Sjenny Anggraeni Indrawati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Media Film dalam Layanan Bimbingan Klasikal Terhadap Pemahaman Siswa Mengenai Bahaya Merokok Wiwin Andari; Indira Chanum Chalik; Sjenny Anggraeni Indrawati
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 1 No 2 (2012): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.299 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.012.20

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh pemberian media film dalam layanan bimbingan klasikal terhadap pemahaman mengenai bahaya merokok. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 40 Jakarta Utara pada bulan April-Mei 2012. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen jenis kuasi eksperimen, dengan menggunakan model Nonrandomized pre test-post test control goup design yaitu eksperimen yang dilaksanakan dengan menggunakan dua kelompok yaitu dengan melihat hasil pre test dan post test. Sampel diambil dengan menggunakan teknik Sampling Insidental. Penelitian ini menggunakan satu kelas dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelas X-5 dengan jumlah 38 siswa sehingga masing-masing terdiri dari 19 orang. Pengukuran sebelum dan sesudah layanan bimbingan klasikal yang menggunakan media film untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya merokok berbentuk tes pilihan ganda. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji-t pada taraf signifikan 0.05. Hasil uji normalitas dengan Shaphiro-Wilk diperoleh 0,07. Dengan demikian hasil yang diperoleh dari sampel yang berasal dari populasi berdistribusi normal. Hasil perhitungan homogenitas dengan rumus uji F menyatakan bahwa pada kelompok eksperimen data tidak homogen. Sedangkan pada kelompok kontrol data homogen. Pada uji hipotesis menggunakan perhitungan aplikasi software SPSS dengan rumus Independent sample t-test jadi, H0 diterima. Kesimpulan tidak terdapat pengaruh media film dalam layanan bimbingan klasikal terhadap pemahaman siswa mengenai bahaya merokok.
PERBANDINGAN SELF-REGULATED LEARNING PADA MAHASISWA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DI JURUSAN BIMBINGAN KONSELING PADA SEMESTER 100 UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA Aditiya Mapanji Wisnuwardana; Sjenny Anggraeni Indrawati; Meithy Intan Luawo
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1188.614 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.032.01

Abstract

Perguruan tinggi dapat menjadi waktu penemuan intelektual dan perkembangan diri, khususnya dalam ketrampilan verbal dan kuantitatif, berpikir kritis, dan pemikiran moral. Mahasiswa dituntut untuk lebih mandiri dalam belajar. Tujuan dari penelitia ini adalah untuk melihat Perbandingan Tingkat Self-Regulated Learning Pada Mahasiswa Laki-Laki Dan Perempuan Di Jurusan Bimbingan Konseling Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini dilakukan di jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Jakarta, Jalan Rawamangun Muka, Jakarta Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Jakarta yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan yang aktif pada semester 100 tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 309 orang, sedangkan pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan menggunakan sampel kuota dengan 80 responden, masing- masing 40 untuk tiap jenis kelamin. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan teknik analisis Uji Mann-Whitney U-Test.yang dilakukan dengan aplikasi Statistic Product and Service Solution (SPSS) versi 16.0, diperoleh data Self-Regulated Learning mahasiswa perempuan lebih tinggi dibandingkan dengan Self-Regulated Learning mahasiswa laki-laki (245.30 < 261.02) dilihat dari Mean. Berdasarkan Levene’s test untuk uji homogenitas(perbedaan varians). Tampak bahwa F=4,304 (p=0,041). Karena nilai t (- 2,081) lebih rendah dibandingkan taraf signifikansi (0,05), maka dapat dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan antara skor Self-Regulated Learning pria dan wanita. Dengan kata lain data Self-Regulated Learning antara mahasiswa laki-laki dan perempuan tidak homogen.