This Author published in this journals
All Journal SENTIA 2015
Agus Sudibyo
Seminar Nasional Teknologi Infomasi Politeknik Negeri Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ASI PENGOLAHAN VCO DENGAN MENGGUNAKAN OTOMATISASI MESIN EVAPORATOR VACUUM Agus Sudibyo
SENTIA 2015 Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : SENTIA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.083 KB)

Abstract

Potensi pasar Virgin Coconut Oil (VCO) yang sedang menggeliat membutuhkan penanganan yang sangat seriussehingga pihak UKM sebagai pengusaha tidak mengalami kerugian dalam proses produksinya, hal inimembutuhkan sentuhan teknologi yang tepat guna meningkatkan produktifitas dan effisiensi. Sehinggapengusaha UKM akan selalu berusaha mencari cara atau metode yang mampu meningkatkan produktifitas daneffisiensi dengan harapan mampu memenuhi permintaan pasar yang masih relative besar.Pengembangan usaha kecil VCO telah lama dikembangkan di tengah-tengah masyarakat kita. Hal inididukung letak geografis tanah kita yang banyak ditumbuhi pohon kelapa yang jumlahnya sangat melimpah dansenantiasa tersedia. Pembuatan VCO bisa menjadi salah satu mata pencaharian karena tersedianya potensisumber daya alam, sumber daya manusia dan potensi pemasaran. Oleh karena potensi kelapa di tanah air kita Indonesia sangat melimpah. Dengan adanya alat/mekanisasi VCO diharapkan adanya peningkatanproduktifitas/effisiensi VCO baik di tinjau dari segi kuantitas maupun dari segi kualitas sehingga peningkatankemakmuran/kesejahteraan pengusaha bisa meningkat.Sehubungan dengan penelitian optimalisasi pengolahan VCO dengan menggunakan otomatisasi mesin evaporator vacuum dilakukan pengujian dari variasi sudut yang telah dibuat yaitu sudut nozzle 53o, 59o, 60osebagai sudut standard kemudian sudut 67o dan sudut terbesar adalah 73o dimana dari hasil pengujian tersebut dimaksudkan untuk mengetahui sudut nozzle berapa yang akan berpengaruh terhadap pencapaian tekanan vacuum yang optimal.