Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PERLAKUAN PANAS TERHADAP KEKERASAN BAJA (St. 42) DENGAN TEMPERATUR PEMANASAN 800◦C, METODE BRINELL, DI LABORATORIUM UJI BAHAN POLITEKNIK NEGERI BALI I Ketut Rimpung
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 16 No 2 (2016): July
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.837 KB)

Abstract

Bahan teknik baja dihasilkan dari pengolahan bijih besi berturut-turut melalui: proses pendahuluan, proses peleburan di dalam dapur tinggi dan proses lanjutan pada converter. Baja sebagai bahan teknik konstruksi, ketahanannya terhadap beban luar sangat perlu untuk diketahui sebelum dipergunakan sebagai komponen mesin. Beban luar yang sering terjadi pada komponen mesin adalah beban: puntir, gesek, tarik, bengkok, dan beban tumbuk. Penelitian ini menganalisis kekerasan baja (St.42 standar) dibandingkan dengan baja jenis yang sama setelah mendapat perlakuan panas untuk dikeraskan maupun baja yang dilunakkan. Penelitian ini dilakukan di laboratorium uji bahan Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Bali. Hasilnya menunjukkan adanya ketidak sesuaian antara teori dibandingkan dengan fakta hasil pengujian yaitu; baja yang dikeraskan melalui pemanasan 800◦C dan didnginkan cepat menggunakan air tawar, ternyata menjadi lebih ulet/lunak dibandingkan dengan baja (St.42standar), sedangkan baja yang dilunakkan hasil pengujiannya sesuai dengan teori.
PENGEMBANGAN JOBSHEET PENGUJIAN BAHAN DAN METROLOGI UNTUK MENINGKATKAN STANDAR KOMPETENSI MAHASISWA POLITEKNIK I Komang Rusmariadi; I Ketut Rimpung
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.322 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v19i3.169

Abstract

Abstrak:Penelitian pengembangan bahan ajar dalam bentuk jobsheet ini dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah tahap pengembangan draft jobsheet di tahun 2014. Tahap kedua merupakan tahap implementasi di tahun 2015 dengan tujuan untuk mengetahui: (1) hasil penilaian ahli, dosen dan mahasiswa; (2) kendala-kendala selama uji coba; dan (3) kelayakan draf jobsheet sebagai bahan ajar praktik. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Dick & Carey pada tahap review dan uji coba penelitian melibatkan 2 orang ahli, 6 orang dosen pengampu mata kuliah, dan 26 orang mahasiswa jurusan teknik mesin. Data diperoleh dengan menggunakan angket tertutup dan terbuka. Data yang terkumpul berupa tanggapan dan saran perbaikan dianalisis secara deskriptif kualitatif sedangkan data yang merupakan hasil penilaian terhadap jobsheet terpadu dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil pengujian menyatakan: (1) isi sangat layak (uji ahli); desain/media sangat layak (uji ahli, perorangan, kelomok kecil; uji lapangan layak (mahasiswa) dan sangat layak (dosen); (2) berdasarkan hasil uji isi dan desain hingga uji lapangan, ada beberapa komponen yang masih perlu direvisi. Dapat disimpulkan bahwa draf bahan ajar dinyatakan layak sebagai bahan ajar praktik. Penelitian ini hanya sampai pada tahap evaluasi formatif pada Jobsheet Praktik Pengujian Bahan dan Metrologi. Diharapkan dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektifitasnya dalam upaya meningkatakan kompetensi mahasiswa.Kata Kunci: Pengembangan; jobsheet terpadu; praktik pengujian bahan dan metrologi; kompetensi; politeknikAbstract:This research on jobsheet learning material development was carried out in two phases. First phase was jobsheet drafting in 2014. The second phase was the implementation in 2015 with the objectives of knowing: (1) evaluation from the experts, lecturers, and students; (2) constraints during the trial test; and 3) feasibility of the jobsheet draft as practical learning material. This research applied the development model of Dick & Carey in review phase and involved 2 experts, 6 respective lecturers, as well as 26 mechanical engineering students in the trial test. The data were collected through close and open questionnaires. Response and recommendation data were analyzed with descriptive qualitative method, whereas the data of evaluation on the integrated jobsheet were analyzed with descriptive quantitative method. The testing resulted in: (1) content was highly feasible (by expert); design/media was very feasible (experts, individuals, small groups); field trial test was feasible (students) and very feasible (lecturers); (2) based on the results of the whole test, there were some components that still needed to be improved. It can be concluded that the learning material draft was feasible to become practical learning materials. This research was carrioud out only up to the phase of formative evaluation on the Material and Metrology Test Practical Jobsheet. Further research is expected to know the effectiveness of it in enhancing the students’ competence.Keywords: Development; integrated jobsheet; material and metrology test practice; competence; polytechnic