Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Effect of Profitability and Inventory Intensity on Tax Avoidance Abi Suryono; Marsuking; Setiorini, Kusumaningdiah Retno; Nila Hidayah
Journal of Economics and Social Sciences (JESS) Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Economics and Social Sciences (JESS)
Publisher : CV. Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/jess.v4i2.879

Abstract

This study aims to analyze the effect of Profitability, and Inventory Intensity on Tax Avoidance in Food and Beverage Manufacturing Companies. This study is a quantitative study using secondary data, namely the financial statements of companies in the Food and Beverage Manufacturing Companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2020-2023. The sample in this study amounted to 29 companies with a purposive sampling technique. The data analysis method uses multiple linear regression. Analysis of the research results using SPSS 25. The results of the study indicate that simultaneously profitability and inventory intensity have an effect on tax avoidance. The results of the study indicate that partially profitability have an effect on tax avoidance, while inventory intensity have no effect on tax avoidance.
Pemberdayaan dan Penguatan UMKM di Dusun Gandekan, Kelurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, DIY Marsuking Marsuking; Asri Dwi Ariyani; Nila Hidayah; Rosa Nikmatul Fajri; Meutia Layli; Kusumaningdiah Retno Setiorini; Abi Suryono; Atik Aini Nazilah; Arik Tri Mulyani
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 1 No. 3 (2022): Oktober : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Politeknik Pratama Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v1i3.309

Abstract

Masyarakat Dusun Gandekan, Kelurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul mayoritas bermata pencaharian sebagai petani. Selain itu, beberapa warga merupakan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Di sisi lain, kondisi wisata yang ada di sana memerlukan perhatian lebih agar dapat terus menarik minat pengunjung terlebih semenjak pandemi Covid-19 aktivitas wisata terhenti. Salah satu wadah yang tergabung dalam organisasi remaja yaitu karang taruna juga belum berjalan secara maksimal karena kesibukan para pengurus dan pandemi Covid-19 yang menjadikan minimnya kontribusi dan kegiatan yang diberikan bagi lingkungan. Meski UMKM mulai dirasakan kehadirannya ditengah-tengah masyarakat Dusun Gandekan, namun pemberdayaan belum secara optimal dan merata. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan pemberdayaan dan penguatan UMKM di Dusun Gandekan melalui program sosialisasi kewirausahaan, edukasi pembukuan kas bagi pelaku UMKM dan pendaftaran google business bagi UMKM yang sudah berdiri di Dusun Gandekan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi dan pelatihan guna peningkatan pemahaman yang dimulai dengan observasi, interview dan dokumentasi.
Edukasi BPJS Kesehatan dalam Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat Dusun Kejambon Kidul terhadap Asuransi Kesehatan Eva Silvia Ningsih; Defri Fitriya Nengsih; Fitroh Syuaidah Saryanto; Ice Larasati; Asti Nurvirginiawati; Nabila Aqidatul Aisyah; Dina Seftina; Imas Esti Kurniasih; Riza Kurniawati; Firda Jihan Tianotak; Fatma Siti Fatimah; Nila Hidayah
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2022.1(1).9-13

Abstract

Abstrak Pelayanan kesehatan yang baik merupakan suatu kebutuhan masyarakat dan sering kali menjadi ukuran dalam keberhasilan pembangunan. Cita-cita awal pelaksanaan BPJS Kesehatan adalah agar masyarakat bisa terlayani dengan baik di puskesmas maupun rumah sakit namun nyatanya masih terdapat permasalahan yang harus dibenahi. Tujuan penulisan adalah 1) untuk mengetahui dan membahas tingkat pengetahuan masyarakat Kejambon Kidul terkait dengan BPJS Kesehatan 2) mengumpulkan informasi serta mengembangkan konsep pemanfaatan BPJS kesehatan di Padukuhan Kejambon Kidul Kecamatan Sindumartani Kabupaten Seleman. Penelitian ini dilaksanakan pada hari senin, 12 April 2021 di Padukuhan Kejambon Kidul Kecamatan Sindumartani Kabupaten Seleman. Responden dalam penelitian ini berjumlah 11 responden dan menggunaka media leaflet. Metode penulisan ini adalah pengamatan secara langsung dan wawancara. Dapat disimpulkan bahwa terdapat banyak kondisi yang menyebabkan masyarakat Padukuhan Kejambon Kidul belum memiliki BPJS kesehatan, salah satunya yang paling dominan ialah belum sempat mendaftarkan diri, selain itu terdapat masyarakat yang sudah sempat memiliki namun tidak melakukan pembaharuan data dikarenakan ketidaktahuan alur pembaharuan data BPJS. Melalui edukasi BPJS meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjadi peserta BPJS. Kata kunci: BPJS Kesehatan, asyarakat Kejambon Kidul, media leaflet. Abstract Good health service is a community need and is often a measure of successful development. The initial goal of implementing the Healthcare BPJS was that the community could be served well at the health center and the hospital, but in fact there are still problems that need to be addressed. The purpose of writing is 1) to find out and discuss the level of knowledge of the people of Kejambon Kidul regarding BPJS Health 2) to collect information and to develop the concept of using BPJS for health in Padukuhan Kejambon Kidul, Sindumartani District, Seleman Regency. This research was carried out on Monday, April 12, 2021 at Padukuhan Kejambon Kidul, Sindumartani District, Seleman Regency. The number of respondents in this stady was 11 respondents and used leaflet media. This writing method is direct observation and interviews. It can be concluded that there are many conditions that cause the people of Padukuhan Kejambon Kidul to not have BPJS Kesehatan, one of which is the most dominant one is that they have not registered themselves, besides that there are people who have had time but did not update data due to ignorance of the flow of BPJS data updating. Through education BPJS increases public awareness to become BPJS participants. Keywords: BPJS Health, people of Kejambon Kidul, leaflet media