Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISA SIFAT FISIK KERAMIK BERPORI DARI LUMPUR LAPINDO M. Ali Ilyas
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 5 No. 1 (2019): Maret 2019
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian kali ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik dari keramik Teknik (keramik berpori) yang dibuat dari lumpur Lapindo. Pemilihan bahan dari lumpur Lapindo karena kandungan alumina dan silika yang tinggi dan bahan ini tersedia cukup melimpah. Sedangkan tannin merupakan senyawa organik polifenol hasil metabolit sekunder tanaman. Tannin ini dipergunakan sebagai cetakan pori pada saat pembuatan keramik berpori. Adapun kadar tanin dalam lumpur Lapindo yang digunkan dalam penelitian ini adalah 0%, 10%, 20%, 30% dan 40%, sedangkan metode yang digunakan untuk mencetak keramik mirip dengan metode die pressing.Analisa sifat fisik meliputi susut bakar (susut volume dan massa), massa jenis, diameter pori dan kekerasan. Hasil analisa menunjukkanbahwa prosentase susut bakar mengalami peningkatan sebanding dengan peningkatan jumlah tanin, namun keramik dengan 0% tanin memperlihatkan nilai susut negatif setelah sintering. Hal ini disebabkan karena berdasarkan hasil analisa XRD telah terjadi perubahan parameter sel yang meningkatkan volume secara signifikan pada oksida besi (Fe2O3). Analisa massa jenis dan diameter pori menunjukkan penurunan nilai dengan meningkatnya jumlah tanin dalam keramik, dan berdasarkan hasil uji SEM pada berbagai perbesaran tampak adanya berbagai bentuk dan ukuran pori. Hasil uji kekerasan dalam skala Vikers memperlihatkan penurunan nilai kekerasan, dan kekerasan tertinggi dimiliki oleh keramik dengan prosentase tanin 0% dengan nilai 99,07 Hv
ANALISA SITUS ASAM BRONSTED PADA KERAMIK BERPORI DARI LUMPUR LAPINDO M. Ali Ilyas
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 3 No. 3 (2017): September 2017
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lumpur Lapindo merupakan material dengan kandungan alumina dan silika yang tinggi dan bahan ini tersedia cukup melimpah, sedangkan tanin merupakan senyawa organik polifenol hasil metabolit sekunder tanaman hijau. Karena kandungan alumina dan silika yang tinggi, maka lumpur Lapindo bisa sebagai kandidat bahan pembuatan keramik. Keramik yang baik adalah keramik dari bahan yang tidak mengandung garam-garam larut air, sehingga sebelum melakukan pembuatan keramik terlabih dahulu menghilangkan garam-garam larut air. Dalam penelitian ini keramik yang dibuat adalah keramik berpori dengan metode pembuatan yang mirip dengan metode die pressing, sedangkan kadar tanin yang digunakan dalam pembuatan keramik dari lumpur Lapindo adalah 30%. Pokok pada penelitian ini adalah analisa sifat kimia yaitu keasaman Bronsted permukaan. Berdasarkan hasil uji SEM pada berbagai perbesaran tampak adanya berbagai bentuk dan ukuran pori, yang didominasi oleh ukuran makropori. Berdasarkan hasil analisa dengan FT-IR pada panjang gelombang 775 – 735 cm-1 menunjukkan bahwa terdapat vibrasi Si-O-Al yang memperlihatkan situs asam Bronsted.