I Wayan Candra Winetra
Politeknik Negeri Bali

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

APLIKASI RANDOMIZE PARITY BIT CODING STEGANOGRAPHY UNTUK MENINGKATKAN KEAMANAN PENYEMBUNYIAN PESAN RAHASIA PADA FILE DIGITAL I Wayan Candra Winetra; Ni Wayan Wisswani; I Ketut Suja
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 17 No 2 (2017): July
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.649 KB) | DOI: 10.31940/logic.v17i2.545

Abstract

Steganografi adalah seni penyembunyian pesan rahasia ke dalam sebuah media cover yang telah dimulai sejak jaman Yunani kuno dan masih digunakan dalam perang dunia kedua dimana pesan rahasia ditulis dengan tinta tak terlihat. Di era digital, steganografi berevolusi dimana pesan rahasia disembunyikan di media digital, dengan hampir semua bentuk file digital bisa dijadikan media cover selama bisa dimanipulasi. Berbagai metode telah dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan steganografi seperti LSB atau parity bit coding. Penelitian ini akan menggunakan metode parity bit yang dilakukan secara acak pada byte data yang dikelompokkan dengan MSB. Penyisipan secara acak akan meningkatkan kerahasiaan pesan tersembunyi karena tidak akan terpola, sedangkan pengelompokkan dengan metode MSB akan memberikan keuntungan dimana modifikasi tidak mengubah file cover secara signifikan, sehingga akan sulit dibedakan dari file aslinya..
Deteksi Kecurangan pada Kompetisi Capture the Flag Menggunakan Two-Stage Similarity Analysis dan Tiered Weighted Risk Scoring Dimas Maulana; I Wayan Candra Winetra; I Nyoman Rai Widartha Kesuma
METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 10 No. 1 (2026): METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputersisasi Akuntansi
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/jmika.Vol10No1.pp366-372

Abstract

Flag sharing, inter-team cooperation (teaming), and prohibited tools such as AI undermine how validly a Capture the Flag (CTF) event measures skills, corrupting the integrity of its scoring information system. GZCTF's only cheating signal is the dynamic flag that catches flag theft. Nothing else feeds a per-team risk profile. This study adds a detection module to the GZCTF backend built on two components. The first is Two-Stage Similarity Analysis: pairwise Longest Common Subsequence and Jaccard scores are blended into a Relative Sequence Index (RSI), after which Confidence Screening Detector (CSD) screening confirms suspicious groups. The second is a tiered Weighted Risk Scoring model that assigns 38 indicators to four evidence tiers (Hard, Strong, Behavioral, Context), caps every non-Hard tier, and gives network or identity correlations no direct score. Evaluation used a controlled simulation of ten team participations on a live instance, with ground-truth labels fixed at design time. Precision reached 1.000 with zero false positives, accuracy 0.900 and F1 0.909, and recall 0.833. The single miss came from collusion evidence attributed to only one member of a pair. An RSI threshold of 0.85 split every colluding pair from benign ones, and teams with purely network or identity correlation scored zero.