Ibnul Arobi
Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan Genggong

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konstruksi Islam Rahmah Li Al-‘Alamin K.H. Ahmad Hasyim Muzadi Ibnul Arobi
HUMANISTIKA : Jurnal Keislaman Vol 4 No 1 (2018): January
Publisher : Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/humanistika.v4i1.29

Abstract

The problems raised in this paper are; how Islamic idea rahmah li al-'alamin K.H. Ahmad Hasyim Muzadi; and this paper reveals that the Islamic idea of rahmah li al-'alamin is a term that is contained in the Qur'an. This idea emerges as a form of reaction or response, in order to wean the lara that is engulfing the Islamic community, especially stigmatization addressed to Islam, as a religion contained in the teachings of seeds that can foster a Muslim to commit acts of violence. As a manifestation of the universalization of Islam, in the context of Indonesia, Islam rahmah li al-'alamin takes its form as presented by Walisongo, the pattern of Islam which is propagated by means of peace-building and wisdom to the existence of local culture (Indonesia). Keywords: Islam rahmah li al-'alamin and K.H. Ahmad Hasyim Muzadi.
Parameter Kebenaran Ilmu Pengetahuan (Sains) dalam Al-Qur’an Ibnul Arobi
HUMANISTIKA : Jurnal Keislaman Vol 5 No 1 (2019): January
Publisher : Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.038 KB) | DOI: 10.36835/humanistika.v5i1.148

Abstract

Kebenaran suatu ilmu pengetahuan benar-benar dapatdiketahui kebenarannya. Kebenaran merupakan puncak kajianepistemology yang bermuara pada metafisika. Esensi suatu kebenaranilmu adalah cocoknya informasi, atau teori dengan kenyataan objeksndiri. Dalam aspek-aspek dunia metafisis dan realitas mutlaktranscendental, parameter kebenaran itu adalah teks wahyu (al-Qur’andan Hadith) yang maknanya diketahui secara pasti menurut standarIjma’ dan logika untuk derajat “normal”. Parameter kebenaran suatuilmu pengetahuan dapat dibuktikan dalam al-Qur’an, didalamnyamemuat berbagai ilmu pengetahuan yang kebenarannya mutlakserta keasliannya yang tak dapat disangsikan lagi dan juga telahmemberikan kedudukan istimewa kepada al-Qur’an diantara kitabkitabsuci yang lain.