Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

POLA DAN MUSIM PEMIJAHAN IKAN TONGKOL KOMO (Euthynnus affinis Cantor, 1850) DI LAUT JAWA Thomas Hidayat; Endah Febrianti; Yoke Hani Restiangsih
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 8, No 2 (2016): (Agustus 2016)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.486 KB) | DOI: 10.15578/bawal.8.2.2016.101-108

Abstract

Ikan tongkol komo (Euthynnus affinis, Cantor 1850) merupakan salah satu jenis kelompok ikan pelagis besar yang banyak didaratkan oleh armada jarring insang dan pukat cincin di Tegal. Tersedianya data dan informasi tentang pola dan musim pemijahan merupakan bagian dari pengetahuan yang diperlukan untuk mengetahui status sumberdaya bagi upaya pengelolaanya. Penelitian ini ditujukan untuk mendapatkan pola dan musim pemijahan ikan tongkol komo di Laut Jawa khususnya di pantai Tegal dan sekitarnya. Penelitian dilakukan pada bulan Februari-Desember 2012 di tempat pendaratan ikan kota Tegal, Jawa Tengah. Pendugaan pola pemijahan berdasarkan pengamatan sebaran frekuensi diameter telur sedangkan pendugaan musim pemijahan menggunakan pendekatan Indeks Kematangan Gonad (IKG) atau Gonado somatic index (GSI) bulanan. Analisis data oseanografi khususnya suhu permukaan laut (SPL) dan konsentrasi klorofil-a berdasarkan citra satelit Aqua Modis digunakan sebagai data dukung musim pemijahan. Hasil penelitian menunjukkan pola pemijahan tongkol komo di Laut Jawa memiliki strategi reproduksi beberapa kali memijah (partial spawner). Fekunditas berkisar antara 225.760-2.601500 telur. Musim pemijahan terjadi pada Juni-Agustus dimana konsentrasi klorofil-a tinggi.Kawakawa (Euthynnus affinis, Cantor 1850) is one of large pelagic species group caught by drift gill nets and purse seine fisheries in the Java Sea. The information of spawning characteristics is crucial for fisheries management. This research aims to determine the spawning strategy of kawakawa in the Java Sea mainly in Tegal and adjacent waters. Observation has been conducted during February-December 2012 in Tegal, Central Java. The estimation the spawning season determined by using Gonad somatic index (GSI) and investigated with profiling oceanographic data on sea surface temperature (SST) and concentration of chlorophyll-a derived from Aqua Modis satellite imagery. The results showed the reproductive strategy of kawakawa in the Java Sea is partial spawner. Fecundity ranged between 225,760-2,601,500 eggs and the spawning season occurs in June-August where concentrations of chlorophyll-a high.
The Biology of Kawa-Kawa (Euthynnus affinis), in The Java Sea: Biologi Ikan Tongkol Komo (Euthynnus affinis) di Laut Jawa Thomas Hidayat; Teguh Nugroho; Umi Chodrijah
Tropical Fisheries Management Journal Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis
Publisher : Departement of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2682.112 KB) | DOI: 10.29244/jppt.v2i1.25315

Abstract

Ikan tongkol komo (Euthynnus affinis) termasuk salah satu ikan pelagis ekonomis penting yang tertangkap di Laut Jawa. Data dan informasi tentang ikan tongkol komo di Laut Jawa masih terbatas, sehingga perlu dilakukan penelitian biologi ikan ini. Penelitian beberapa aspek biologi ikan tongkol komo dilakukan dari bulan Januari sampai Desember 2012. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa aspek biologi tongkol komo yang meliputi hubungan panjang dan berat, nisbah kelamin, tingkat kematangan gonad, ukuran rata-rata pertama kali tertangkap dan ukuran rata-rata pertama kali matang gonad dan kebiasaan makan. Pengukuran panjang ikan dilakukan secara acak proporsional, sampel ikan dibedah untuk mengetahui kematangan gonad, nisbah kelamin, dan jenis makanan. Hasil penelitian menunjukkan sebaran frekuensi panjang ikan tongkol komo antara 13-55 cm dengan modus 25 cm. Pertumbuhan tongkol komo bersifat isometrik dan perbandingan jumlah kelamin jantan dan betina menunjukkan nisbah kelamin dalam kondisi seimbang. Ukuran rata-rata pertama kali tertangkap (Lc) dengan mini purse seine adalah 31,75 cm. Ukuran rata-rata pertama kali matang gonad (Lm) adalah 33,7 cm. Ikan tongkol komo tergolong ikan karnivora yang mangsanya meliputi berbagai jenis ikan dan moluska.