Endang Isnaeni
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN PERENCANAAN KARIR SISWA MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK PADA SISWA KELAS XII IPA DI SMA N 8 PURWOREJO (Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling) Suhas Caryono; Endang Isnaeni
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1596.399 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.032.21

Abstract

Dalam rentang kehidupannya, individu dihadapkan pada serangkaian tugas perkembangan karir yang sesuai dengau tahapan usianya. Siswa harus mampu membuat perencauaan karir, sebelum akhirnya memutuskan untuk memilih karir tertentu. Perencanaan karir bemanfaat bagi siswa, yakni meminimalkan kemungkinan dibuatnya kesalahan- kesalahan yang berat dalam memilih alternatif-alternatif yang tersedia. Individu yang mempunyai perencanaan karir yang sesuai akan lebih siap dalam menghadapi masa depan yang terkait dengan kehidupan karirnya. Layanan Bimbingan Kelompok dipercaya cukup efektif dalam membantu terjadinya perubahan-perubahan perilaku adaptif siswasiswa yang masalah perencanaan karir. Penelitian ini adalah merupakan penelitian tindakan bimbingan dan konseling. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keberhasilan kegiatan layanan bimbingan kelompok dalam upaya peningkatan kemampuan perencanaan karir siswa kelas XII IPA di SMA Negeri 8 Purworejo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan kegiatan layanan bimbingan kelompok dalam upaya peningkatan kemampuan perencanaan karir siswa kelas XII IPA di SMA Negeri 8 Purworejo mencapai 100% siswa (subyek penelitian). Hasil akhir penelitian tindakan bimbingan dan konseling menunjukkan rata-rata nilai gabungan subyek penelitian menunjukkan nilai 3.83 atau dalam kategori baik. Sedangkan secara rata-rata perbandingan nilai sebelum pelaksanaan PTBK dengan siklus II terjadi peningkatan 319% dengan peningkatan tertinggi 400% dan peningkatan terendah 233%.
UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS BIMBINGAN KLASIKAL MELALUI BAHAN AJAR BERBASIS KOMPUTER PADA KELAS XI TPA DI SMK N 1 PURWOREJO (Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling) Endang Isnaeni; Suhas Caryono
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1153.761 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.031.07

Abstract

Layanan bimbingan klasikal membutuhkan pendekatan yang dapat mengaktifkan siswa dalam penyampaian materi layanan. Disamping pelaksanaan proses pembelajaran (penyampaian materi layanan) dalam suasana komunikasi dua arah, diharapkan siswa juga dapat melakukannya dalam suasana komunikasi multi arah. Media berbasis komputer dalam pengembangan media pembelajaran yang di gunakan dalam bimbingan dan konseling sering kali disebut dengan multimedia bimbingan klasikal karena kemampuan media komputer dalam menyampaikan pesan melalui media visual, media audio, text baik berupa rekaman atau berupa media siaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan dan konseling. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kualitas bimbingan klasikal melalui bahan ajar berbasis computer pada kelas XI TPA di SMK Negeri 1 Purworejo. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, setelah dievaluasi dan dianalisis dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan ajar berbasis komputer dapat meningkatkan kualitas layanan bimbingan klasikal pada siswa kelas XI TPA SMK Negeri 1 Purworejo. Hal ini terlihat dari tingkat keberhasilan setiap aspek kualitas proses dan hasil layanan bimbingan klasikal yang mengalami peningkatan pada siklus 2 dan telah memenuhi bahkan melebihi masing-masing target yang diharapkan. Keberanian siswa dalam bertanya dan mengemukakan pendapat pada siklus 1 sebesar 66,67% meningkat menjadi 76,67% pada siklus 2.