Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KARAKTER PANJANG, HUBUNGAN PANJANG-BOBOT DAN KONDISI IKAN NYALIAN BULUH (Rasbora argyrotaenia BLEEKER, 1849) DI CATUR DANU BALI I Nyoman Yoga Parawangsa; Prawira Atmaja Rintar Pandapotan Tampubolon; Nyoman Dati Pertami
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 13, No 1 (2021): (April) 2021
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bawal.13.1.2021.45-55

Abstract

Ikan nyalian buluh (Rasbora argyrotaenia) merupakan spesies ikan yang menyebar di catur danu Bali. Penelitian karakter biologi spesies ikan ini di catur danu Bali masih terbatas. Penelitian ini dilakukan dari Agustus 2017 sampai Juli 2018 dengan tujuan untuk memperoleh hubungan karakter panjang, hubungan panjang-bobot dan dugaan kondisi ikan nyalian buluh di catur danu Bali. Sampling dilakukan dengan metode purposive sampling yang dilakukan secara bergantian setiap bulannya. Hasil menunjukkan hubungan karakter panjang ikan nyalian buluh di catur danu Bali memiliki korelasi kuat untuk tiap tipe pengukuran (R>0,96). Persamaan hubungan panjang-panjang ikan nyalian buluh di Danu Tamblingan, PC = 1,1217PB - 0,9947; PT = 1,1759PB + 3,657; PT = 1,0525PC + 4,5435, di Danu Buyan, PC = 1,091PB + 1,7375; PT = 1,1785PB + 3,029; PT = 1,0742PC + 1,5009, di Danu Beratan, PC = 1,091PB + 2,7818; PT = 1,178PB + 4,8692; PT = 1,0751PC + 2,2718 dan di Danu Batur, PC = 1,105PB + 1,7529; PT = 1,2051PB + 3,3616; PT = 1,0863PC + 1,8183. Ukuran panjang baku (PB) menjadi penduga bobot paling akurat ikan nyalian buluh di catur danu Bali. Pola pertumbuhan panjang-bobot bersifat alometrik positif dan isometrik, serta masih berada dalam kondisi baik dengan nilai faktor kondisi relatif antara 0,62-1,40.Silver rasbora (Rasbora argyrotaenia) is a fish species that inhabits in four lakes in Bali. Research related to biological character for this species is limited in four lakes in Bali. This research was conducted from August 2017 to July 2018 withthe aims of this research was to revealcharacteristic of length, length-weight relationship and condition of silver rasbora in four lakes in Bali. Sampling method is purposive sampling which did alternately every month. The result shown, length-length relationship of silver rasbora in four lakes in Bali has strong correlation (R>0.96) for each measurement method. The equation of length-length relationship silver rasbora in Tamblingan Lake, FL = 1.1217SL - 0.9947; TL = 1.1759SL + 3.657; TL = 1.0525FL + 4.5435, in Buyan Lake, FL = 1.091SL + 1.7375; TL = 1.1785SL + 3.029; TL = 1.0742FL + 1.5009, in Beratan Lake, FL = 1.091SL + 2.7818; TL = 1.178SL + 4.8692; TL = 1.0751FL + 2.2718 andin Batur Lake, FL = 1.105SL + 1.7529; TL = 1.2051SL + 3.3616; TL = 1.0863FL + 1.8183.The standard length (SL) is the most accurate measure in estimating the weight for silver rasbora in four lakes in Bali. The growth patterns of silver rasbora are positive allometric and isometric, andstill in good condition with a relative condition factor value ranging between 0.62-1.40.
KARAKTER MORFOMETRIK DAN MERISTIK IKAN EKOR PEDANG (Xiphophorus helleri Heckel, 1848) DI DANAU BUYAN, BULELENG, BALI I Nyoman Yoga Parawangsa; Prawira A. R. P Tampubolon; Nyoman Dati Pertami
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 11, No 2 (2019): (Agustus) 2019
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.699 KB) | DOI: 10.15578/bawal.11.2.2019.103-111

Abstract

Ikan ekor pedang bukan merupakan ikan asli Indonesia. Ikan ini berasal dari Amerika Tengah dan dilaporkan menyebabkan kerugian di beberapa perairan yang dihuninya. Ikan ekor pedang merupakan ikan kedua yang paling banyak tertangkap di Danau Buyan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap karakter morfometrik dan meristik, hubungan panjang bobot dan hubungan panjang total-panjang baku pada dua varian ikan ekor pedang di Danau Buyan yang memiliki warna tubuh yang berbeda. Penelitian dilakukan pada bulan Januari sampai April 2018. Ikan yang diamati berjumlah 160 ekor. Pengamatan meliputi pengukuran 12 karakter morfometrik tradisional, 14 karakter truss morphometric, penghitungan empat karakter meristik, dan penimbangan bobot. Panjang total ikan ekor pedang jantan dan betina pada varian I adalah 43,94 - 79,47 mm dan 43,81 - 115,80 mm dengan nilai b= 2,90 dan b= 2,98. Kemudian, panjang total ikan ekor pedang pada varian II adalah 45,76 - 83,91 mm untuk ikan jantan dan 41,43 - 88,49 mm untuk ikan betina dengan nilai b= 2,80 dan b= 3,07. Karakter meristik pada kedua varian ikan ekor pedang baik jantan dan betina adalah D. 12-13 ; A. 8 - 9. Hubungan panjang bobot ikan ekor pedang pada kedua varian menunjukan pertumbuhan isometrik. Berdasarkan pengamatan dalam penelitian ini, diketahui tidak terdapat perbedaan pada dua varian ikan ekor pedang di Danau Buyan.Green swordtail is not originally from Indonesia, but from Central America. This fish was reported harmful in some freshwater ecosystem. Green swordtail was the second most caught fish in Buyan Lake. The aims of this research were to reveal morphometric and meristic characters, length-weight relationship and total length-standard length relationship on two variants of green swordtail with the different color in Buyan Lake. This research was conducted from January to April 2018 in Buyan Lake. The number of measured and weighed fish were 160 individuals. There were 12 traditional morphometric characters, 14 truss morphometric characters, and four meristic characters observed. Respectively, the total length for green swordtail variant I male and female were 43.94 - 79.47 mm and 43.81 - 115.80 mm. The b value for both of the variant I were 2.90 and 2.98. For the variant II, the total length was 45.76 - 83.91 mm for male fish and 41.43 - 88.49 for female. The b value for variant II were 2.80 and 3.07 for male and female respectively. Meristic characters for all variant and sex was D 12 - 13; A 8 - 9. The growth pattern was isometric. There is no difference in the body shape between the variant of green swordtail fish.
HUBUNGAN PANJANG-PANJANG, POLA PERTUMBUHAN DAN KONDISI IKAN NYALIAN, Barbodes binotatus (VALENCIENNES, 1842) DI EMPAT DANAU DI PULAU BALI I Nyoman Yoga Parawangsa; Prawira Atmaja Tampubolon; Nyoman Dati Pertami
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 15, No 1 (2023): (APRIL) 2023
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bawal.15.1.2023.14-24

Abstract

The relationship between length type, length-weight relationship and condition factors is an initial approach to fisheries management. Research related to that issue on spotted barb (Barbodes binotatus) in four lake ecosystems in Bali has never been published. This study aims to reveals information related to the relationship of length character, growth patterns and conditions of B. binotatus in four lake ecosystems in Bali. Fish sampling was carried out from August 2017 to July 2018 at Tamblingan Lake, Buyan Lake, Beratan Lake and Batur Lake which were carried out alternately. The results of this study revealed that the total length (TL), fork length (FL) and standard length (SL), each type of measurement can be used to estimate the weight of B. binotatus, but standard length was the most suitable type of measurement in estimating weights. This fish species has a positive allometric growth pattern (b>3) with an estimated condition that is in good condition.