Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Ekonomi

Penyerasian Kebijakan Kependudukan Di Provinsi Riau Ekwarso, Hendro; Sari, Lapeti
Jurnal Ekonomi Vol 18, No 02 (2010)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.769 KB) | DOI: 10.31258/je.18.02.p.%p

Abstract

Suatu daerah yang mengalami kemajuan dan perkembangan yang pesat karenaberbagai faktor yang positif seperti adanya potensi sumberdaya alam yang besar,letaknya yang strategis, dan aksesibilitas yang semakin terbuka dan mudah, akanmenjadikan daerah tersebut "dibanjiri" oleh penduduk yang datang imtuk "mengadunasib" dengan berusaha imtuk mengembangkan dan memanfaatkan faktor-faktorproduksi yang dimilikinya untuk dikelola, dimanfaatkan dan dikembangkan mejadisesuatu yang memberikan nilai tambah. Kondisi tersebut dialami oleh Provinsi Riausejak lebih 30 tahun yang lalu, yang merupakan salah satu "gula" yang terletak dipantai Timur Sumatera yang pada saat ini sedang dibanjiri "semut" dari berbagaidaerah di Indonesia, sehingga mengakibatkan laju pertimibuhan penduduk Riau rata-rata berdasarkan hasil sensus tahun 2000 hingga 2008 menjadi salah satu yangtertinggi di Indonesia, yakni 2,99 persen pertahun.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENENTU KONVERSI LAHAN DI PROVINSI RIAU Eriyati Eriyati; Rosyeti Rosyeti; Lapeti Sari
Jurnal Ekonomi Vol 23, No 3 (2015)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.982 KB) | DOI: 10.31258/je.23.3.p.134-142

Abstract

Pentingnya lahan dalam kehidupan manusia, namun perubahan fungsi lahantidak dapat di elakkan karna tuntutan pemenuhan kebutuhan dan tuntutan akanmutu kehidupan. Konversi lahan adalah perubahan fungsi sebagian atau seluruhkawasan lahan dari fungsi semula (seperti yang direncanakan) menjadi fungsilain yang menjadi dampak negatif (masalah) terhadap lingkungan dan potensilahan itu sendiri.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penentu konversi lahandi Provinsi Riau. Data yang digunakan dalam kajian ini adalah data skunder“time-series” untuk tahun 2004 – 2013 yang dikumpulkan dari berbagai sumberdata yang telah dipublikasikan oleh lembaga-lembaga resmi seperti Biro PusatStatistik dan Instansi Pemerintah lainnya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa. Ada tiga faktor yang menentukan konversilahan, jika dilihat dari berkurangnya luas lahan hutan. Ketiga penyebab konversilahan hutan disebabkan oleh faktor bertambahnya jumlah penduduk, peningkatanProduk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan bertambahnya luas perkebunankelapa sawit. Nilai R2 sebesar 0,962244.Hal ini menunjukkan bahwa variabelbebas, jumlah penduduk, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), luas lahanperkebunan kelapa sawit, memberikan kontribusi sebesar 96,2 persen terhadapvariabel terikat (luas lahan hutan) secara serentak. Sementara sisanya 3,8 persendi pengaruhi oleh faktor-faktor lain .
Karakteristik Usaha Mikro Dan Kecil Di Kecamatan Pangean Kabupaten Kuantan Singingi Lapeti Sari
Jurnal Ekonomi Vol 19, No 01 (2011)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.973 KB) | DOI: 10.31258/je.19.01.p.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendata jumlah pelaku usaha mikro dan kecil serta mengidentifikasiaspek-aspek kegiatannya. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder dengan analisisdeskriptif.Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pemilik usaha mikro dan kecil di dominasi olehkaum laki-laki sebesar 62,35 persen, tetapi tidak terlepas juga dari kontribusi kaum perempuan.Sedangkan desa/kelurahan yang paling banyak pemilik usaha mikro dan kecilnya adalah di desa PasarBaru Pangean, sebanyak 20 persen. Sedangkan jenis usaha yang banyak ditekuni oleh para pemilikadalah agribisnis, sebanyak 35 persen. Status kepemilikan adalah 90 persen lebih adalah milik sendiriatau mandiri dengan modal awal adalah dari modal sendiri. Lama proses produksi adalah dibawahtiga hari dengan cara pemasaran langsung kepada konsumen serta wilayah pemasaran adalah daerahsetempat yang paling banyak.
Ketersediaan Pangan Di Kabupaten Rokan Hulu Lapeti Sari; Iva Desman
Jurnal Ekonomi Vol 18, No 02 (2010)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.698 KB) | DOI: 10.31258/je.18.02.p.%p

Abstract

Penelitian tentang ketersediaan pangan dilakukan di 14 Kecamatan yang ada diKabupaten Rokan Hulu. Pendataan dan pemetaan ketersediaan pangan KabupatenRokan Hulu ini didasarkan atas analisa terhadap situasi dan informasipermasalahan kerawanan pangan. Pengumpulan data primer menggunakan sensus.Dengan menggunakan metode indeks, semua indikatornya dirubah ke dalam bentukindeks untuk menstandarisasi ke dalam skala 0 sampai 1. Berdasarkan hasil survey,perhitungan indeks ketersediaan pangan, secara rata-rata per kecamatan diKabupaten Rokan Hulu termasuk daerah tahan pangan dengan nilai indeks sebesar0,26.
Identifikasi Kemiskinan Di Kapupaten Kampar (Studikasus Di Daerah Pertanian Dan Perkebunan) Lapeti Sari
Jurnal Ekonomi Vol 19, No 03 (2011)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.747 KB) | DOI: 10.31258/je.19.03.p.%p

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Kampar, dengan tujuan untuk mengindentifikasikan di Kabupaten Kampar khususnya Kemiskinan di Daerah Pertanian dan perkebunan.Dari hasil penelitian diperoleh identifikasi antara lain: Rata-rata tingkat pendidikan penduduk miskin masih rendah. Porsi tertinggi adalah tamat SD (46,23 %pekerjaan kepala rumah tangga miskin yaitu di bidang perkebunan (36kepemciikan laftan yang digarap saat ini temyata palirtg tinggi adalah laltan mil(49,78%), kondisi bangunan yang ditempati masyarakat miskin adalah ru(76,57%), sarana Pengohatan yang dimanfaatkan masyarakat miskin adalah P(74,08%), dan kemiskinan yang terjadi didominasi oleh karena tidak adan(66,90%
Analisis Tingkat Upah Pekerja Di Kota Pekanbaru (Studikasus Rumah Makan/ Restoran) Lapeti Sari; Eriyati '; Ira Yanita
Jurnal Ekonomi Vol 17, No 02 (2009)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.29 KB) | DOI: 10.31258/je.17.02.p.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkatupah pekerja pada rumah makan dan restoran di Kota Pekanbaru Analisis data yangdigunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif.Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa faktor jam kerja, pengalaman kerja danbesar kecilnya (kelas) rumah makan dan restoran berpengaruh positif terhadaptingkat upah yang diterima oleh para pekerja. Semakin tinggi jam kerja maka upahyang diterima akan semakin tinggi. Pengalaman kerja juga memberikan pengaruhterhadap upah yang diterima oleh pekerja pada rumah makan dan restoran.. Danfaktor besar kecil (kelas) rumah makan dan restoran mempunyai pengaruh terhadaptingkat upah yang diterima oleh pekerja pada rumah makan dan restoran di KotaPekanbaru. Semakin tinggi kelas rumah makan dan restoran maka upah yangditerima juga semakin besar. Berdasarkan hasil penelitian juga diketahui bahwaupah yang diterima oleh pekerja pada rumah makan dan restoran pada umumnyatelah sesuai dengan upah minimum Kota Pekanbaru yaitu rata-rata diatas Rp825.000,-