Martin Halim
Prodi S1 Arsitektur, Jurusan Arsitektur dan Perencanaan, Universitas Tarumanagara

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PUSAT PAGELARAN KESENIAN BETAWI Emilia Yustiana; Martin Halim
Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa) Vol 1, No 1 (2019): APRIL
Publisher : Jurusan Arsitektur dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/stupa.v1i1.3969

Abstract

DKI Jakarta, kota metropolis dan kota multicultural di Indonesia, sesuai dengan peraturan pemerintah memiliki pengembangan kota sebagai sebuah tempat tujuan wisata dan budaya dengan standar internasional. Sesuai dengan tema Architourism in metropolis, penulis mengangkat Betawi sebagai identitas Kota Jakarta yang akan mendukung tujuan pemerintah dalam menjadikan Jakarta sebagai kota wisata dan budaya. Dalam perkembangan kota metropolis Jakarta yang semakin modern, diperlukan sebuah tindakan dalam menanamkan dan mengingatkan kembali suku Betawi yang sudah semakin tersisih, nyatanya kesadaran sebagai orang Betawi di Jakarta pada awal pembentukan kelompok etnis itu juga belum mengakar. Maka itu penulis memeutuskan untuk mendesain sebuah Ruang Atraksi berupa Pusat Pagelaran Kesenian Betawi, yang dapat menjadi ruang bagi kelompok masyarakat atau sanggar untuk mementaskan atraksi budaya tersebut. Diharapkan ruang atraksi ini dapat memperkenalkan dan dapat mengangkat kembali budaya Betawi dalam memenuhi visi-misi pemerintah DKI Jakarta sebagai kota pariwisata bertaraf internasional. 
TAMAN WISATA DAN KONSERVASI ANGGREK NUSANTARA Odelia Clarissa; Martin Halim
Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa) Vol 1, No 1 (2019): APRIL
Publisher : Jurusan Arsitektur dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/stupa.v1i1.3966

Abstract

Bunga anggrek merupakan salah satu jenis bunga yang spesiesnya sangat banyak tumbuh alami di Indonesia. Sejarah perjalanan bunga anggrek di Indonesia sudah tercatat sejak tahun 1869 saat ditemukan di Borneo. Bunga anggrek sampai sekarang sangat popular di kalangan masyarakat Indonesia karena keanggunan dan keindahannya. Oleh karena itu, bunga anggrek memiliki daya tarik baik dari segi sejarah dan edukasi. Kawasan Sentra Anggrek dan Tanaman Hias di Kebon Jeruk, Jakarta Barat pernah menjadi salah satu pusat perdagangan dan budidaya anggrek. Namun, sudah beberapa tahun terakhir kawasan itu mulai dijadikan permukiman sehingga tidak ada lagi petani-petani anggrek yang membudidayakan dan menjual bunga anggrek. Bunga anggrek tidak hanya menarik bagi masyarakat Indonesia, namun juga internasional. Dengan daya tariknya kawasan Sentra Anggrek memiliki potensi untuk dijadikan area wisata di tengah kota. Dalam proyek Architourism of The Metropolis, diharapkan dapat ditemukan solusi yang dapat menghidupkan kembali kawasan Sentra Anggrek dan Tanaman Hias serta menjadikan kawasan tersebut sebagai tempat wisata yang dapat mengedukasi pengunjung serta mengembangkan budidaya anggrek sebagai salah satu bunga nasional Indonesia dengan dibangunnya taman indoor maupun outdoor yang dapat menjadi tempat habitat ex-situ bagi bunga anggrek Nusantara serta menyediakan ruang untuk mengembangkan teknologi pembibitan anggrek. Diharapkan dengan fasilitas-fasilitas yang dibangun dapat meningkatkan ketertarikan turis dan juga masyarakat akan bunga anggrek.
MUSEUM KAPAL NUSANTARA DI JAKARTA UTARA Dina Amelia Putri; Martin Halim
Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa) Vol 1, No 1 (2019): APRIL
Publisher : Jurusan Arsitektur dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/stupa.v1i1.3999

Abstract

Sejarah maritim Indonesia adalah sejarah peradaban manusia secara umum. Peran laut, daratan, pelaut dan kapal tak bisa dilepaskan karena merupakan satu kesatuan pembentuk unsur maritim Indonesia. Kapal merupakan bagian sejarah besar maritim Indonesia, kapal adalah transportasi yang penting di Indonesia mengingat indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dengan jumlah 17.504 pulau. Peran kapal sangat penting bagi sejarah dan ekonomi, sosial, budaya Indonesia itu sendiri kapal memiliki nilai sejarah yang sangat kuat bagi Indonesia dan tentu nya masyarakat Indonesia perlu tau dan mengerti sejarah kapal di Indonesia. Namun pengetahuan mengenai perkapalan di Indonesia masih kurang bagi masyarakat awam. Oleh sebab itu salah satu cara untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah penyediaan sebuah “Museum Kapal Nusantara” sebuah wadah rekreasi yang mengedukasi masyarakat mengenai perkapalan di Indonesia. Terletak disebelah pelabuhan sunda kelapa bangunan seakan menjadi satu kesatuan dengan sejarah besar pelabuhan sunda kelapa dengan disediakan nya aktvitas luar ruang yang berorientasi pada pelabuhan sunda kelapa dimana pengunjung dapat mencoba mendayung perahu dan lainnya. Dalam wadah rekreasi ini disediakan ruangan seperti ruang pamer, area simulator, area audiovisual, cinema 4D, aquarium ikan karang, dan kegiatan pendukung lainnya. Ide-ide tersebut dibungkus dan di tampilkan secara interaktif, Dengan teknologi 2D, 3D dan 4D sebagai wadah penyampaian dalam museum kapal nusantara ini. Dengan dibangunnya proyek ini diharapakan masyarakat Indonesia lebih mengenal perkapalan indonesia dan terinsprasi untuk dapat ambil andil dalam perkembangan industri kapal di indonesia yang tentunya akan dapat mewujudkan cita-cita pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.
PAGELARAN SENI TARI INDONESIA Siti Nuryani; Martin Halim
Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa) Vol 1, No 1 (2019): APRIL
Publisher : Jurusan Arsitektur dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/stupa.v1i1.4020

Abstract

Ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap seni dan budaya tradisional saat ini mulai memudar, terutama seni tari tradisional, sebagai contoh Jakarta. Jakarta sebagai daerah tujuan wisata semakin pesat dan meluas, hal yang paling menonjol dari pariwisata Kota Jakarta adalah sejarah dan belanja. Kawasan Senen, Jakarta Pusat merupakan kawasan yang memiliki sejarah melekat tentang Seniman Senen. Namun kondisi Kawasan Senen sudah tidak lagi memberikan ruang untuk para senimannya mengekpresikan dirinya, untuk itulah perlu di buat sebuah ruang yang dapat menampung kegiatan para seniman di kawasan ini. Pagelaran Seni Tari Indonesia yang dirancang di Kawasan Senen, Jakarta Pusat bertujuan untuk mendongkrak dan ‘memperkenalkan kembali’ tarian tradisional Indonesia kepada masyarakat Indonesia. Dengan mengadakan kembali aktivitas yang hilang ‘Pagelaran Seni Tari Indonesia’ merupakan sebuah ruang pertunjukan yang menampilkan berbagai macam tarian daerah yang berbeda, yang dilengkapi dengan ruang-ruang pendukung sebagai sarana melestarikan seni tari tradisional dengan menciptakan ruang yang modern namun tidak kehilangan nuansa tradisionalnya, dan dilengkapi dengan rencana penataan ruang terbuka hijau untuk mewadahi program aktivitas kesenian budaya bagi para seniman yang tidak memiliki wadah untuk mengekpresikan dirinya. Adapun yang menjadi target adalah : wisatawan mancanegara/lokal, pengunjung dalam dan luar kota Jakarta, serta masyarakat sekitar. Sehingga dengan dibangunnya Pagelaran Seni Tari Indonesia di kawasan ini diharapkan dapat memunculkan kembali kesenian tradisional ke tengah kota yang sudah mulai melemah kecintaannya terhadap seni tradisional, khususnya di Kawasan Senen yang sudah kehilangan jati dirinya sebagai kawasan seniman.