Hadiwinarto Hadiwinarto
Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

URGENSI KONSELING SPIRITUAL Hadiwinarto Hadiwinarto
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 4, No 2 (2018): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.067 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v4i2.1404

Abstract

Artikel ini merupakan kajian teoritis mengenai konseling spiritual. Setiap manusia mempunyai kebutuhan, ingin mencapai kepuasan sejati. Sahabat sejati sebenarnya sudah berada dalam diri setiap manusia, tetapi kita belum menyadari dan mengenalnya. Untuk mencapai kepuasan sejati maka harus mengenal sahabat sejati, membangkitkan sahabat sejati, kemudian memanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan termasuk mengatasi masalah yang dihadapi. Konseling spiritual harus dilandasi oleh kesadaran bahwa manusia memiliki daya cipta, rasa dan karsa. Karena daya cipta, rasa dan karsa menjadi modal utama untuk membangkitkan kekuatan spiritual. Sedangkan memahami kekuatan alam menjadi modal berikutnya. Kekuatan alam dapat digunakan sebagai media untuk membangkitkan kekuatan spiritual dalam diri manusia. Konseling spiritual merupakan harmonisasi interkasi antara daya cipta, rasa dan karsa dengan kekuatan alam untuk pengentasan masalah kehidupan manusia dalam rangka mencapai kepuasan sejati.__________________________________________________________ This article is a theoretical study of spiritual counseling. Every human being has a need, wants to achieve true satisfaction. True friends are already in every human being, but we have not realized and known him. To achieve true satisfaction then must know true friend, generate true friend, then utilize to fulfill requirement including overcoming problem faced. Spiritual counseling must be based on the realization that human beings possess creativity, taste and intention. Because creativity, taste and desire become the main capital to awaken spiritual power. While understanding the power of nature into the next capital. The power of nature can be used as a medium to awaken the spiritual power within man. Spiritual counseling is the harmonization of the interaction between creativity, taste and intention with the power of nature to alleviate the problems of human life in order to achieve true satisfaction.Kata Kunci: konseling spiritual, sahabat sejati, daya cipta, rasa dan karsa.