Muhammad Abdul Ghafur
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Alat Pengendali Arus pada Mesin DC-400 Berbasis Mikrokontroler dan Android Didi Istardi; Muhammad Abdul Ghafur; Nugroho Pratomo Ariyanto
JURNAL INTEGRASI Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Integrasi - Oktober 2018
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/ji.v10i2.907

Abstract

Power source is a device that serves to supply electrical current in type of welding SMAW (Shield Metal Arc Welding), an example is DC-400 machine. The output current of machine is set using a knob on the output control panel in order to generate heat as needed welding. Along with the development, welder realized that there are limitations in the way of controlling current on the machine. Distance control that requires users to go directly to the machine caused inefficiency in work. Therefore, we need a controller for adjusting the output current from long distance. It is necessary to create "Current Control Device for DC-400 Machine Based Microcontroller and Android". This device can adjust the output current value from long distance and wireless which is a microcontroller as the central controller and android as the input source. From the results of research, the greater value of R1 in potentiometer is set, the greater welding current is generated. The average error between the welding current using the knob and remote is 4.65%.
Kuat Lentur Balok Beton Bertulang Berdasarkan Umur dan Rasio Tulangan dengan Persentase GGBFS 40% dan Fly Ash 10% Muhammad Abdul Ghafur; Ming Narto Wijaya; Lilya Susanti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan limbah industri berupa Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS) 40% dan Fly Ash 10% sebagai substitusi sebagian semen merupakan solusi efektif dalam memproduksi beton ramah lingkungan. Karakteristik pozzolanik sekunder dari material tersebut mampu meningkatkan densitas mikrostruktur beton jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi umur beton serta rasio tulangan terhadap kuat lentur balok beton bertulang. Metode eksperimental dilakukan dengan menguji balok persegi berdimensi 10 cm × 20 cm × 100 cm. Variabel yang diteliti meliputi variasi rasio tulangan 0,00872 (A1) dan 0,0131 (A2) yang dikombinasikan dengan umur pengujian lentur metode pembebanan dua titik pada 28 hari (B1) dan 56 hari (B2). Parameter beban diukur menggunakan load cell, lendutan diukur dengan LVDT, sedangkan regangan direkam melalui sensor strain gauge. Hasil pengujian laboratorium menunjukkan bahwa pertambahan umur dari 28 hari ke 56 hari menyebabkan penurunan kapasitas beban maksimum dan tegangan lentur rata-rata. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh faktor teknis berupa kondisi fisis agregat kasar yang masih basah pasca pencucian saat pengecoran, sehingga meningkatkan faktor air semen (FAS) aktual yang terkonfirmasi dari nilai slump yang melonjak hingga 17 cm. Berdasarkan analisis statistik Two-Way ANOVA, variasi umur tidak berpengaruh signifikan terhadap tegangan lentur (Sig. 0,304 > 0,05). Sebaliknya, rasio tulangan menjadi faktor yang sangat dominan, di mana peningkatan rasio tulangan meningkatkan nilai tegangan lentur maksimum secara signifikan (Sig. 0,001 < 0,05), dengan capaian sebesar 23,17 MPa untuk rasio 0,00872 dan 26,77 MPa untuk rasio 0,0131 pada umur 28 hari.   Kata kunci : kuat lentur, GGBFS, fly ash, balok beton bertulang, rasio tulangan