Sarah Sahidah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KOMPOSISI BERUNSUR ANGGOTA TUBUH DALAM NOVEL-NOVEL KARYA ANDREA HIRATA Sarah Sahidah
Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2015): Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.355 KB) | DOI: 10.21009/ARKHAIS.062.08

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna dan hubungan makna-makna gramatikal leksem anggota tubuh yang ada di dalam Novel-Novel karya Andrea Hirata, antara lain; Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor, dan Maryamah Karpov. Yang akan difokuskan pada makna yang terkandung dalam tiap kata bentuk-bentuk komposisi (kata majemuk dan idiom).Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif.Fokus penelitian ini adalah komposisi dan bentuk-bentuk komposisi (kata majemuk dan idiom) berunsur anggota tubuh. Teknik analisis data yang terkumpul dianalisis dengan cara menjelaskan makna-makna yang terkandung dalam data komposisi berunsur anggota tubuh berdasarkan konteks kalimat kemudian menganalisis makna dan bentuk-bentuk komposisi berunsur anggota tubuh yang muncul dalam novel.Hasil penelitian ditemukan 217 kalimat penggunaan komposisi berunsur anggota tubuh dalam novel-novel tersebut. Dari keempat novel tersebut yang paling banyak menggunakan komposisi berunsur anggota tubuh di dalam kalimat adalah Laskar Pelangi yang berjumlah 90 dengan persentase 41,5%, Maryamah Karpov berjumlah 51 kalimat dengan persentase 23,5%, Edensor berjumlah 41 kalimat dengan persentase 18,9% dan di urutan paling sedikit penggunaan komposisi dalam kalimat ialah Sang Pemimpi berjumlah 35 kalimat dengan persentase 16,1%.Nama anggota tubuh yang paling banyak digunakan adalah kepala yang berjumlah 22 kalimat dengan persentase 16,8%.Lalu, pada urutan kedua adalah hati berjumlah 19 kalimat dengan persentase 14,5% dan terakhir di urutan ketiga adalah mata yang berjumlah 10 kalimat dengan persentase 7,6%. Anggota tubuh yang memiliki frekuensi terkecil dalam penggunaan komposisi beurnsur anggota tubuh adalah lambung, nadi, sendi, darah, dada, otak, gigi, lidah, kulit, lutut, dan badan yang ymasing-masing berjumlah 1 kalimat dengan persentase 0,8%. Dari 131 kata komposisi berunsur anggota tubuh, komposisi bentuk kata majemuk lebih banyak ditemukan dibandingkan dengan bentuk idiom. Kata majemuk ditemukan berjumlah 80 kalimat dengan persentase 61,5% dan idiom berjumlah 50 kalimat dengan persentase 38,5%. Komposisi bentuk kata majemuk dengan frekuensi kemunculan tertinggi adalah anggota tubuh berunsur kata kepala yang berjumlah 22 kalimat dengan persentase 16,8%, sedangkan komposisi bentuk idiom dengan persentase tertinggi adalah anggota tubuh berunsur kata hati yang berjumlah 19 kalimat dengan persentase 14,5%. Kata kunci: Anggota Tubuh, Komposisi, Semantik