Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Fitran Sari
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 5 No. 2 (2019): Juni 2019
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan motivasi belajar siswa SMP Negeri 3 Mataram menggunakan metode eksperimen. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan kelas model Kemmis dan Taggart yang terdiri dari 3 siklus. Adapun tahapan setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan (planning), tahap tindakan (action), tahap observasi (observation), tahap refleksi (reflection). Subyek implementasi penelitian adalah siswa kelas VIII-3 SMP yang berjumlah 29 orang pada materi pesawat sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa pada siklus I memperoleh ratarata skor 56.25 % terdiri dari perhatian 50%, relevansi 40%, percaya diri 75% dan kepuasan 60%. Siklus II rata-rata skor siswa 68.75% terdiri dari perhatian 72%, relevansi 78 %, percaya diri 60% dan kepuasan 65%. Siklus III skor rata-rata 83.27% terdiri dari perhatian 84.16%, relevansi 80.68%, percaya diri 84.55% dan kepuasaan 83.55%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan metode eksperimen dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII-3 pada materi Pesawat Sederhana.
MENINGKATKAN KETERAMPILAM KOMUNIKASI MENGGUNAKAN MODEL GUIDED DISCOVERY LEARNING PADA PESERTA DIDIK KELAS VII SMP N 3 MATARAM TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Fitran Sari
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 4 No. 1 (2018): Maret 2018
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari Penelitian Tindakan Kelas ini adalah untuk meningkatkan Keterampilan Komunikasi Peserta Didik dengan menggunakan model Guided discovery Learning pada peserta didik SMP N Negeri 3 Mataram kelas VII-2. Peserta didik kelas VII-2 menjadi subyek penelitian berjumlah 25 orang pada materi pengelompokkan makhluk hidup. Penelitian Tindakan Kelas terdiri 3 siklus. Tekhnik analisa data menggunakan perhitungan persentase. Hasil Penelitian Tindakan Kelas pada siklus 1 Keterampilan Komunikasi Peserta Didik memperoleh rata-rata skor 54.92 sedangkan langkah-langkah penggunaan model Guides Discovery Learning oleh pendidik memperoleh rata-rata skor 75%. Keterampilan Komunikasi Peserta Didik pada siklus II memperoleh rata-rata skor 65.62 sedangkan Langkah-langkah penggunaan Model Discovery Learning memperoleh rata-rata skor 87.5%. siklus III Keterampilan Komunikasi Peserta Didik memperoleh rata-rata skor 78.31 sedangkan langkah-langkah penggunaan Model Discovery Learning memperoleh rata-rata skor 90%. Dengan demikian dapat dismpulkan bahwa Model Discovery Learning dapat meningkatkan keterampilan komunikasi peserta didik.