Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANAN KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Ety Nur Inah
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan 2013: Vol. 6 No. 1 Januari - Juli 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v6i1.299

Abstract

Manusia merupakan makhluk sosial yang hidup berkelompoksaling membutuhkan satu sama lain. Sebagai makhluk sosial danhidup berkelompok dalam kehidupan sehari-hari tentu tidak luputdari interaksi atau komunikasi. komunikasi adalah prosespenyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan atauaudiens baik itu dalam bentuk simbol, lambang dengan harapanbisa membawa atau memahamkan pesan itu kepada masyarakatserta berusaha mengubah sikap dan tingkah laku. Komunikasi jugadigunakan dalam dunia pendidikan dan memiliki peranan yangbegitu penting dalam pendidikan di antaranya, pertama fungsipengawasan, fungsi ini berupa peringatan dan kontrol maupunkegiatan persuasif. Pengawasan dan kontrol ini dapat dilakukanuntuk aktifitas prevensif untuk hal-hal yang tidak diinginkanseperti pemberian bahaya narkoba yang dilakukan melalui mediamasa dan ditunjukan kepada para pelajar dan lebih luas lagi kepadamasyarakat. Kedua fungsi sosial learning, fungsi sosial learning iniadalah melakukan guilding dan pendidikan sosial kepada semuaorang. Fungsi ini memberikan pencerahan kepada masyarakatdimana komunikasi massa itu berlangsung. Dan ketiga fungsipenyampaian informasi. Fungsi ini merupakan proses penyampaianinformasi kepada masyarakat luas umumnya dan khususnyakepada peserta didik dalam hal penyampaian pesan yang berupamateri yang relevan dengan tujuan instruksional pendidikan.Selanjutnya tujuan komunikasi dalam pendidikan, jika kita sebagaipengajar maka kita sering berhubungan dengan pelajar, olehkarena itu, kita bertujuan menyampaikan informasi tentang materipelajaran yang akan diajarkan, agar materi pelajaran yangdisampaikan dapat dimengerti dan dipahami sebagai komunikasiyang kita laksanakan dapat tercapai. Dan ada 6 komponen yangharus digunakan dalam pendidikan yang tidak dapat dipisahkansatu sama lain di antaranya yaitu: sumber (source), komunikator(encoder), pesan (massage), komunikan (decoder), media(channel), effek (hasil).Kata Kunci: Peranan, Komunikasi dan Pendidikan.
Pengaruh Metode Ceramah Plus dan Resitasi Terhadap Prestasi Belajar Statistik Pendidikan Mahasiswa Tarbiyah STAIN Kendari Ety Nur Inah
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 9, No. 1, Mei 2014
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.797 KB) | DOI: 10.31332/ai.v9i1.181

Abstract

AbstrakPengaruh metode ceramah plus dan resitasi terhadap prestasi belajar statistikpendidikan telah diteliti pada mahasiswa tarbiyah STAIN Kendari dari bulanMaret sampai dengan bulan Mei 2013. Tujuan yang ingin dicapai dalampenelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penggunaan metodeCeramah Plus; mengetahui gambaran penggunaan metode Pemberian Tugas(Resitasi); untuk mengetahui gambaran prestasi belajar; dan untukmengetahui pengaruh secara bersama-sama antara Metode Pemberian Tugas(Resitasi) dan Metode Ceramah Plus terhadap Prestasi Belajar Statistikpendidikan pada Mahasiswa Jurusan Tarbiyah Prodi PAI STAIN Kendari.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa STAIN yangmengambil mata kuliah Statistik Pendidikan Tahun Ajaran 2012-2013.Jurusan Tarbiyah, Prodi PAI Semester V yang terdiri Kelas A, B, D, dan E.Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 38 orang denganteknik pengembilan sampel menggunakan Teknik Random Sampling. Metodepengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah menggunakan tehnikQuistionare (angket) dan metode dokumentasi. Adapun teknik analisis datayang digunakan yaitu analisis statistik melalui pengukuran tabel distribusifrekuensi. Selanjutnya untuk menguji pengaruh variabel X terhadap variabelY penulis menggunakan analisis statistik inferensial dengan melakukan ujiregresi linear berganda dan analisis korelasi ganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Metode Ceramah Pluspada mata Kuliah Statistik Pendidikan sangatlah penting dan berada padakategori “sangat baik”. Demikian pula dengan Metode Pemberian Tugasberada pada kategorisasi “sangat baik”. Untuk prestasi belajar menunjukanbahwa berdasarkan hasil ujian yang dilakukan nampak bahwa prestasi belajarMahasiswa Jurusan Tarbiyah Prodi PAI Semester V pada mata kuliahStatistik Pendidikan termasuk dalam kategori “sangat tinggi”. Hasil analisisstatistik menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antaraMetode Ceramah Plus dan Metode Pemberian Tugas terhadap Prestasi BelajarStatistik Pendidikan pada Mahasiswa Jurusan Tarbiyah Prodi PAI Semester VSTAIN Kendari.Kata Kunci: Metode Ceramah Plus, Metode Resitasi, Prestasi Belajar,Statistik Pendidikan