Windi Afifah
Universitas Negeri Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Profil Dukungan Sosial-Psikologis Yang Dibutuhkan Dan Diperoleh Orangtua Dengan Anak Sakit Kanker (Survey Di Komunitas Kantong Doraemon) Windi Afifah; Meithy Intan Rukia Luawo
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 9 No 1 (2020): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.049 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.091.09

Abstract

Orangtua dengan anak sakit kanker membutuhkan dukungan sosial-psikologis untuk membantunya menghadapi kondisi yang ada. Dukungan sosial-psikologis adalah bantuan yang diterima oleh seseorang dari orang lain dalam bentuk dukungan emosional, bantuan instrumental, memberi informasi, penilaian diri dan interaksi yang mendukung agar dapat meningkatkan kualitas hidup seseorang. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran mengenai dukungan sosial-psikologis yang dibutukan dan diperoleh orangtua dengan anak sakit kanker di komunitas kantong doraemon. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah 20 partisipan yang memiliki anak sakit kanker di komunitas dengan menggunakan teknik sampling jenuh, yang berarti seluruh populasi digunakan. Pengumpulan data menggunakan instrumen angket sosial-psikologis yang dibutuhkan dan diperoleh. Temuan dari hasil penelitian ini adalah: (1) Dukungan sosial-psikologis yang dibutuhkan mendapatkan hasil pada tiga kategori, yaitu 45% tinggi, 35% sedang dan 20% rendah; (2) Dukungan sosial-psikologis yang diperoleh mendapatkan hasil pada tiga kategori, yaitu 25% tinggi, 55% sedang dan 20% rendah; (3) Dari lima indikator dukungan sosial-psikologis yang dibutuhkan dan diperoleh, masing-masing mendapatkan nilai yang beragam karena adanya berbagai faktor. Bagi orangtua dengan dukungan sosial-psikologis yang dibutuhkan dan diperoleh termasuk kategori tinggi maka akan berfungsi dengan baik karena kesesuaian diantara keduanya. Namun bagi orangtua yang belum memperoleh dukungan sosial-psikologis sesuai dengan yang dibutuhkan, maka penyedia dukungan berperan penting untuk memenuhi dukungan sosial-psikologis tersebut.