Nur Irsyadiah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pola Asuh Orang Tua terhadap Minat Belajar di SMKN 5 Jakarta Timur Sarah Nurul Fadhilah; Nur Irsyadiah
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1 (2024): Education and Islamic Studies (Januari-Juni)
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v5i1.286

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh salah satu faktor yang dapat meningkatkan minat belajar peserta didik yaitu pola asuh orang tua terhadap peserta didik. Pola asuh dari orang tua dalam proses belajar dapat membantu dan mendorong semangat belajar yang tinggi pada peserta didik sehingga akan mudah dalam mencapai prestasi belajar yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidak nya pengaruh perhatian orang tua terhadap minat belajar peserta didik di SMKN 5 Jakarta Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan kuantitatif, metode penarikan sampel dilakukan dengan Simple Random Sampling, dengan jumlah responden 30 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika dilihat dari segi uji koefisien Product Moment menghasilkan "rxy" atau "ro" sebesar 0,619 sedangkan "r" pada taraf signifikan 5% = 0,361 dan taraf signifikan 1% = 0,463. Dengan demikian dapat diketahui bahwa "ro" > "r" baik pada taraf 5% atau 1%. Maka Hipotesis Alternatif (Ha) diterima atau disetujui, sementara Hipotesis Nihil (Ho) ditolak atau tidak disetujui. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pada pola asuh orang tua terhadap minat belajar peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat korelasi yang kuat/tinggi dari pengaruh interaksi sosial terhadap motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran PAI dengan nilai 0,619 atau 61%.
Women’s Social Interaction in Baduy Indigenous Education: An Etnographic Field Study of Local Wisdom Practices in South Banten Indonesia Nur Irsyadiah; Siti Uswatun Khasanah
Attractive : Innovative Education Journal Vol. 7 No. 2 (2025): Attractive : Innovative Education Journal
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/aj.v7i2.1627

Abstract

This study examines the challenges of media education in addressing the spread of hoaxes among Generation Z, who are digital natives living in the digital era. Although Generation Z has extensive access to technology and social media, their levels of digital literacy vary significantly, particularly in information verification and digital ethics. Their susceptibility to hoaxes is influenced by the intensity of social media use, limited critical thinking skills, and the insufficient integration of media literacy into formal education. Using a literature review method, this study analyzes the characteristics of Generation Z, the factors contributing to their vulnerability to hoaxes, and effective strategies for strengthening media literacy. The findings highlight the need for comprehensive, collaborative, and adaptive media literacy education that aligns with technological developments and the specific characteristics of Generation Z, enabling them to become smart, critical, and responsible digital citizens. This study contributes to the understanding of how media education can be optimized to enhance Generation Z’s resilience against misinformation, offering a conceptual framework for developing more effective and contextually relevant media literacy programs.