Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Persaingan Monopolistik dan Oligopoli: Kajian Literatur tentang Struktur Pasar, Strategi Harga, dan Perilaku Strategis Perusahaan Rhena J; Fatmawati Fatmawati; Sri Undai Nurbayani; Rusli Rusli
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5678

Abstract

Struktur pasar merupakan komponen fundamental dalam kajian ekonomi mikro dan organisasi industri karena menentukan cara perusahaan beroperasi, menetapkan harga, serta merespons tindakan pesaing dalam suatu industri. Dua struktur pasar yang paling dominan dalam perekonomian modern adalah persaingan monopolistik dan oligopoli, yang masing-masing memiliki karakteristik berbeda namun sama-sama menampilkan dinamika persaingan yang kompleks. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif konsep persaingan monopolistik dan oligopoli dengan menitikberatkan pada struktur pasar, strategi harga, serta perilaku strategis perusahaan sebagaimana dijelaskan dalam literatur ekonomi mikro dan teori organisasi industri. Penelitian ini menggunakan metode literature review naratif dengan mengkaji buku teks ekonomi mikro, teori organisasi industri, teori permainan, serta jurnal ilmiah yang relevan. Proses analisis dilakukan melalui tahapan identifikasi konsep utama, pengelompokan teori, sintesis teoretis, serta analisis implikasi struktur pasar terhadap konsumen, perusahaan, dan kebijakan publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa persaingan monopolistik ditandai oleh jumlah perusahaan yang relatif banyak dengan tingkat diferensiasi produk yang tinggi, sehingga setiap perusahaan memiliki kekuatan pasar terbatas dalam menentukan harga. Diferensiasi produk, baik melalui kualitas, merek, kemasan, maupun simbol budaya, menjadi strategi utama dalam membentuk preferensi konsumen dan menciptakan loyalitas pasar. Namun demikian, sebagaimana dikemukakan oleh Chamberlin (1962, hlm. 76–82, Harvard University Press), keuntungan dalam pasar persaingan monopolistik cenderung bersifat sementara karena masuknya pesaing baru dalam jangka panjang, yang mengakibatkan laba ekonomi tereliminasi. Di sisi lain, struktur oligopoli dicirikan oleh sedikitnya jumlah perusahaan dominan dengan tingkat interdependensi yang tinggi, sehingga setiap keputusan harga dan output sangat dipengaruhi oleh reaksi pesaing. Fenomena persaingan harga dalam oligopoli sering kali tidak menghasilkan perubahan harga yang signifikan, yang dapat dijelaskan melalui model kurva permintaan patah (kinked demand curve) sebagaimana dikemukakan oleh Sweezy (1939, hlm. 568–573, Journal of Political Economy), yang menjelaskan kecenderungan harga kaku (sticky prices) dalam pasar oligopolistik. Lebih lanjut, kajian ini menunjukkan bahwa dilema antara kompetisi dan kolusi dalam oligopoli dapat dianalisis menggunakan pendekatan prisoner’s dilemma dan repeated game. Dalam permainan satu periode, perusahaan cenderung memilih strategi kompetitif meskipun kolusi secara kolektif lebih menguntungkan, sebagaimana dijelaskan oleh Fudenberg dan Tirole (1991, hlm. 33–45, MIT Press). Namun, dalam interaksi jangka panjang, kolusi berpotensi stabil apabila perusahaan memiliki orientasi jangka panjang dan mekanisme hukuman yang kredibel terhadap pelanggaran kesepakatan harga, sebagaimana dirumuskan oleh Friedman (1971, hlm. 1–12, The Review of Economic Studies). Temuan ini menegaskan pentingnya peran regulator dalam mengawasi praktik pasar oligopolistik guna menjaga efisiensi persaingan dan melindungi kesejahteraan konsumen .
Analisis Pengaruh Work Stress dan Work Load Terhadap Kinerja Karyawan Perusahaan Manufaktur dan Eksportir Furniture Bekti Setiadi; Adam Ramadhan; Silvy Sondari Gadzali; Okma Yendri; Rhena J
Jurnal Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i4.4439

Abstract

Abstrak Penelitian ini dimaksudkan agar dapat memperoleh data tentang pengaruh beban kerja dan stres kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Indoexim International, serta melihat seberapa besar pengaruh yang diberikan oleh variabel independen terhadap variabel dependen yaitu kinerja karyawan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan kepada staf kantor PT. Indoexim International yang berjumlah 33 karyawan. Untuk memperoleh data primer, peneliti menyebarkan kuesioner kepada staf kantor PT. Indoexim International dengan sedangkan untuk data sekunder diperoleh dari pihak PT. Indoexim International, buku-buku, dokumen, dansumber lain yang dapat mendukung penelitian ini. Dalam menganalisi data, peneliti menggunakan aplikasi SPSS Statistics 2.5, dengan menggunakan persamaan regresi linier berganda, serta untuk menguji hipotesis penulis menggunakan uji t, uji F. berdasarkan dari hasil uji t pada variabel beban kerja dan stress kerja terdapat pengaruh secara negatif signifikan terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan dari hasil uji tersebut maka hipotesis dalam penelitian ini diterima. Kata Kunci: Beban Kerja, Stres Kerja, dan Kinerja Karyawan
Integrasi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Model Bisnis UMKM: Kajian Literatur tentang Inovasi dan Keberlanjutan Jeffriansyah Dwi Sahputra Amory; Rhena J; Muh Ridwan Hayadin
Jurnal Minfo Polgan Vol. 13 No. 2 (2024): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v13i2.14519

Abstract

Integrasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam model bisnis UMKM telah menjadi faktor penting dalam mendorong inovasi dan keberlanjutan usaha, khususnya di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran TIK dalam meningkatkan efisiensi operasional, menciptakan inovasi produk dan layanan, serta mendukung keberlanjutan UMKM di tengah tantangan global. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui tinjauan pustaka dengan analisis deskriptif. Data diperoleh dari Google Scholar untuk periode 2003-2025, dengan 26 artikel terpilih dari total 50 artikel awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi TIK, seperti pemanfaatan e-commerce, media sosial, dan sistem manajemen berbasis cloud, memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan daya saing UMKM. Studi kasus Goola, Du Anyam, dan Dekoruma mengilustrasikan bagaimana teknologi dapat diadopsi untuk menjangkau pasar lebih luas, menciptakan inovasi, dan memastikan keberlanjutan bisnis. Namun, tantangan seperti rendahnya literasi digital dan ketimpangan infrastruktur masih menjadi hambatan utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan sektor swasta sangat dibutuhkan untuk mengatasi kendala tersebut dan menciptakan ekosistem digital yang mendukung transformasi UMKM.
Transformasi Ekonomi Digital dan Evolusi Pola Konsumsi: Tinjauan Literatur tentang Perubahan Perilaku Belanja di Era Internet Jeffriansyah Dwi Sahputra Amory; Muhtar Mudo; Rhena J
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 1 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i1.14608

Abstract

Transformasi ekonomi digital telah mengubah pola konsumsi masyarakat secara fundamental, terutama dengan meningkatnya penggunaan e-commerce, layanan berbasis sharing economy, serta metode pembayaran digital yang semakin mempermudah transaksi. Penelitian ini merupakan tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif yang bertujuan untuk mengkaji perubahan perilaku belanja di era internet. Data penelitian diambil dari Google Scholar untuk periode 2015–2025, dengan total 50 artikel yang diseleksi menjadi 24 artikel yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi telah mendorong pergeseran preferensi konsumen dari belanja konvensional ke belanja daring, dengan faktor utama seperti kenyamanan, efisiensi, dan personalisasi layanan. Media sosial dan pemasaran berbasis influencer memainkan peran penting dalam keputusan pembelian, sementara model bisnis baru seperti cloud kitchen dan layanan pesan-antar semakin mengubah pola konsumsi, terutama di industri makanan dan minuman. Namun, fenomena ini juga menghadirkan tantangan, termasuk peningkatan belanja impulsif, risiko keamanan data, dan dampak negatif terhadap sektor ritel tradisional. Implikasi dari penelitian ini menyoroti pentingnya adaptasi bisnis terhadap tren digital, perlunya regulasi yang lebih kuat untuk melindungi konsumen, serta peningkatan literasi digital dan keuangan bagi masyarakat. Penelitian ini memiliki keterbatasan dalam cakupan data sekunder dan tidak menggali aspek demografis atau budaya yang dapat memengaruhi adopsi digitalisasi. Oleh karena itu, studi lanjutan dengan pendekatan empiris diperlukan untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai transformasi konsumsi di era digital.
Peran Strategis Sistem Informasi Bisnis dalam Sinkronisasi Pengelolaan Talenta dan Penguatan Branding UMKM di Era Ekonomi Digital Rhena J; Supriadi Supriadi; Muh Ridwan Hayadin
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 1 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i1.14809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran strategis sistem informasi bisnis (SIB) dalam menyinkronkan pengelolaan talenta dan penguatan branding usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menghadapi tantangan era ekonomi digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode tinjauan pustaka, penelitian ini menganalisis 26 artikel ilmiah dan sumber terpercaya yang dipublikasikan pada periode 1991–2024, diseleksi dari 35 sumber awal yang diperoleh melalui Google Scholar dan situs web kredibel. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi SIB memungkinkan UMKM untuk mengelola talenta secara lebih efisien, terstruktur, dan adaptif terhadap perubahan teknologi, serta meningkatkan daya saing melalui strategi branding yang berbasis data. Temuan ini diperkuat dengan teori Resource-Based View, Dynamic Capabilities, dan studi kasus UMKM berbasis teknologi seperti Warung Pintar. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pelaku UMKM, pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mempercepat transformasi digital berbasis sistem informasi yang terintegrasi guna mendukung pertumbuhan berkelanjutan UMKM di Indonesia.
Behavioural Economics dalam Era Digital: Mengapa Konsumen Semakin Rentan terhadap Impulse Buying.? Jeffriansyah Dwi Sahputra Amory; Rhena J; Yati Heryati
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 3 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i3.6213

Abstract

Perkembangan teknologi digital melalui kemudahan akses informasi, personalisasi algoritma, promosi berbatas waktu, serta integrasi media sosial dan e-commerce telah meningkatkan kecenderungan impulse buying dalam proses pengambilan keputusan konsumen modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana perspektif behavioural economics menjelaskan meningkatnya kerentanan konsumen terhadap impulse buying pada era digital. Penelitian menggunakan metode tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif. Data diperoleh dari Google Scholar serta berbagai sumber ilmiah relevan seperti ScienceDirect dan ResearchGate pada periode 1972–2026. Hasil penelusuran awal menghasilkan 50 artikel, kemudian diseleksi berdasarkan relevansi topik, kualitas sumber, dan kesesuaian dengan tujuan penelitian sehingga diperoleh 43 artikel yang digunakan sebagai bahan analisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa perilaku impulse buying dipengaruhi oleh keterbatasan rasionalitas, bias kognitif, respons emosional, serta mekanisme nudging yang diterapkan dalam lingkungan digital. Berbagai fitur seperti rekomendasi personal, live shopping, notifikasi promosi, ulasan pengguna, dan strategi kelangkaan produk terbukti memperkuat dorongan pembelian spontan. Studi kasus pada Shopee 11.11, TikTok Shop Live Shopping, dan Alibaba Singles' Day memperlihatkan bagaimana teknologi digital mampu memanfaatkan karakteristik psikologis konsumen untuk meningkatkan transaksi. Kajian ini menegaskan bahwa behavioural economics memberikan kerangka yang lebih komprehensif dibandingkan pendekatan ekonomi rasional dalam menjelaskan perilaku konsumsi pada era digital.
Model Pemberdayaan Ekonomi Desa melalui Produk Abon Jantung Pisang: Sinergi KKN dan Masyarakat Bonehau Rhena J; Rusli Rusli; Wahyunisa Wahyunisa; Irfan Irfan; Jeffriansyah DSA; Mariam Mariam; Mu’fidatul Nurul Hajjad
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.519

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mamuju di Desa Bonehau, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan potensi lokal yang selama ini kurang dimanfaatkan. Kegiatan ini berfokus pada pengolahan jantung pisang menjadi produk abon yang memiliki nilai jual, melibatkan kelompok PKK dan pemuda desa sebagai pelaku utama. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan pemasaran, dan pendokumentasian proses produksi untuk memudahkan replikasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan keterampilan dalam pengolahan pangan, terbentuknya jejaring pemasaran melalui media sosial, serta meningkatnya kesadaran masyarakat akan peluang ekonomi yang berasal dari sumber daya lokal. Pendekatan ini menciptakan model pemberdayaan ekonomi desa yang menekankan kolaborasi antara kampus dan masyarakat, serta mendukung kemandirian ekonomi rumah tangga. Temuan ini mencerminkan kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mewujudkan Kampus Berdampak dan dapat menjadi acuan untuk pengembangan produk unggulan di desa lain di wilayah Mamuju dan sekitarnya.