Prihatiningsih Prihatiningsih
Balai Penelitian Perikanan Laut, Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PARAMETER POPULASI IKAN KAKAP MERAH (Lutjanus malabaricus) DI PERAIRAN LAUT JAWA BAGIAN TIMUR Wahyuningsih Wahyuningsih; Prihatiningsih Prihatiningsih; Tri Ernawati
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 5, No 3 (2013): (Desember 2013)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.185 KB) | DOI: 10.15578/bawal.5.3.2013.175-179

Abstract

Ikan kakap merah (Lutjanus malabaricus) merupakan jenis ikan demersal dari famili Lutjanidae yang bernilai ekonomis penting di Indonesia. Penelitian dilakukan dari bulan Januari sampai dengan November 2012 di Brondong, Lamongan – Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa aspek parameter populasi (Lc, Lm, L∞, t0, K, Z, E, M, F) dari ikan kakap merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang rata-rata kakap merah yang tertangkap belum sempat melakukan pemijahan (Lc<Lm). Persamaan pertumbuhan ikan kakap merah adalah Lt = 97,65 (1 – e-0,220(t+0,024)). Mortalitas alami (M) adalah 0,49 tahun-1, mortalitas karena penangkapan (F) = 0,55 tahun-1 sehingga mortalitas total (Z) = 1,04 tahun-1. Nilai eksploitasi (E) pada kakap merah (Lutjanus malabaricus) adalah 0,53. Hal itu menunjukkan bahwa tingkat pemanfaatannya sudah mencapai tingkat optimum. Red snapper (Lutjanus malabaricus) is a demersal fish species of the family Lutjanidae important economic value in Indonesia. The study was conducted from January to November 2012 in Brondong, Lamongan. This study aims to determine some aspects of population parameters (Lc, Lm, L ∞, t0, K, Z, E, M, F) of red snapper. The results showed that the average length of red snapper caught yet had a chance to spawning (Lc <Lm). Red snapper growth equation was Lt = 97.65 (1 - e-0, 220 (t +0.024)). Natural mortality (M) was 0.49 year-1, mortality from fishing (F) = 0.55 per year-1 so that total mortality (Z) = 1.04 per year-1. Value of exploitation (E) on the red snapper (Lutjanus malabaricus) is 0.53. It shows that the optimum level of relative utilization.
BIOLOGI REPRODUKSI DAN KEBIASAAN MAKAN IKAN PETEK (Leiognathus splendens) DI PERAIRAN BANTEN DAN SEKITARNYA Prihatiningsih Prihatiningsih; Pustika Ratnawati; Muhamad Taufik
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 7, No 1 (2015): (April 2015)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.815 KB) | DOI: 10.15578/bawal.7.1.2015.1-8

Abstract

Ikan petek (Leiognathus splendens) adalah salah satu jenis ikan demersal yang cukup banyak tertangkap di perairan pantai Laut Jawa seperti di perairan Banten dan sekitarnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui, biologi reproduksi dan kebiasaan makan ikan petek. Pengambilan contoh ikan petek dilakukan di Kronjo dan Cituis (Tangerang, Banten) pada Januari-Desember 2012 dengan alat tangkap jaring cantrang. Hasil penelitian menunjukkan pola pertumbuhan ikan petek jantan dan betina bersifat allometrik negatif. Nilai faktor kondisi ikan petek jantan berkisar 1.483–1.937 dengan rata-rata 1,702 dan betina berkisar 1.214-2.043 dengan rata-rata 1,768. TKG ikan petek jantan dan betina berada pada stadia I–IV dan diduga musim pemijahan terjadi beberapa kali dalam setahun dan puncaknya terjadi pada September. Fekunditas ikan petek berkisar 6.483–32.712 butir telur dengan rata-rata 23.880 butir dengan ukuran diameter telur berkisar 134–402 µm dengan rata-rata 268 µm. Ikan petek merupakan jenis ikan omnivora dengan makanan utamanya yaitu fitoplankton maupun zooplankton, makanan pelengkapnya molluska dan krustasea dan makanan tambahannya polychaeta, larva bivalva dan larva gastropoda.