Nur Aziz Afandi
Universitas Trunojoyo Madura

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perwujudan Sabar Para Nabi Nur Aziz Afandi
Spiritualita Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1346.543 KB) | DOI: 10.30762/spr.v3i1.1514

Abstract

Allah menurunkan masalah kepada setiap manusia di muka bumi begitu juga kepada nabi. Masalah yangAllah berikan kepada manusia merupakan wujud ujian dan cobaan bagi manusia. Kesabaran merupakan mutiara iman, dengan kesabaran yang dimilikinya seseorang akan menjadi beruntung, bahagia dan mendapatkan keajaiban dari Allah. Akan tetapi sabar bukanlah hal yang mudah dilakukan. Berikut ini adalah penelitian pustaka yang menjelaskan bagaimana wujud kesabaran para nabi saat dihadapkan kepada permasalahan. Penelitian ini dilakukan terhadap kisah-kisah kesabaran para nabi yang diambil dari Al-Quran. Peneliti menganalisa kisah kesabaran 4 nabi yaitu nabi Musa as., nabi Zakariya as., nabi Yusuf as., dan nabi Muhammad SAW. Berdasarkan penelitian tersebut didapatkan tiga macam perwujudan sabar yang antara lain adalah diamnya hati dan perilaku disertai mengingat Allah. Sebagaimana yang dilakukan oleh nabi Musa saat melakukan perjalanan dengan nabi Khidir, dilakukan oleh nabi Zakariya saat menanyakan alasan memiliki anak dan dilakukan oleh nabi Yusuf saat diminta oleh ayahnya tidak menceritakan mimpinya kepada saudara-saudaranya. Diamnya hati dengan mengingat Allah dan tetap melaksanakan perintah. Hal ini terjadi saat Rasulullah melakukan perintah dakwah akan tetapi mendapatkan perlakuan yang menyakitkan. Tenangnya hati dan tindakan saat melakukan serangan jika mendapatkan serangan akan tetapi dengan cara tidak melampaui batas atau dilakukan sewajarnya. Hal ini seperti saat Rasulullah dan umatnya mendapatkan serangan dari orang kafir yang membayakan nyawa Rasulullah dan umatnya.