Dharma Setiawaty
Program Studi Bimbingan dan Konseling FIP UNJ

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU BK (Survei pada Guru Bimbingan dan Konseling Sekolah Menengah Pertama dan Sederajat Se-Kecamatan Citeureup) Dewi Sapto Rini; Dewi Justitia; Dharma Setiawaty
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 5 No 1 (2016): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.296 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.051.05

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran empirik mengenai kompetensi kepribadian guru bimbingan dan konseling di SMP/ sederajat se-Kecamatan Citeureup. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan jenis survei. Populasi penelitian ini adalah guru BK di SMP/ sederajat se-Kecamatan Citeureup. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 34 responden. Pengumpulan data menggunakan instrumen kompetensi kepribadian guru BK. Pengujian instrumen diolah menggunakan Microsoft Excel. Uji validitas dari 34 butir pernyataan didapatkan 29 butir pernyataan valid dan 5 butir pernyataan drop. Uji reliabilitas menunjukan angka sebesar 0,99 yang berarti kehandalan instrumen sangat tinggi. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru BK di SMP/sederajat se-Kecamatan Citeureup yang berada pada kategori kompeten sebanyak 26 guru BK (76,5%), sedangkan yang berada pada kategori tidak kompeten sebanyak 8 orang (23,5%). Berdasarkan hasil tersebut dapat diketahui bahwa kompetensi kepribadian guru BK di SMP/sederajat seKecamatan Citeureup pada umumnya berada pada kategori kompeten yang berarti guru BK sudah mampu menampilkan kepribadian yang baik sebagai guru BK di sekolah. Meskipun begitu, masih perlu adanya pengembangan terutama terhadap guru BK yang tidak kompeten. Rekomendasi ditujukan kepada guru BK agar terus belajar dan senantiasa meningkatan kompetensi kepribadiannya. Kata Kunci: Kompetensi, kepribadian, guru bimbingan dan konseling.
GAMBARAN KETERBUKAAN DIRI (Studi Deskriptif pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 48 Jakarta) Dwiny Yusnita Sari; Wirda Hanim; Dharma Setiawaty
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 5 No 1 (2016): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.669 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.051.08

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran keterbukaan diri siswa kelas VIII di SMP Negeri 48 Jakarta. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan jenis penelitian survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 288 siswa dengan menggunakan teknik sampling simple random sampling dilakukan secara acak dengan undian sehingga 144 siswa digunakan sebagai sampel. Pengumpulan data menggunakan instrumen keterbukaan diri yang dibuat berdasarkan teori dari Johnson. Berdasarkan hasil uji coba dari 105 butir pernyataan, diketahui 86 butir valid dan 19 butir drop, karena jumlah pernyataan yang valid pada tiap indikator berbeda, maka butir pernyataan di tiap indikator diseimbangkan. Hal ini dilakukan agar masing-masing indikator memiliki keterwakilan yang sama sehingga jumlah instrumen final sebanyak 62 butir pernyataan dengan realibilitas 0,731 yang berarti cukup. Keseluruhan hasil penelitian menunjukkan keterbukaan diri siswa kelas VIII di SMP Negeri 48 Jakarta berada dalam kategori sedang. Sebanyak 17 siswa (12%) berada dalam kategori tinggi yang berarti mampu terbuka dirinya dalam komunikasi, sebanyak 118 siswa (81,95%) berada dalam kategori sedang yang berarti cukup mampu terbuka dirinya dalam komunikasi, dan sebanyak 9 siswa (6,25%) berada dalam kategori rendah yang berarti kurang mampu terbuka dirinya dalam komunikasi. Kata Kunci : Keterbukaan Diri Siswa