Ninik Wijayanti
MAN 1 Magetan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kesenian Tari Sufi: Studi Nilai Budaya dan Potensinya Sebagai Sumber Pembelajaran Antropologi di MAN 1 Magetan Ninik Wijayanti
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.22 KB) | DOI: 10.25273/gulawentah.v4i2.5557

Abstract

Pertunjukan Tari Sufi MAN 1 Magetan dapat digali sebagai sumber belajar Antropologi bagi siswa, siswa dapat memperilajari nilai-nilai budaya dalam pertunjukan tari Sufi MAN 1 Magetan. Penelitian ini dilakukan di MAN 1 Magetan dalam kurun waktu 6 bulan. Menggunakan pendekatan kualitatif, dengan informan sebagai berikut: penari Sufi, Kyai Budi, Pembina ekstrakurikuler tari Sufi, guru-guru Sosiologi/Antropologi. Informan ditentukan dengan tehnik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh divaliditasi dengan tehnik triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data dengan cara interaktif dan berlangsung secara terus menerusĀ  dengan tahapan mereduksi, penyajian data dan menyimpulkan semua informasi secara benar. Tari Sufi MAN 1 Magetan dijadikan kegiatan ekstrakurikuler dan diminati peserta didik maupun masyarakat. Tari ini mempunyai tata cara gerakan seperti yang diajarkan Kyai Budi, tokoh Sufi Indonesia yang mengenalkan tarian ini di wilayah Magetan termasuk MAN 1 Magetan. Dalam penyajian bersifat luwes, kostum tidak memakai jubah hitam, yang dilepas waktu akan menari, warna kostum tidak harus hitam dan putih putih dan bisa bercorak, batik pring sedapur misalnya. Juga tidak memakai quff sebagai alas kaki tetapi memakai kaos kaki biasa. Pola lantai tidak mengikuti pola tertentu tetapi menyesuaikan dengan tempat pertunjukan dan jumlah penarinya. Tari Sufi MAN 1 Magetan mengandung nilai-nilai budaya, yaitu: nilai filosofi, nilai estetika, nilai spiritual, nilai perbaikan mental, nilai cinta kasih, nilai persaudaran, nilai silaturahmi, nilai sehat, dan nilai ekonomis. Tari Sufi berpotensi sebagai sumber pembelajaran Antropologi secara materi nilai budaya terdapat dalam mata pelajaran Antropologi kelas XI, Kompetensi Dasar 3.3 dan 4.3.