Marisca Agustina
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Hubungan Pembelajaran Daring Dengan Strategi Koping Pada Mahasiswa : Relationship between online learning and coping strategies for students Bella Amellia Catrin; Marisca Agustina; Irma Herliana
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia Vol 1 No 03 (2022): Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jipki.v1i03.23

Abstract

Latar belakang: Covid-19 awal mula terdeteksi di Wuhan. Menurut informasi Indonesia, kasus pertama Covid-19 yaitu 2 kasus positif pada Maret 2020 di kota Depok. Pemerintah menerapkan sistem physical distancing menjadi satu tindakan protokol pencegahan penyebaran Covid-19, sehingga di Jakarta selatan terdapat sekolah, dan kampus untuk melakukan pembelajaran daring. Adanya perubahan sistem pembelajaran dari pemerintah yaitu pembelajaran daring membuat mahasiswa pun terkena dampak harus memiliki strategi koping untuk mengatasi kuliahnya. Koping ialah sikap yang terlihat serta tersembunyi yang diadopsi seseorang buat mengurangi atau menghilangkan ketegangan psikologi dalam kondisi yang penuh stress. Koping merupakan usaha buat menetralisasi atau mengurangi rasa tertekan yang terjadi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pembelajaran daring dengan strategi koping mahasiswa STIKIM semester 4 saat pandemi Covid-19 tahun 2021. Metode: Metode dalam penelitian ini adalah penelitian analisis korelasi dengan model pendekatan cross-sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester 4 STIKIM. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah stratified random sampling berjumlah 92 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang memiliki 20 pertanyaan di setiap variabel dan di sebarkan ke mahasiswa secara online. Hasil uji di analisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik didapatkan nilai p-value 0,013. Kesimpulan: Ada hubungan pembelajaran daring dengan strategi koping
Terapi Elektrokonvulsif (ECT) Pemberian Terapi Elektrokonvulsif (ECT) Terhadap Peningkatan Fungsi Kognitif Klien Gangguan Jiwa Marisca Agustina
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 8 No 03 (2018): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Edisi September 2018
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.788 KB) | DOI: 10.33221/jiiki.v8i03.127

Abstract

Terapi elektro konvulsif merupakan suatu jenis pengobatan somatik di mana arus listrik digunakan pada otakmelalui elektroda yang ditempatkan pada pelipis.. Tidak ada penilaian atau evaluasi mengenai pengaruhpemberian ECT terhadap peningkatan fungsi kognitif klien gangguan jiwa di Rumah Sakit Jiwa dr. SoehartoHeerdjan Jakarta. Penelitian bertujuan mengetahui gambaran mengenai pengaruh pemberian ECT terhadappeningkatan fungsi kognitif klien gangguan jiwa di Rumah Sakit Jiwa dr. Soeharto Heerdjan Jakarta.Penelitianini menggunakan desain quasi eksperimen pre-post intervensi tanpa kelompok control.Sampel pada penelitianini digunakan sebanyak 32 responden.Analisis yang dilakukan menggunakan distribusi frekuensi dan uji tdependent.Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh ECT terhadap fungsi kognitif klien gangguan jiwa.Hasilpenelitian diharapkan menjadi masukan yang baik untuk memberikan asuhan keperawatan khususnya ditujukanuntuk mempertahankan orientasi realita sesuai kapabilitasnya, dapat berkomunikasi dengan baik, dan memenuhikebutuhan kesehariannya dengan atau tanpa bantuan.
Efektivitas Terapi Musik Klasik Terhadap Penurunan Tanda dan Gejala pada Pasien Halusinasi Pendengaran Wuri Try Wijayanto; Marisca Agustina
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 7 No 01 (2017): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Edisi Maret 2017
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.308 KB) | DOI: 10.33221/jiiki.v7i01.234

Abstract

Peningkatan penderita penyakit jiwa menyebabkan masalah di bidang kesehatan salah satunya mengalami gangguan halusinasi berupa halusinasi pendengaran. Hal ini dapat diatasi dengan terapi farmakologi dan non farmakologi. Terapi non farmakologi yang dapat digunakan berupa terapi musik klasik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas terapi musik klasik terhadap penurunan tanda dan gejala halusinasi pendengaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan rancangan quasi eksperimen dengan disain penelitian pre and post test without control. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total populasi dengan sampel 30 responden di RS Jiwa dr. Soeharto Heerdjan Jakarta. Hasil analisa statistik menggunakan uji paired t test menunjukkan p value sebesar 0,000 artinya terdapat efektivitas pemberian terapi musik klasik terhadap penurunan tanda dan gejala halusinasi pendengaran. Saran bagi keluarga pasien yang mengalami halusinasi pendengaran untuk dapat mengaplikasikan terapi musik klasik dengan bantuan tenaga kesehatan untuk mengurangi tanda dan gejala halusinasi pendengaran.
Dukungan Emosional dan Instrumental dengan Interaksi Sosial pada Pasien Isolasi Sosial Quardona Quardona; Marisca Agustina
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 8 No 02 (2018): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Edisi Juni 2018
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.688 KB) | DOI: 10.33221/jiiki.v8i02.319

Abstract

Meningkatnya isolasi sosial di rumah sakit karena tidak adanya dukungan emosional dan instrumental dari keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan emosional dan instrumental serta interaksi sosial pada pasien isolasi sosial di poliklinik rumah sakit jiwa dr. Soeharto Heerdjan Jakarta Tahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional), menggunakan sampel pasien dengan masalah isolasi sosial di Poliklinik RS Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan Jakarta sebesar 68 responden dengan teknik pengukuran total populasi. Penelitian dilakukan dengan uji Chi- Squre. Hasil analisis univariat diperoleh dukungan emosional yang tinggi sebanyak 26 (38,2%), dukungan instrumental yang tinggi sebanyak 32 (47,1%) dan interaksi sosial yang baik sebanyak 32 (47,1%). Hasil analisa bivariat diperoleh ada hubungan dukungan emosional terhadap interaksi sosial dengan p Value 0,008 (CI 95%: OR 4,500 (1,573-12,876)) dan ada hubungan dukungan instrumental terhadap interaksi sosial dengan p Value 0,031 (CI 95%: OR 3,333(1,231-9,026)). Penelitian ini diharapkan keluarga melakukan dengan menemani pasien untuk pengajian, kegiatan keluarga dan kegiatan bulanan rukun tetangga.
Terapi Kreasi Seni Menggambar Terhadap Kemampuan Melakukan Menggambar Bentuk pada Pasien Harga Diri Rendah Muhammad Mulyawan; Marisca Agustina
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 8 No 01 (2018): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Edisi Maret 2018
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.843 KB) | DOI: 10.33221/jiiki.v8i01.325

Abstract

Terapi kreasi seni menggambar dapat dijadikan salah satu terapi modalitas untuk pasien harga diri rendah dalam melakukan kegiatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi kreasi seni menggambar terhadap kemampuan melakukan kegiatan pada pasien harga diri rendah. Desain penelitian ini menggunakan quasy eksperimental dengan jenis perhitungan paired sample t test. penelitian ini dilakukan di RSJ Dr. Soeharto Heerdjan dengan jumlah populasi sebanyak 33 responden dan menggunakan total sampling. Sampel pada penelitian ini sejumlah 33 pasien harga diri rendah.Alat pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Dari hasil uji Univariat menunjukan bahwa sebelum dilakukan terapi kreasi seni menggambar sebagian besar tidak mampu (60,6%) dan setelah dilakukan terapi kreasi seni menggambar sebagian besar mampu (84,8%). Dari hasil uji paired sample t test didapatkan nilai p value .000 dimana nilai p < 0,05. maka dapat diartikan Ha diterima dan Ho di tolak dan ada pengaruh terapi kreasi seni menggambar terhadap kemampuan melakukan kegiatan pada pasien harga diri rendah di Rumah Sakit Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan Jakarta. Diharapkan perawat dapat memakai terapi kreasi seni menggambar agar pasien dapat mengingat aspek positif dan melakukan kegiatan secara mandiri.
Tingkat Pengetahuan Pasien Dalam Melakukan Cara Mengontrol Dengan Perilaku Pasien Halusinasi Pendengaran Marisca Agustina
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 7 No 04 (2017): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Edisi Desember 2017
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.816 KB) | DOI: 10.33221/jiiki.v7i04.328

Abstract

Halusinasi merupakan gangguan dari luar yang dapat terjadi pada sistem pengindraan dimana terjadi dan penyerapan atau persepsi panca indra terjadi pada saat kesadaran individu itu penuh dan baik..Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara tingkat pengetahuan pasien dalam melakukan cara mengontrol dengan perilaku pasien halusinasi pendengaran di Rs. Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan Jakarta. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah destriktif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah dengan metode total sampling yaitu sebanyak 50 orang.Instrumen pengumpulan data adalah lembar kuesioner. Dan teknik analisa data dengan menggunakan chi-square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan pasien dengan perilaku pasien halusinasi pendengaran dengan nilai p value = 0,001 (p = >0,05). untuk itu diharapkan kepada pasien agar meningkatkan tingkat pengetahuan pasien dalam melakukan cara mengontrol sehingga perilaku pasien halusinasi pendengaran destruktif dalam perilakunya.