Indri Sarwili
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Kepala Ruangan dan Motivasi Perawat Dalam Pelaksanaan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan: The Role of the Head of the Room and the Motivation of Nurses in the Implementation of Nursing Care Documentation Lentera Setya Erawati; Indri Sarwili; Sancka Stella
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 1 No 6 (2022): Open Access Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v1i6.44

Abstract

Latar Belakang: Pendokumentasian keperawatan dalam setiap tindakan terhadap pasien sangatlah penting, dan dibutuhkan ketelitian dan tersusun rapi sesuai panduan standar operasional prosedur rumah sakit. Tujuan: Tujuan  dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran kepala ruangan dan motivasi perawat dengan pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain korelasional. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 64 responden. Dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil yang didapatkan dari analisis  hubungan peran kepala ruangan dengan pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan Siloam Hospital Bogor tahun 2021 adalah p-value 0.009 < 0.05. Kesimpulan: Ada hubungan peran kepala ruangan dengan pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan Siloam Hospital Bogor tahun 2021.
Tingkat Demensia dengan Tingkat Aktivitas Dasar Sehari-hari pada Lansia Norita Rajagukguk; Indri Sarwili
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 7 No 04 (2017): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Edisi Desember 2017
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.145 KB) | DOI: 10.33221/jiiki.v7i04.330

Abstract

Peningkatan harapan hidup menyebabkan masalah kesehatan yaitu demensia. Demensia mempengaruhi gangguan aktivitas dasar sehari-hari. Tujuan penelitian mengetahui hubungan tingkat demensia dengan tingkat kemampuan aktivitas dasar sehari-hari lansia di PSTW Jakarta Timur. Desain penelitian menggunakan deskriptif korelasi pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini 80 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling 80 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Mini Mental StateExamination, kuesioner Indeks Barthel. Hasil analisis univariat didapatkan demensia berat 66,3%, ketergantungan sedang 60%. Analisis bivariat menggunakan uji Spearman, P value 0,027yaitu ada hubungan signifikan antara tingkat demensia dengan tingkat kemampuan aktivitas dasar sehari-hari. Saran bagi lansia yang mengalami demensia diharapkan untuk tetap melatih otak.