Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STUDY KEANDALAN BANGUNAN GEDUNG INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT TERHADAP BAHAYA KEBAKARAN Khaerul Rijal
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 5 No. 4 (2019): Desember 2019
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peristiwa kebakaran selalu menyisakan kerugian baik materi berupa harta benda maupun korban jiwa serta berdampak pada berkurangnya umur layanan suatu bangunan. Rumah sakit disamping mempunyai risiko tingkat kebakaran yang tinggi juga membawa dampak yang sangat luas karena bangunan gedung rumah sakit itu sendiri adalah obyek vital sebagai tempat dalam pelayanan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keandalan bangunan gedung instalasi rawat inap rumah sakit umum provinsi Nusa Tenggara Barat. Lokasi penelitian dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat. Untuk mengetahui keandalan bangunan gedung digunakan metode deskriptif-kuantitatif berdasarkan Peraturan Pd–T–11–2005–C tentang Pemeriksaan Keselamatan Kebakaran Bangunan Gedung. Hasil perhitungan penilaian komponen utilitas di Rumah Sakit Umum Provinsi NTB menghasilkan Nilai Keandalan Sistem Keselamatan Bangunan (NKSKB) sebesar 73.27 %. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa bangunan gedung Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Provinsi NTB dapat dikategorikan ANDAL terhadap bahaya kebakaran.
ANALISIS PENGARUH PEMANFAATAN ABU TERBANG DAN ABU SEKAM PADI TERHADAP KUAT TEKAN BETON RINGAN Khaerul Rijal; Sukandi
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 4 No. 4 (2018): Desember 2018
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Light weight concrete is generally consists of lime stone, sand, silica, cement and water. Increasing demand and limited material resources lead to an expensive price and production. One of alternative materials which will be used to replace lime stone, silica and cement is the usage of fly ash and husk rice ash since they contain pozollan and silica. The usage of the above alternative materials as concrete forming materials contributes positive impact toward the environment in term of waste utilization. The character similarities enable fly ash and husk rice ash to be alternative material to reduce the amount of cement, lime stone and silica as light weight concrete’s forming materials, which has adequate pressure power. This research aims to find out the impact of the utilization of the waste of fly ash and husk rice ash toward pressure strength of light weight concrete. Sample of fly ash which used as research object is taken from the waste of coal combustion in PLTU (steam energy power plan) Jeranjang, West Lombok. Method applied in this research is pressure strength and weight content test in the laboratory. It resulted that the usage of fly ash material in the composition mixing of light weight concrete 0 -70 percent do not effecting the quality of light weight concrete since it equivalent to SNI or Indonesia’s national standard of pressure strength value of 22.08 kg/ cm2 – 43.37> 21 kg/cm2 . Moreover, husk rice material can be used as cement replacer material with minimum pressure strength value of 23.557 kg/ cm2 which contain 90 percent of husk rice material.
ANALISIS PERKUATAN STRUKTUR JEMBATAN PUSKESMAS NARMADA KABUPATEN LOMBOK BARAT Khaerul Rijal
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 3 No. 2 (2017): Juni 2017
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisistruktur balok jembatan Puskesmas Narmadamengalami retak struktur yang menyebar kekeseluruhanpenampangbalok jembatan. Retak tersebut secara visual terlihat adanya lendutan pada balok struktur, hal ini dikhawatirkan jembatan sudah tidak aman lagi sesuai fungsinya.Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis dan menghitung perkuatan struktur yanag akan dilakukan dalam perbaikan struktur jembatan yang mengalami kerusakan jembatan tanpa menghentikan fungsi layanan daripada jembatan tersebut serta untukmengetahui tingkat keamanan struktur pada kondisieksistingstruktur balok jembatan. Dari hasil pengukuran di lapangan diperoleh nilai lendutan yang sudah melebihi lendutan maksimal sebesar 130.5 mm, nilai tersebut sudah melebihi nilai lendutan ijin maksimum (L/300) yaitu sebesar 83.3 mm. Adapun dari hasil pengukuran lebar retak didapat nilai lebar retak maksimal sebesar 1.83 mm pada daerah tumpuan dan lebar retak minimal sebesar 0.60 mm pada daerah tengah bentang, sedangkan nilai kuat tekan rerata didapat sebesar42.09 MPa.Dari hasil observasi lapangandisimpulkan bahwa, kondisi jembatan Puskesmas Narmada tidak aman untuk dilalui kendaraan terutama kendaraan berat, sehingga direkomendasikan untuk segera dilakukan perbaikan dengan perkuatan struktur yaitu dengan penambahan bahan fibre reinforced polymers (FRP), injeksi bagian yang retak dengan bahan epoxy dan dilakukan perubahan sistem struktur dari sistem gelagar sederhana menjadi gelagar menerus.Dari hasil perhitungan perkuatan struktur diperoleh bahwa momen kapasitas balok yang diperkuat dengan CFRP melebihi momen ultimit (Mu) jembatan tersebut dimana nilai kuat nominal ( ϕMn) diperoleh sebesar 1133.623 kNm melebihi momen ultimit (Mu) sebesar 5443.68 kNm atauϕMn ˃ Mu, hasil tersebut di atas menunjukkan bahwa perkuatan memenuhi rencana beban.