Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RANCANG BANGUN ALAT PENUKAR KALOR THERMOSYPHON UNTUK PENDINGINAN DENGAN MODUL TERMOELEKTRIK I Dewa Gede Agus Tri Putra; I Dewa Made Susila; I Wayan Adi Subagia
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 13 No 1 (2013): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.373 KB)

Abstract

Aplikasi pendinginan dengan modul termoeletrik untuk AC di daerah tropis seperti Indonesia masih cukup menjanjikan. Tingkat kenyamanan untuk orang Indonesia masih berada pada kisaran kondisi udara dalam ruangan dan bisa dikatakan tidak membutuhkan rentang penurunan temperatur yang cukup besar. Untuk optimasi perpindahan panas modul termoelektrik pada sisi dinginnya perlu dirancang sebuah penukar kalor yang sesuai dengan desain dari modul thermoelektrik yang akan digunakan. Metode yang digunakan dalam melakukan kajian desain alat penukar kalor ini, menggunakan metode simulasi CFD. Solidwork flow simulation adalah software yang dipakai dalam melakukan kajian thermal pada desain dan mensimulasikan data numerik yang menjadi input dalam pendekatan kondisi operasional alat penukar kalor. Setelah proses rancang bangun alat penukar kalor maka desain rancangan tersebut memiliki luas bidang perpindahan kalor 25687,4 mm2, jumlah pipa penukar kalor 68 buah dengan panjang 40 mm. Perpindahan panas maksimum alat penukar kalor adalah 0,0093 kJ/detik.
THE POTENTIALS OF ULTRASONIC ATOMIZER AUGMENTED THE SEA SALT PRODUCTIONS I Dewa Gede Agus Tri Putra; Putu Wijaya Sunu; Nyoman Sugiartha; I Nyoman Gede Baliarta; I Wayan Temaja
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol. 24 No. 1 (2024): March
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/logic.v24i1.17-23

Abstract

Ultrasonic atomizers can potentially augment the production of sea salt through a process known as ultrasonic nebulization. While the traditional method of sea salt production primarily relies on natural evaporation, ultrasonic atomization can accelerate the evaporation process. The process typically involves the following steps: collection of seawater, evaporation, brine crystallization and then harvesting process of the sea salt. After processing, the sea salt is typically dried and packaged for distribution and sale. In this project, influencing of ultrasonic atomizer in the process a saline water into the brine, before crystallization can be proceeded. The ultrasonic atomization process significantly increases the surface area of the seawater by converting it into fine droplets. Droplets evaporate more efficient due to large surface area of the droplets. According to testing of the research apparatus which had been conducted, an ultrasonic atomization can increase the salinity by brine evaporation or of droplet productivity of sea salt. This result had been shown that this process can be used to increasing the salinity of sea water. For further steps, this technique can potentially augment the production of sea salt.