Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KEPUASAN PENGGUNAAN BLACKBERRY MESSENGER (BBM) DI KALANGAN SANTRI PONDOK PESANTREN AL-ISHLAH BANDARKIDUL MOJOROTO KOTA KEDIRI Briant Nor Pradhuka; Prima Ayu Rizqi Mahanani
Jurnal Mediakita : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal Mediakita :Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/mediakita.v1i1.534

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat motif (Gratification Sought) dan kepuasan (Gratification Obtained) dalam menggunakan aplikasi Blackberry messenger (BBM) di kalangan santri Pondok Pesantren Al-Ishlah Bandar Kidul Mojoroto Kota Kediri. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang menggunakan metode survei dan dengan alat bantu kuesioner. Responden dari penelitian ini adalah santri Pondok Pesantren Al-Ishlah Bandar Kidul Mojoroto Kota Kediri yang menggunakan Blackberry messenger (BBM) dengan jumlah sampel 75 dari 174 populasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara teknik sampling purposive. Data dari hasil kuesioner kemudian dimasukkan ke dalam coding sheet secara manual dan diinterpretasikan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa motif (GS) santri Pondok Pesantren Al-Ishlah Kota Kediri dalam menggunakan Blackberry Messenger (BBM) memiliki tingkatan motif informasi sebesar 50,7% termasuk dalam kategori tinggi, motif identitas pribadi 37,3% kategori sedang, motif integrasi dan interaksi sosial 6,7% kategori sangat tinggi, motif hiburan 2,7% kategori rendah dan 2,7% kategori sangat rendah pada setiap indikator. Sedangkan kepuasan yang diperoleh (GO) santri Pondok Pesantren AlIshlah Kota Kediri dalam penggunaan aplikasi ini juga memiliki tingkat kepuasan 57,3% dalam kategori tinggi pada indikator kepuasan informasi, 32% kategori sedang pada indikator kepuasan identitas pribadi, 5,3% kategori rendah pada indikator kepuasan integrasi dan interaksi sosial, 2,7% kategori sangat tinggi pada indikator kepuasan hiburan dan 2,7% kategori sangat rendah pada setiap masing-masing indikator.