Dias Rizki Saputri
Universitas Negeri Semarang, Kampus Sekaran Gunungpati Semaran

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROSES PEMBELAJARAN SENI MUSIK BAGI SISWA TUNANETRA Saputri, Dias Rizki
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 13, No 1 (2013): (DOI & DOAJ Indexed, June 2013)
Publisher : Department of Drama, Dance, and Musik (Sendratasik), Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v13i1.2531

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, mendiskripsikan, dan menganalisis metode dan pelaksanaan pembelajaran musik bagi siswa tunanetra kelas VIII SMP Di SLB Negeri 1 Pemalang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan menunjukan bahwa metode pembelajaran siswa tunanetra hampir sama dengan metode pembelajaran pada siswa awas pada umumnya, yaitu sama-sama menggunakan metode ceramah, metode tanya jawab, metode demonstrasi, dan metode pemberian tugas. Namun cara penyampaian dan pelaksanaannya berbeda dengan siswa awas. Ada 3 tahap proses pembelajaran, yaitu: tahap perencanaan yang meliputi penentuan alokasi waktu, persiapan materi dan buku pembelajaran, juga persiapan media yang akan digunakan dalam proses belajar mengajar Tahap pelaksanaan meliputi penyajian materi dengan menggunakan metode ceramah, metode tanya jawab, metode demonstrasi, dan metode pemberian tugas. Tahap evaluasi meliputi waktu pemberian ujian, dan pelaksanaan evaluasi. Remedial tidak dilaksanakan. The goals of this research are to find out, describe, and analyze methods and implementation of music learning for the visually impaired students of VIII class at I Public Junior High School for the Physically Impaired at Pemalang. This research used qualitative approach. The finding shows that learning method of the visually impaired students is almost the same with that of regular public secondary schools, by means of lecturing, interview, demonstration method, task-assigning method. However, the deliverance and implementation of the learning is different from those of the regular students. Among the three stages of learning process include: planning which includes time allocation, material preparation, and learning materials, as well as media preparation for the learning and teaching process. The implementation stage includes topic presentation by lecturing, interview, demonstration and task-assigning methods. The evaluation stage includes time allocation for tests and evaluation implementation. Remedial test is not conducted.
PROSES PEMBELAJARAN SENI MUSIK BAGI SISWA TUNANETRA Saputri, Dias Rizki
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 13, No 1 (2013): June 2013
Publisher : Department of Drama, Dance and Music, FBS, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v13i1.2531

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, mendiskripsikan, dan menganalisis metode dan pelaksanaan pembelajaran musik bagi siswa tunanetra kelas VIII SMP Di SLB Negeri 1 Pemalang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan menunjukan bahwa metode pembelajaran siswa tunanetra hampir sama dengan metode pembelajaran pada siswa awas pada umumnya, yaitu sama-sama menggunakan metode ceramah, metode tanya jawab, metode demonstrasi, dan metode pemberian tugas. Namun cara penyampaian dan pelaksanaannya berbeda dengan siswa awas. Ada 3 tahap proses pembelajaran, yaitu: tahap perencanaan yang meliputi penentuan alokasi waktu, persiapan materi dan buku pembelajaran, juga persiapan media yang akan digunakan dalam proses belajar mengajar Tahap pelaksanaan meliputi penyajian materi dengan menggunakan metode ceramah, metode tanya jawab, metode demonstrasi, dan metode pemberian tugas. Tahap evaluasi meliputi waktu pemberian ujian, dan pelaksanaan evaluasi. Remedial tidak dilaksanakan. The goals of this research are to find out, describe, and analyze methods and implementation of music learning for the visually impaired students of VIII class at I Public Junior High School for the Physically Impaired at Pemalang. This research used qualitative approach. The finding shows that learning method of the visually impaired students is almost the same with that of regular public secondary schools, by means of lecturing, interview, demonstration method, task-assigning method. However, the deliverance and implementation of the learning is different from those of the regular students. Among the three stages of learning process include: planning which includes time allocation, material preparation, and learning materials, as well as media preparation for the learning and teaching process. The implementation stage includes topic presentation by lecturing, interview, demonstration and task-assigning methods. The evaluation stage includes time allocation for tests and evaluation implementation. Remedial test is not conducted.