Herdi
Universitas Negeri Jakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Buku Bantuan Diri Dengan Teknik Restrukturisasi Kognitif Untuk Meningkatkan Harga Diri Remaja Putus Cinta di DKI Jakarta Fadhilla Firdhausya Firdhausya; Herdi
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 10 No 2 (2021): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.363 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.102.03

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku bantuan diri untuk meningkatkan harga diri menggunakan teknik restrukturisasi kognitif pada remaja yang mengalami putus cinta di DKI Jakarta. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik convenience sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian berbasis desain (Design-Based Research) yang terdiri dari tahap analisis masalah dan eksplorasi, desain dan konstruksi, serta evaluasi dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket kepada remaja putus cinta. Berdasarkan hasil uji ahli media mendapatkan skor 85% (sangat layak) dan uji ahli materi mendapatkan skor 78.4% (layak). Buku bantuan diri untuk meningkatkan harga diri terbagi menjadi 5 bagian yang terdiri dari mengukur tingkat harga diri, mengenal harga diri, mengamati pengalaman awal kehidupan, putus cinta sebagai peristiwa menyakitkan, dan membangun harga diri melalui tahapan restrukturisasi kognitif. Dapat disimpulkan bahwa buku bantuan diri dianggap layak namun masih perlu diperbaiki terkait penggunaan bahasa agar sesuai dengan target penelitian yaitu remaja. Penelitian ini dapat dilanjutkan dengan uji coba pilot untuk menilai efektivitas buku bantuan diri.
PELAKSANAAN MANAJEMEN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMA BERDASARKAN LATAR BELAKANG PENDIDIKAN Rif’ah Purnamasari; Herdi
Jurnal Selaras : Kajian Bimbingan dan Konseling serta Psikologi Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/Jsvol2iss1pp1

Abstract

ABSTRACT The presence of guidance and counseling services was born from a combination of psychology and education. In practice, this is a pedagogical action that prevents participants in school, whereas counseling is a curative effort that is not carried out by the supervisor and counseling with techniques adapted in science. The combination of these two sciences is a skill and competency that must be mastered by the guidance and counseling teacher not from the educational background of guidance and counseling. Some schools were invited by non Guidande and Counseling graduates who were invited as Guidance and Counseling teachers. In the implementation of the data obtained showed that 74% were high in the implementation of Guidance and Counseling management by pure Guidance and Counseling teachers and 54% by teachers with non-Guidance and Counseling educational backgrounds. In this study, the guidance management played by Counseling and Guidance teachers with a Guidance and Counseling or non-Guidance and Counseling educational background in schools still needs a lot of improvement. The subjects of the study were all Guidance and Counseling teachers with the background of Bachelor Degree of Counseling and Guidance and non-Guidance and Counseling in Babelan District. This research used descriptive quantitative method. The instrument used is the Likert scale model. Data were analyzed using statistics with comparative analysis. Keyword: guidance management and counseling, competency counselors, comprehensive Counseling and Guidence ABSTRAK Hadirnya layanan bimbingan dan konseling terlahir dari perpaduan ilmu psikologi dan pendidikan. Pada pelaksanaannya bimbingan merupakan tindakan pedagogi yang bersifat preventif terhadap indikasi kemungkinan terjadinya suatu permasalahan pada siswa di sekolah, sedangkan konseling adalah upaya kuratif akibat tidak maksimalnya upaya preventif yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling dengan teknik-teknik yang diadopsi dalam ilmu psikologi. Perpaduan kedua ilmu ini menjadi keterampilan dan kompetensi yang harus dikuasai oleh guru bimbingan dan konseling meski bukan berlatar belakang pendidikan bimbingan dan konseling. Beberapa sekolah ditangani oleh sarjana non Bimbingan dan Konseling yang berperan sebagai guru BK, pada pelaksanaannya data yang diperoleh menunjukan 74% tinggi pada pelaksanaan manajemen BK oleh guru BK murni dan sedang 54% oleh guru berlatar pendidikan non-BK. Pada penelitian ini manajemen bimbingan konseling yang diperankan oleh guru BK berlatar belakang pendidikan BK ataupun non-BK di sekolah masih perlu banyak dilakukan peningkatan. Subjek penelitian adalah seluruh guru BK berlatar belakang S1 BK dan Non-BK Kecamatan Babelan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Instrument yang digunakan yakni skala model likert. Data dianalisis menggunakan statistic dengan analisis komparasi. Kata Kunci: Bimbingan dan Konseling, komprehensi manajemen Bimbingan dan Konseling, kompetensi konselor
Cognitive Behaviour Therapy untuk Mereduksi Kecemasan Berbicara di Depan Umum pada Mahasiswa: Naratif Literature Review Lilis; Herdi; Happy Karlina Marjo
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.5968

Abstract

Kemampuan berbicara di depan umum adalah keterampilan penting bagi mahasiswa, namun hal ini seringkali menimbulkan kecemasan dan tantangan bagi mereka. Kecemasan berbicara di depan umum tidak bisa dianggap wajar jika terjadi terus menerus dan berlebihan. Maka perlu dilakukan intervensi agar dapat mengurangi kecemasan yang dialami. Salah satu teknik yang dibuktikan efektif mereduksi kecemasan berbicara di depan umum adalah Cognitive Behaviour Therapy (CBT). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengintegrasikan temuan kunci dari berbagai sumber literatur tentang intervensi kecemasan berbicara dengan menggunakan CBT. Motode penelitian ini adalah penelitian narrative literature review. Topik penelitian yang dibahas berupa CBT untuk mereduksi kecemasan mahasiswa berbicara di depan umum. Berdasarkan berbagai penelitian dapat disimpulkan bahwa CBT efektif untuk mereduksi kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa. Kata kunci: cognitive behaviour therapy, kecemasan, mahasiswa
Analisis Kebutuhan Pengembangan Buku Bantuan Diri Berbasis Cognitive Behaviour Therapy untuk Mereduksi Kecemasan Berbicara di Depan Umum bagi Mahasiswa Lilis; Herdi; Happy Karlina Marjo
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berbicara di depan umum adalah hal penting yang mesti dimiliki mahasiswa untuk dapat mengikuti perkuliahan dengan baik. Namun, bagi sebagian mahasiswa yang memiliki kecemasan berlebihan, berbicara di depan umum bukan hal mudah. Penelitian ini adalah tahap awal penelitian pengembangan buku bantuan diri (self-help book) berbasis CBT untuk mereduksi kecemasan berbicara di depan umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kebutuhan model buku bantuan diri berdasarkan studi pustaka dan kuisioner untuk menggali persepsi mahasiswa terkait buku bantuan diri. Penelitian ini merupakan penelitian kuntitatif deskriptif. Data diperoleh melalui pengisian kuesioner analisis kebutuhan tentang pengembangan buku bantuan diri. Sumber data pada penelitian adalah mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran islam (KPI) di Sukabumi yang berjumlah 73 0rang. Berdasarkan penelitian disimpulkan bahwa perlunya dikembangkan buku bantuan diri berbasis CBT untuk mereduksi kecemasan berbicara di depan umum bagi mahasiswa yang isi sesuai dengan teknik CBT dan penyajiannya menarik dan mudah difahami. Hasil penelitian ini penting untuk mewujudkan hadirnya pengembangan buku bantuan diri yang menarik bagi mahasiswa.