Tumbuh kembang pada balita didasari oleh adanya keseimbangan gizi yang baik. Gizi adalah suatu proses organisme menggunakan makanan yang dikomsumsi secara normal melalui proses digesti, absorbsi, transportasi, penyimpanan, metabolisme dan pengeluaran zat-zat yang tidak digunakan untuk mempertahankan kehidupan, pertumbuhan dan fungsi normal dari organ-organ, serta menghasilkan energi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat pengetahuan ibu dalam pemenuhan gizi terhadap tumbuh kembang balita. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 39 orang balita. Metode yang digunakan deskriptif survey. Instrument penelitian menggunakan kuesioner data demografi dan kuesioner penelitian pada ibu balita. Hasil uji reabilitas pada kuesioner pengetahuan ibu dalam pemenuhan gizi terhadap tumbuh kembang balita dengan nilai 0,765. Pengumpulan data dilakukan mulai tanggal 07 Maret sampai dengan tanggal 31 Maret 2012. Hasil penelitian didapatkan mayoritas responden berumur 20-30tahun, beragama islam, suku Alas, pendidikan SMA, pekerjaan petani, penghasilan Rp.850.000-1.700.000, bayi berumur 2tahun-3tahun, responden anak pertama. Tingkat pengetahuan ibu dalam pemenuhan gizi terhadap tumbuh kembang balita di kategorikan baik sebanyak 17 ibu (43,6%), cukup sebanyak 21 ibu (53,8%), dan kurang sebanyak 1 ibu (2,6%). Hal ini dipenggaruhi oleh usia, tingkat pendapatan keluarga dan tingkat pendidikan responden. Penelitian ini dapat menjadi gambaran untuk perawat agar meningkatkan lagi pentingnya gizi untuk Balita karena masih banyaknya ibu yang berpengetahuan cukup. Penelitian ini juga menjadi tambahan informasi bagi perawat sehingga diharapkan pengetahuan ibu tentang pemenuhan gizi balita dapat ditingkatkan lagi.