Maria Stefani Santoso
Universitas Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANCANGAN SARANA PERMAINAN EDUKATIF DISIPLIN BERLALU LINTAS BAGI ANAK-ANAK USIA 4-6 TAHUN Santoso, Maria Stefani
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pribadi yang disiplin tidak dapat dibentuk secara instan, demikian juga dalam membentuk kedisiplinan berlalu lintas. Pendidikan berlalu lintas bagi anak-anak usia TK merupakansalah satu cara pencegahan kecelakaan lalu lintas yang dapat ditanamkan sejak dini. Jumlah kecelakaan lalu lintas meningkat dari tahun ke tahun. Faktor pengguna jalanmendominasi penyebab kecelakaan lalu lintas ini, seperti tidak disiplin dalam menaati rambu lalu lintas dan kurangnya pengetahuan pengguna jalan akan rambu-rambutersebut. Dari hasil pengolahan data dengan menggunakan metode kualitatif, maka diperoleh bahwa anak usia TK gemar mengamati lingkungan sekitar mereka dan meniru perilakuorang dewasa. Anak-anak di usia ini juga lebih mudah memahami dan menangkap informasi melalui sebuah permainan yang melibatkan pengalaman pribadi mereka.Melihat hal ini, penulis merancang sebuah sarana pembelajaran untuk mengenalkan lalu lintas dalam sebuah permainan. Proses desain diawali dengan pengumpulan data dan informasi dengan cara melihat kebutuhan dan mengamati karakteristik anak usia 4-6 tahun, focus group discussion danin-depth interview dengan orang tua, guru serta desainer mainan anak, guna menentukan aspek-aspek desain yang akan dijadikan pedoman dalam proses mendesain sebuahproduk. Penulis membuat alternatif desain awal sebelum akhirnya didapatkan satu final design terpilih untuk pembuatan prototype. Hasil akhir penelitian yang dilakukan adalah sarana permainan edukatif yang terfokus pada anak-anak usia 4-6 tahun, yang dapat dimainkan secara berkelompok minimal 3orang dengan pendampingan 1 orang dewasa. Dengan adanya sarana ini, anak-anak usia 4-6 tahun dapat mengenal lalu lintas dengan cara menyenangkan sehingga anak-anakcepat mengerti arti rambu-rambu yang ada dalam sebuah permainan. Diharapkan nantinya, anak bisa mengenal peraturan lalu lintas dan menumbuhkan sikap berdisplin,sehingga angka kecelakaan lalu lintas dapat menurun.
PERANCANGAN SARANA PERMAINAN EDUKATIF DISIPLIN BERLALU LINTAS BAGI ANAK-ANAK USIA 4-6 TAHUN Santoso, Maria Stefani
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pribadi yang disiplin tidak dapat dibentuk secara instan, demikian juga dalammembentuk kedisiplinan berlalu lintas. Pendidikan berlalu lintas bagi anak-anakusia TK merupakan salah satu cara pencegahan kecelakaan lalu lintas yang dapatditanamkan sejak dini. Jumlah kecelakaan lalu lintas meningkat dari tahun ketahun. Faktor pengguna jalan mendominasi penyebab kecelakaan lalu lintas ini,seperti tidak disiplin dalam menaati rambu lalu lintas dan kurangnya pengetahuanpengguna jalan akan rambu-rambu tersebut. Dari hasil pengolahan data denganmenggunakan metode kualitatif, maka diperoleh bahwa anak usia TK gemarmengamati lingkungan sekitar mereka dan meniru perilaku orang dewasa. Anakanakdi usia ini juga lebih mudah memahami dan menangkap informasi melaluisebuah permainan yang melibatkan pengalaman pribadi mereka. Melihat hal ini,penulis merancang sebuah sarana pembelajaran untuk mengenalkan lalu lintasdalam sebuah permainan. Proses desain diawali dengan pengumpulan data daninformasi dengan cara melihat kebutuhan dan mengamati karakteristik anak usia4-6 tahun, focus group discussion dan in-depth interview dengan orang tua, guruserta desainer mainan anak, guna menentukan aspek-aspek desain yang akandijadikan pedoman dalam proses mendesain sebuah produk. Penulis membuatalternatif desain awal sebelum akhirnya didapatkan satu final design terpilih untukpembuatan prototype.Hasil akhir penelitian yang dilakukan adalah saranapermainan edukatif yang terfokus pada anak-anak usia 4-6 tahun, yang dapatdimainkan secara berkelompok minimal 3 orang dengan pendampingan 1 orangdewasa. Dengan adanya sarana ini, anak-anak usia 4-6 tahun dapat mengenal lalulintas dengan cara menyenangkan sehingga anak-anak cepat mengerti arti ramburambuyang ada dalam sebuah permainan. Diharapkan nantinya, anak bisamengenal peraturan lalu lintas dan menumbuhkan sikap berdisplin, sehinggaangka kecelakaan lalu lintas dapat menurun.