Budi A. Sukada
Program Studi S1 Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REVITALISASI PERMUKIMAN KUMUH KAMPUNG PULO, KECAMATAN KAMPUNG MELAYU, JAKARTA TIMUR Ziyad Fauzi Na'im; Budi A. Sukada
Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa) Vol 4, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Jurusan Arsitektur dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/stupa.v4i1.16906

Abstract

Slums are synonymous with advanced cities, especially the city of Jakarta, from the many beauty and progress that exist, it has many problems, one of which is the arrangement of slum settlements which are still widely spread in important areas such as the economic center, one of which is Kampung Pulo which is in the economic center of East Jakarta and also has a special plan to be developed, while previously in 2015 there were clashes due to the plan for relocation of settlements on the banks of the Ciliwung river besides that many of those who had been relocated did not feel better with their lives even though they lived in new, better buildings and cleaner. The problem is the location of their settlement which is on the banks of the Ciliwung river so that it does not have an infiltration area in the Kampung Pulo settlement. To solve this problem, the government has prepared land for the new Kampung Pulo settlement so that the existing problems in this area can be reduced or eliminated, one of which is flooding in the Kampung Pulo settlement. they are alive and do not have a negative impact on the environment and the Ciliwung river. There has been a lot of research approach data about Kampung Pulo regarding their way of life on the Ciliwung river so that it can be applied to the completion of the revitalization of the new Kampung Pulo settlement in an area that has been planned by the government by using a typology analysis of settlement architecture so that it can be a solution for designing the revitalization of Kampung Pulo.  Keywords:  Revitalitation ; Slum Houses; Typology  Abstrak Permukiman kumuh identik dengan perkotaan yang maju terutama kota Jakarta dari sekian banyak keindahan dan kemajuan yang ada memiliki banyak permasalahan di dalamnya salah satunya penataan permukiman kumuh yang masih banyak tersebar di area penting seperti pusat perekonomian salah satunya Kampung Pulo yang berada di pusat perekonomian Jakarta Timur dan juga memiliki perencanaan khusus untuk di kembangkan, sementara sebelumnya pada tahun 2015 sempat terjadi bentrok akibat rencana relokasi permukiman di bantaran kali Ciliwung ini selain itu banyak dari mereka yang telah terelokasi tidak merasa lebih baik dengan kehidupan mereka walaupun mereka tinggal di bangunan baru yang lebih baik dan lebih bersih. Permasalahan pada lokasi permukiman meraka yang berada di bantaran sungai Ciliwung sehingga tidak memiliki area resapan pada permukiman Kampung Pulo. Untuk menyelesaikan permasalahan ini pemerintah telah mempersiapkan lahan untuk pemrukiman Kampung Pulo yang baru sehingga permasalahan yang ada pada area ini bisa dikurangi ataupun dihiklangkan salah satunya banjir langanan pada permukiman Kampung Pulo.Pendekatan kebiasaan hidup mereka perlu diperhatikan untuk bisa membentuk ruang kampung yang baru sehingga mendukung cara mereka hidup dan tidak memberikan dapak negatif pada lingkungan dan sungai Ciliwung. Sudah banyak data pendekatan penelitian tentang kampung Pulo ini mengenai cara hidup mereka di batarana sungai Ciliwung sehingga bisa terapkan pada penyelesaian revitalisasi permukiman Kampung Pulo yang baru di area yang sudah direncanakan oleh pemerintah dengan penggunaan analisa tipologi arsitektur permukiman sehingga bisa menjadi solusi untuk perancangan revitalisasi Kampung Pulo.
PERMUKIMAN BARU HEMAT ENERGI DI SUDIROPRAJAN Rychell Lyaputera; Budi A. Sukada
Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa) Vol 3, No 2 (2021): OKTOBER
Publisher : Jurusan Arsitektur dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/stupa.v3i2.12356

Abstract

Basically, the present human being lives their life by the support of nature and other beings to maintain ecological balance. The problems that the world is facing today, among others, is that it has become imbalance due to the increasing numbers of people when the stock of land and food resources are decreasing. One of the result of such imbalance is the increasing number of slum areas. Hence, the aim of this project is to show solution of housing design that provides better quality of life. The design targets are people who have a lower-middle quality of life or those who are less fortunate, who live in slums. The design methodology within this housing design is a simple survey and unstructured questionnaires, together with literature studies. The design method, on the other hand, is to apply the Greenship home v.1.0 system, featuring green settlement aspects, particularly natural ventilation and lighting, renewable energy, and green open space. The ultimate target is a vertical housing with facilities that support activities of the occupants, having gree open space as well as hard open space for outdoor sport activities, along with renewable system of energy to decrease the emission. Hence, there are solar panels at vertical housing and the multi-purpose building, recycle system of rain water and waste. There are also facilities of un-organic trash to degrade plastic waste and to process it into selling goods that may add the income of occupants. By doing this little thing, people can help save energy, because inorganic waste becomes something useful that can be reused, start using electricity from solar power, and save and be wise in the use of water.         Keywords: Outdoor; Renewable Energy; Sustainable; Vertical HousingAbstrakPada dasarnya manusia hidup sekarang dengan bantuan alam dan mahluk hidup lain yang turut menjaga keseimbangan ekologi. Permasalahan yang sedang dihadapi oleh bumi ini, salah satunya ketidakseimbangan ekologi, dimana manusia bertambah namun lahan atau tempat tinggal serta makanannya mengalami penurunan tetap. Salah satu akibatnya adalah banyak berkembangnya permukiman kumuh. Tujuan dari desain ini adalah untuk memperlihatkan solusi merancang permukiman dengan kualitas hidup yang lebih baik daripada permukiman kumuh. Target sasaran desain merupakan masyarakat yang memiliki kualitas hidup menengah ke bawah atau yang kurang mampu, yang berada dipermukiman kumuh. Metodologi yang digunakan dalam perancangan ini adalah survei disertai wawancara secara langsung dan studi literatur. Adapun metode perancangannya sendiri menerapkan sistem Greenship home v.1.0, dengan penekanan pada aspek hunian hijau, khususnya pengudaraan dan pencahayaan alami, energi terbarukan, serta ruang terbuka hijau. Sasaran-akhir perancangan berupa rumah-susun dengan fasilitas yang mendukung kegiatan warga, memiliki ruang terbuka hijau, ruang terbuka dengan perkerasan untuk kegiatan luar-ruang serta energi terbarukan dalam rangka mengurangi emisi. Untuk itu tersedia perangkat panil-surya di bangunan rumah susun dan bangunan serba guna, pada bangunan rumah-susun terdapat fasilitas daur-ulang air hujan dan air limbah. Selain itu tersedia juga fasilitas pengolahan sampah anorganik dalam rangka mengurangi sampah plastik, untuk dijual dan hasilnya menjadi tambahan pendapatan warga. Dengan melakukan hal kecil ini, bisa membantu pengehematan energi, karena sampah anorganik menjadi sesuatu yang berguna yang bisa digunakan kembali, mulai menggunakan listrik yang berasal dari tenaga surya, dan menghemat dan bijak dalam penggunaan air.