Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya Guru dalam Meningkatkan Aktivitas Belajar Pada Pembelajaran Tematik Menggunakan Metode Tanya Jawab Pada Masa Pandemi Covid 19 Siswa Kelas V SDN 28/III Talang Kemuning Rita Tarmika; Nazurty Nazurty; Marzul Hidayat
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.595 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.6357790

Abstract

This research was carried out based on the implementation of the learning process carried out by teachers in schools. The problems encountered are still many students who have difficulty in participating in learning activities, especially thematic learning. This is evident from the low scores of students in the evaluation of student learning outcomes. This research is a classroom action research (CAR) which aims to determine the use of the question and answer method in increasing learning activities for elementary school students during the covid-19 pandemic. The research was carried out in two cycles. The research subjects were 6 students of class V SDN 28/III Talang Kemuning, where the data taken was in the form of observation data through teacher performance observation sheets and student activities and evaluation sheets in the form of thematic learning assessment sheets carried out in each learning process. This research was conducted in 4 stages, namely planning, implementation, observation and evaluation and reflection. The results of this study indicate that the use of the question and answer method can increase the learning activities of fifth grade students at SDN 28/III Talang Kemuning during the covid-19 pandemic.
STUDENTS' PERCEPTION ON THE USE OF WHATSAPP APPLICATION FOR ONLINE LEARNING DURING THE COVID-19 PANDEMIC Samsiya; Marzul Hidayat; Mukhlash Abrar
JAMBI-ENGLISH LANGUAGE TEACHING Vol. 6 No. 2 (2022): Vol. 6, No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (854.436 KB) | DOI: 10.22437/jelt.v6i2.19112

Abstract

The impact of the spread of the covid-19 virus on the world of education requires educators and students to be adapted quickly to existing changes. Before the pandemic, the learning activity was original to be held face-to-face directly in the classroom, however, an integrated learning system through the virtual internet network (online learning) must be implemented during the pandemic. The implementation of English learning for students was still done online using WhatsApp. Based on this, the purpose of this study was to investigate students’ perceptions on the use of the WhatsApp application for online learning during the covid-19 pandemic. This study employed quantitative research with a survey method. This study used questionnaire data to collect the data. The results of questionnaire data analysis indicated that 122 of 168 respondents gave a good perception of the use of the WhatsApp application. In addition, the teacher used the features provided in the WhatsApp application, such as messages, voice messages, documents, videos, and images to improve students’ ability and evaluate the extent of students’ ability with the material that had been studied. The conclusion of the study is the existence of the benefits of WhatsApp media that teachers can use for learning English. Because WhatsApp has many advantages that support learning, this application can be used to send text messages, download and upload images, documents, or videos, and send voice messages.
KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU SMK NEGERI 11 MUARO JAMBI Abdul Rahman Bakri; Urip Sulistiyo; Marzul Hidayat
Jurnal Education and Development Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v11i3.5357

Abstract

Kinerja guru yang baik akan mampu memberikan dampak positif terhadap kemajuan sekolah, tentunya harus adanya variabel yang mampu menjadi pemicunya salah satu diantaranya adalah kontribusi kompetensi manajerial kepala sekolah agar menggerakkan guru sehingga memiliki kenerja baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang kompetensi kepala sekolah dalam menyusun program kerja, pendekatan dan hambatan yang dihadapi oleh kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMK Negeri 11 Muaro Jambi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Subyek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru dan komite sekolah SMK Negeri 11 Muaro Jambi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kemampuan kepala sekolah pada aspek perencanaan/pelaksanaan, pengorganisasian/pengelolaaan dan pengawasan dalam rangka meningkatkan kinerja guru, sudah terlaksana, seperti program kegiatan peningkatan kinerja guru yang dilakukan oleh kepala sekolah dilaksanakan setiap awal tahun pelajaran dengan menghadirkan nara sumber yang kompeten dari Dinas Pendidikan Provinsi, dunia usaha dan dunia industri, sedangkan rapat penyusunannya dilakukan pada akhir tahun pelajaran, kegiatan MGMP yang dilaksanakan oleh setiap guru mata pelajaran seminggu sekali dalam satu bulan, kepala Sekolah memotivasi guru-guru untuk mengikuti program seleksi guru penggerak, kepala sekolah memberikan kesempatan kepada guru-guru untuk mengikuti program pendidikan profesi guru, kepala sekolah memberikan kesempatan kepada guru untuk melenjutkan pendidikan starata 2 dengan pola izin belajar pada hari Jum’at dan Sabtu, kepala sekolah juga menyusun program kegiatan pembelajaran di sekolahdengan melaksanakan supervisi klinis dan kelas, diskusi dan rapat dengan guru, sehingga kinerja guru meningkat. (2) Pendekatan kompetensi yang dilakukan oleh kepala sekolah untuk meningkatkan kinerja guru di SMK Negeri 11 Muaro Jambi adalah pembinaan pengembangan kemampuan profesionalan guru berupa in house training (IHT) dan work shop, baik yang disampaikan oleh kepala sekolah langsung, forum MGMP maupun pendidikan dan latihan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun oleh Dinas Pendidikan Provinsi baik online maupun offline yang semua ini memiliki tujuan untuk memberikan kesempatan kepada guru untuk aktualisasikan diri dalam rangka mengembangkan potensi diri dan lingkungan sesuai amanah kurikulum merdeka. Apabila guru memiliki kompetensi yang baik akan terwujud keberhasilan dalam proses pembelajaran. (3) Hambatan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru, yaitu ketidaksesuaian antara pelajaran dengan minat, sehingga guru mengalami kesulitan dalam mengajar. Sesuai amanah kurikulum merdeka agar mata pelajaran pada SMK dapat diajarkan oleh guru mata pelajaran yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja dan industri. Hambatan lain yang dihadapi oleh kepala sekolah adalah kedisiplinan guru dalam hal waktu, peraturan dan tanggung jawab yang masih kurang dalam mengajar. Selanjutnya administrasi perangkat yang dimiliki guru sehingga kepala sekolah sangat perlu mengadakan supervisi guru minimal dua kali dalam setahun.