles on measles and rubella from alodokter.com and has been reviewed by Dr. Marianti. For research methods of system analysis using forward chaining method is useful for the running of symptom selection along with the weight of the values that have been determinedAt this conclusion the case discussed is useful for users who feel symptoms of Measles and Rubella and how to prevent it by using a website-based application. It should be noted that the discussion in this case is not to be the main reference in diagnosing measles and rubella and is not recommended to users who have measles and rubella with conditions that must be handled in an emergency.           Keywords : Expert system, Measles and German Measles (Rubella), forward chainingAbstrak: Perkembangan teknologi bertumbuh dengan cepat salah satu nya untuk mempermudah kegiatan manusia dengan terus menciptakan hal yang baru seperti Artificial Intelligence (AI) Sistem yang dapat membantu dalam menyelesaikan masalah dengan mudah dari bantuan komputer. Pada masalah yang akan di bahas pada penelitian kali ini adalah “Sistem pakar mendiagnosa penyakit campak dan rubella dengan metode forward chaining berbasis web” salah satu bagian dari AI yaitu Sistem Pakar dengan tujuan supaya pengguna dapat mengetahui seberapa peresentase penyakit yang dialami pengguna.Metode penelitian yang di gunakan pada kasus ini mengacu pada jurnal “Pemanfaatan Sistem Inferensi Fuzzy pada Aplikasi Pendiagnosis Penyakit Kulit pada Anak” yang hanya untuk mengetahui bobot nilai dari gejala Campak dan Campak jerman (Rubella) dan untuk pencegahan atau solusi yang di gunakan sudah di ringkas yang berasal dari sumber artikel campak dan rubella dari alodokter.com dan sudah ditinjau oleh dr. Marianti. Untuk metode penelitian pada analisis sistem menggunakan metode Forward Chaining berguna untuk berjalannya pemilihan gejala beserta bobot nilai yang sudah di tentukanPada kesimpulan kali ini kasus yang di bahas berguna bagi pengguna yang mengalami gejala pada penyakit Campak dan Rubella dan cara pencegahan nya dengan menggunakan aplikasi berbasiskan website. Perlu di ketahui pembahasan pada kasus ini tidak untuk menjadi acuan utama dalam mendiagnosa penyakit campak dan rubella dan tidak di anjurkan kepada pengguna yang mempunyai penyakit Campak dan Rubella dengan kondisi-kondisi yang harus di tangani secara darurat.Katakunci : Sistem Pakar, Campak dan Rubella, forward chaining